Dari 21 kasus tersebut, kata Riza, sudah ada tiga korban meninggal dunia. Sementara sisanya saat ini sedang dalam proses penanganan dan penyelidikan.
"Mudah-mudahan (kasus itu) tidak terkait dengan hepatitis akut, harapan kami bersama," kata dia.
Baca Juga:
Pemprov DKI Jakarta Sediakan 1.161 Kursi Tambahan untuk Program Mudik Gratis Gelombang Kedua
Riza meyakinkan, Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI sudah memerintahkan seluruh jajaran untuk siaga dan bersiap terkait dengan penyebaran wabah ini.
"Rumah sakit sampai dengan puskesmas, juga jajaran tenaga kesehatan, untuk melaporkan semua perkembangan yang ada terhadap hepatitis akut," kata dia. [jat]