MetroJakartaNews.Id - Kondisi Lapangan Sepak Bola Cendrawasih, Jakarta Barat, yang gersang, berdebu, dan nyaris tanpa rumput menjadi sorotan.
Pihak pengelola mengakui tidak memiliki anggaran khusus untuk perawatan, sehingga pemeliharaan fasilitas olahraga milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu dilakukan secara terbatas.
Baca Juga:
Perselisihan Berujung Sopir Taksi Terseret Mobil BYD di Tol Tomang
Bendahara Pengeluaran Gelanggang Jakarta Barat (GJB) UPT Gelanggang Jakarta Barat, Woni Romano, mengatakan pengelola selama ini berupaya menjaga kondisi lapangan dengan menyiram permukaan lapangan setiap pagi. Namun, upaya tersebut belum mampu mengatasi kondisi rumput yang mengering akibat cuaca panas.
“Setiap pagi juga kita semprot. Paling tidak sampai satu jam sudah kering lagi. Kita juga menambah air dan berusaha semaksimal mungkin,” kata Woni saat menjelaskan upaya pemeliharaan Lapangan Cendrawasih melalui saluran telepon kepada MetroJakartaNews.Id, Selasa (20/10/2026).
Menurut dia, kondisi cuaca menjadi salah satu kendala dalam merawat rumput lapangan. Saat musim hujan, rumput dapat tumbuh dengan cepat sehingga membutuhkan pemotongan secara rutin. Sebaliknya, pada musim kemarau, rumput mengering dan sebagian tidak lagi tumbuh.
Baca Juga:
Mobil Putar Balik dan Lawan Arah, Dua Pria Diamankan Bawa Obat Keras
Meski demikian, Woni mengungkapkan persoalan pemeliharaan tidak hanya berkaitan dengan kondisi cuaca. Ketiadaan anggaran khusus perawatan menjadi kendala utama bagi pengelola dalam melakukan pembenahan fasilitas.
“Di sini, kami sama sekali tidak memiliki anggaran untuk perawatan. Kami hanya bertugas mengelola,” ujar Woni.
Ia mengaku baru satu tahun bertugas di Gelanggang Jakarta Barat (GJB) dan sekitar tiga bulan di GOR Cendrawasih.