<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
	
	<channel>
        
        <atom:link href="https://metrojakartanews.id/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>Metro jakarta News - Inspirasi Konsumen Metro jakarta</title>
        <link>https://metrojakartanews.id/</link>
        <description>Portal Berita Metro jakarta dari WahanaNews.co dengan tagline Inspirasi Konsumen Metro jakarta</description>
        <lastBuildDate>Thu, 19 Feb 2026 21:10:38 +0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

        
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
        <dc:rights>Copyrights 2026 by metrojakartanews.id</dc:rights>

        <image>
            <url>https://wahananews.co/assets/icon/apple-icon-144x144.png</url>
            <title>Metro jakarta News - Inspirasi Konsumen Metro jakarta</title>
            <link>https://metrojakartanews.id/</link>
            <width>144</width>
            <height>144</height>
        </image>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN WATCH Desak PLN Kerja Sama dengan KPK untuk Hindari Tindak Pidana dalam Pengadaan Lahan Bangun 100 GW PLTS</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/pln&#45;watch&#45;desak&#45;pln&#45;kerja&#45;sama&#45;dengan&#45;kpk&#45;untuk&#45;hindari&#45;tindak&#45;pidana&#45;dalam&#45;pengadaan&#45;lahan&#45;bangun&#45;100&#45;gw&#45;plts&#45;v4LhdgrO23/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/pln&#45;watch&#45;desak&#45;pln&#45;kerja&#45;sama&#45;dengan&#45;kpk&#45;untuk&#45;hindari&#45;tindak&#45;pidana&#45;dalam&#45;pengadaan&#45;lahan&#45;bangun&#45;100&#45;gw&#45;plts&#45;v4LhdgrO23/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 04 Jul 2026 07:00:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elsya Tri Ahaddini]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[MetroJakartaNews.Id &#45; Ketua Umum PLN Watch KRT Tohom Purba mendesak PT PLN Persero membangun kerja sama strategis dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam proses pengadaan dan pemanfaatan lahan untuk program pembangunan 100 Giga Watt PLTS.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MetroJakartaNews.Id - </strong>Ketua Umum PLN Watch KRT Tohom Purba mendesak PT PLN Persero membangun kerja sama strategis dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam proses pengadaan dan pemanfaatan lahan untuk program pembangunan 100 Giga Watt PLTS.</p><p>Tohom menilai program PLTS 100 GW merupakan lompatan besar dalam sejarah transisi energi nasional, tetapi skala proyek yang sangat besar harus diikuti tata kelola yang bersih, transparan, dan terlindungi dari potensi penyimpangan hukum.</p><p>"PLN sedang masuk ke proyek energi masa depan yang nilainya sangat strategis, karena itu pengadaan lahan, pemetaan lokasi, kerja sama antarlembaga, hingga proses lelang harus dikawal sejak awal agar tidak menjadi celah tindak pidana," ujar Tohom, Jumat (3/7/2026).</p><p>Menurut Tohom, langkah PLN yang mengoordinasikan kebutuhan lahan dengan Kementerian ATR/BPN dan Kementerian ESDM merupakan keputusan tepat karena persoalan utama pembangunan PLTS memang berada pada ketersediaan lahan, kesiapan jaringan transmisi, serta kedekatan lokasi dengan gardu induk.</p><p>Ia mengatakan rencana penyediaan 28 ribu hektare lahan di Pulau Jawa harus dipandang sebagai terobosan besar pemerintah dan PLN untuk mempercepat energi bersih, namun seluruh prosesnya harus memiliki jejak administrasi yang kuat, terbuka, dan dapat diaudit.</p><p>"PLN Watch mendukung PLN, tetapi dukungan terbaik adalah mendorong PLN lebih aman secara hukum, lebih kuat secara tata kelola, dan lebih percaya diri dalam menjalankan proyek strategis Presiden Prabowo Subianto ini," katanya.</p><p>Tohom menyebut kerja sama dengan KPK tidak perlu dipandang sebagai hambatan, melainkan sebagai pagar pengaman agar PLN, pemerintah, investor, dan masyarakat sama-sama terlindungi dari risiko konflik kepentingan, mark up, mafia tanah, maupun permainan spekulan lahan.</p><p>Ia menilai keterlibatan KPK dalam fungsi pencegahan dapat membuat proyek PLTS 100 GW lebih kredibel di mata publik dan dunia investasi, terutama karena proyek tersebut akan menjadi wajah baru Indonesia dalam pengembangan energi terbarukan berskala raksasa.</p><p>"Kalau sejak awal PLN menggandeng KPK, pesan yang muncul sangat kuat, yaitu proyek ini bukan hanya ambisi energi bersih, tetapi juga proyek yang dijalankan dengan integritas," ucapnya.</p><p>Tohom mengatakan penggunaan lahan pemerintah dan pemanfaatan waduk untuk PLTS terapung merupakan pendekatan visioner karena dapat menekan beban biaya tanah, memperbaiki keekonomian proyek, serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak berbasis impor.</p><p>Menurutnya, pembangunan PLTS yang dilengkapi battery energy storage system atau BESS juga akan memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional, terutama jika disusun dengan perencanaan transmisi yang matang dan sinkron dengan kebutuhan industri di masa depan.</p><p>"PLTS dengan BESS bukan hanya bicara listrik hijau, tetapi juga bicara ketahanan energi, efisiensi impor BBM, kualitas investasi, dan kesiapan Indonesia menghadapi ekonomi rendah karbon," ujar Tohom.</p><p>Tohom yang juga Ketua Umum Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum<strong>&nbsp;</strong>(BPPH) Pemuda Pancasila Pusat&nbsp; ini mengatakan bahwa proyek PLTS 100 GW harus menjadi contoh bagaimana pembangunan infrastruktur energi dapat berjalan cepat tanpa mengorbankan kepastian hukum dan kepentingan rakyat.</p><p>Ia menilai Presiden Prabowo Subianto sedang mendorong agenda besar kedaulatan energi, sehingga PLN sebagai ujung tombak kelistrikan nasional perlu diperkuat dari sisi regulasi, kelembagaan, pendanaan, teknologi, dan perlindungan hukum.</p><p>"PLN jangan dibiarkan berjalan sendiri dalam proyek sebesar ini, karena keberhasilan PLTS 100 GW akan sangat menentukan posisi Indonesia dalam peta energi bersih Asia," katanya.</p><p>Tohom juga mengingatkan bahwa pengadaan lahan di Pulau Jawa memiliki sensitivitas tinggi karena menyangkut nilai tanah, status kepemilikan, tata ruang, akses jaringan, dan kemungkinan munculnya pihak yang ingin mengambil keuntungan dari informasi lokasi proyek.</p><p>Karena itu, ia mendorong PLN membuat sistem pengadaan yang berbasis data, menggunakan pemetaan digital, membuka ruang pengawasan publik, dan memastikan seluruh keputusan strategis memiliki dasar teknis serta hukum yang kuat.</p><p>"Semakin besar proyeknya, semakin besar pula kebutuhan pengawasannya, dan justru di situlah PLN bisa menunjukkan kelasnya sebagai perusahaan negara yang modern, bersih, dan berpihak pada kepentingan nasional," ujarnya.</p><p>Tohom menambahkan, PLN Watch akan terus memberikan dukungan kritis terhadap langkah PLN dalam mempercepat transisi energi, sepanjang program tersebut dijalankan dengan prinsip kehati-hatian, manfaat ekonomi, keberpihakan pada konsumen, dan perlindungan terhadap keuangan negara.</p><p>Pernyataan PLN Watch tersebut disampaikan merespons paparan Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo yang menyebut PLN terus berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN dan Kementerian ESDM dalam menyiapkan lokasi pembangunan PLTS 100 GW di Pulau Jawa.</p><p>Dalam paparan tersebut, Darmawan menyebut usulan lahan dari Kementerian ATR/BPN mencapai 28 ribu hektare dan telah dioverlay dengan peta jaringan transmisi serta gardu induk milik PLN.</p><p>Ia juga menjelaskan sekitar 8.500 hektare dari lahan tersebut dapat segera digunakan untuk menghasilkan sekitar 8,5 GWp listrik dan akan dilengkapi dengan battery energy storage system atau BESS.</p><p>Selain itu, pembangunan PLTS terapung di waduk-waduk Pulau Jawa diperkirakan dapat memanfaatkan permukaan seluas 10 ribu hektare atau setara dengan potensi produksi 10 GWp.&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Sandy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/pln-watch-desak-pln-kerja-sama-dengan-kpk-untuk-hindari-tindak-pidana-dalam-pengadaan-lahan-bangun-100-gw-plts_3rUzcJrmAW.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Belajar Menabung Sejak Usia Dini: BRI Pancoran Kenalkan Layanan Bank Murid SD</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/belajar&#45;menabung&#45;sejak&#45;usia&#45;dini&#45;bri&#45;pancoran&#45;kenalkan&#45;layanan&#45;bank&#45;murid&#45;sd&#45;5pu6jxZS8Z/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/belajar&#45;menabung&#45;sejak&#45;usia&#45;dini&#45;bri&#45;pancoran&#45;kenalkan&#45;layanan&#45;bank&#45;murid&#45;sd&#45;5pu6jxZS8Z/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 29 Jun 2026 09:16:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hawdhi Khadijah]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.CO, Pancoran – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pancoran terus memperkuat literasi keuangan bagi generasi muda melalui program edukasi perbankan yang menyasar siswa sekolah dasar. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan layanan perbankan sekaligus menumbuhkan kebiasaan menabung sejak usia dini.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://metrojakartanews.co"><u>METROJAKARTANEWS.CO</u></a>, <strong>Pancoran</strong> – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pancoran terus memperkuat literasi keuangan bagi generasi muda melalui program edukasi perbankan yang menyasar siswa sekolah dasar. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan layanan perbankan sekaligus menumbuhkan kebiasaan menabung sejak usia dini.</p><p>Program edukasi ini digelar di sejumlah sekolah dasar di wilayah Tebet Timur, yakni SDN 01, SDN 07, dan SDN 15 Tebet Timur, dengan melibatkan lebih dari 300 siswa sebagai peserta.</p><p>Materi sosialisasi disampaikan oleh Relationship Manager (RM) Funding Transaction BRI Pancoran, Muhamad Ikhwan Muslim dan Sekar Ajeng Wulandari, yang mengenalkan berbagai produk serta layanan perbankan BRI kepada para murid.</p><p>Pimpinan Cabang BRI Pancoran, Fahmi Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat sejak usia sekolah.</p><p>"Kami memperkenalkan dunia perbankan kepada siswa sekolah dasar sebagai bagian dari edukasi literasi keuangan, salah satunya agar mereka memahami pentingnya menabung sejak usia dini," ujar Fahmi, Senin (29/6/2026).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1782706949_a9c53f97c5915e2754e5.jpg"></figure><p><i><sup>Officer BRI Cabang Pancoran Sekar Ajeng Wulandari (kiri) dan &nbsp;Relationship Manager Funding Transaction (RMFT) BRI Pancoran, Muhamad Ikhwan Muslim (kanan) berfoto dengan guru dan para murid SD dalam acara mengenalkan berbagai produk serta layanan perbankan BRI kepada para murid, Senin (29/6/2026). [METROWAHANANEWS.CO / BRICP]</sup></i></p><p>Dalam kegiatan itu, para siswa dikenalkan dengan berbagai proses transaksi yang biasa dilakukan di kantor bank. Mulai dari fungsi layanan teller, customer service (CS), hingga berbagai jenis transaksi yang dapat dilakukan oleh nasabah.</p><p>"Anak-anak kami perlihatkan bagaimana proses transaksi di <i>teller</i> maupun customer service sehingga mereka mengenal layanan perbankan secara langsung," jelasnya.</p><p>Selain layanan di kantor cabang, BRI Pancoran juga memperkenalkan berbagai fasilitas e-channel yang menjadi andalan BRI dalam mendukung transaksi perbankan digital. Perangkat tersebut meliputi <i>Electronic Data Capture</i> (EDC), Anjungan Tunai Mandiri (ATM), serta <i>Cash Recycling Machine</i> (CRM) yang dapat digunakan untuk berbagai transaksi tunai maupun non-tunai.</p><p>Melalui pendekatan yang interaktif dan mudah dipahami, para siswa diajak mengenal fungsi setiap layanan perbankan sekaligus memahami manfaat penggunaan teknologi dalam transaksi keuangan.</p><p>Fahmi berharap edukasi semacam ini dapat membentuk kebiasaan positif sejak dini, sehingga anak-anak tidak hanya mengenal bank sebagai tempat menyimpan uang, tetapi juga memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak.</p><p>"Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak semakin memahami manfaat bertransaksi di bank dan tumbuh kesadaran untuk mulai menabung sejak dini," tutup Fahmi.</p><p><strong>[Redaktur: Zahara Tio]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/belajar-menabung-sejak-usia-dini-bri-pancoran-kenalkan-layanan-bank-murid-sd_36sYOf0a1h.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>BRI BO Gatot Subroto Tawarkan Promo Spesial KPR dan BRIguna di Friday Market DJP</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/bri&#45;bo&#45;gatot&#45;subroto&#45;tawarkan&#45;promo&#45;spesial&#45;kpr&#45;dan&#45;briguna&#45;di&#45;friday&#45;market&#45;djp&#45;k2dsZSw4T7/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/bri&#45;bo&#45;gatot&#45;subroto&#45;tawarkan&#45;promo&#45;spesial&#45;kpr&#45;dan&#45;briguna&#45;di&#45;friday&#45;market&#45;djp&#45;k2dsZSw4T7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 11:10:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hawdhi Raseukiy]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Gatot Subroto kembali menggelar Friday Market di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta. Kegiatan yang berlangsung setiap Jumat ini menjadi ajang bagi BRI untuk menghadirkan berbagai solusi pembiayaan, mulai dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga fasilitas kredit tanpa agunan BRIguna.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://metrojakartanews.id"><u>METROJAKARTANEWS.ID</u></a>, <strong>Jakarta</strong> – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Gatot Subroto kembali menggelar Friday Market di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta. Kegiatan yang berlangsung setiap Jumat ini menjadi ajang bagi BRI untuk menghadirkan berbagai solusi pembiayaan, mulai dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga fasilitas kredit tanpa agunan BRIguna.</p><p>Pemimpin BRI BO Gatot Subroto, Pamadi Purno Widodo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang bertujuan memberikan kemudahan akses layanan perbankan bagi para pegawai di lingkungan DJP.</p><p>"Friday Market ini merupakan agenda rutin kami setiap Jumat. Khusus di DJP, BRI menghadirkan promo spesial untuk produk KPR dan BRIguna," ujar Pamadi, Sabtu (27/6/2026).</p><p>Dalam program tersebut, BRI menawarkan promo bunga KPR mulai 1,75 persen fixed satu tahun untuk program-program tertentu sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku selama periode promosi.</p><p>Selain pembelian rumah baru maupun rumah bekas, fasilitas KPR BRI juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan top up, take over, hingga pembiayaan dengan tenor maksimal mencapai 20 tahun.</p><p>Tak hanya itu, BRI juga menawarkan BRIguna, yakni fasilitas kredit tanpa agunan (KTA) yang diperuntukkan bagi pekerja berpenghasilan tetap, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, Polri, pegawai BUMN/BUMD, hingga para pensiunan.</p><p>Produk ini menggunakan sumber pembayaran dari gaji maupun dana pensiun bulanan sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, baik konsumtif seperti renovasi rumah dan biaya pendidikan maupun produktif, termasuk tambahan modal usaha.</p><p>Pamadi menjelaskan, BRIguna menawarkan limit pinjaman yang fleksibel, bunga kompetitif, serta proses pengajuan yang lebih cepat bagi debitur dari instansi yang telah bekerja sama dengan BRI.</p><p>BRIguna sendiri tersedia dalam beberapa pilihan, yakni BRIguna Karya bagi pegawai aktif, BRIguna Purna untuk pensiunan, serta BRIguna Digital yang dapat diajukan secara praktis melalui aplikasi BRImo.</p><p>Kegiatan Friday Market di lingkungan DJP berlangsung setiap Jumat pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Melalui booth pemasaran yang disediakan, pengunjung dapat berkonsultasi langsung mengenai produk pembiayaan sekaligus memperoleh informasi terkait promo yang sedang berlangsung.</p><p>"Ayo jangan sampai terlewat kesempatan baik ini," tutup Pamadi.</p><p><strong>[Redaktur: Teuku Agam Raseukiy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/bri-bo-gatot-subroto-tawarkan-promo-spesial-kpr-dan-briguna-di-friday-market-djp_v2L8KUL24s.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Watch Dorong Sistem Digital Pengawasan Batubara, Kadar Kalori PLTU Tak Boleh Dimainkan</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/pln&#45;watch&#45;dorong&#45;sistem&#45;digital&#45;pengawasan&#45;batubara&#45;kadar&#45;kalori&#45;pltu&#45;tak&#45;boleh&#45;dimainkan&#45;9SrjbulNg3/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/pln&#45;watch&#45;dorong&#45;sistem&#45;digital&#45;pengawasan&#45;batubara&#45;kadar&#45;kalori&#45;pltu&#45;tak&#45;boleh&#45;dimainkan&#45;9SrjbulNg3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 07:00:44 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elsya Tri Ahaddini]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[MetroJakartaNews.Id &#45; Ketua Umum PLN Watch, KRT Tohom Purba, mendesak pemerintah bersama PT PLN Persero memperketat pengawasan kadar kalori dalam pengadaan batubara untuk PLTU agar pasokan energi primer benar&#45;benar sesuai spesifikasi teknis, transparan, dan tidak membuka celah korupsi yang dapat merugikan negara serta konsumen listrik.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MetroJakartaNews.Id -</strong> Ketua Umum PLN Watch, KRT Tohom Purba, mendesak pemerintah bersama PT PLN Persero memperketat pengawasan kadar kalori dalam pengadaan batubara untuk PLTU agar pasokan energi primer benar-benar sesuai spesifikasi teknis, transparan, dan tidak membuka celah korupsi yang dapat merugikan negara serta konsumen listrik.</p><p>"Pengadaan batubara untuk PLTU harus diawasi dari hulu sampai hilir, terutama soal kadar kalori, volume, harga, dan kesesuaian dengan kebutuhan teknis pembangkit," ujar Tohom, Sabtu (27/6/2026).</p><p>Tohom mengatakan pasokan batubara kepada PLN jangan hanya dilihat dari kecukupan tonase, tetapi juga harus diuji kualitasnya karena rendahnya kadar kalori dapat berdampak pada efisiensi pembangkit, biaya operasi, dan keandalan pasokan listrik.</p><p>"Kalau jumlah batubara cukup tetapi kualitasnya tidak sesuai, maka pembangkit bisa bekerja tidak optimal dan ujungnya konsumen yang menanggung risiko pelayanan," katanya.</p><p>Menurut Tohom, pernyataan pemerintah bahwa kebutuhan batubara PLN telah diantisipasi harus diikuti dengan sistem pengawasan yang kuat agar distribusi energi primer tidak menimbulkan persoalan teknis di lapangan.</p><p>Ia menilai penugasan perusahaan batubara nasional untuk memasok 180 juta hingga 190 juta ton kepada PLN merupakan langkah penting, tetapi tetap harus dibarengi verifikasi kualitas secara terbuka dan berlapis.</p><p>"PLN harus dilindungi dari potensi pasokan batubara yang tidak sesuai standar karena listrik adalah kebutuhan dasar rakyat dan tidak boleh terganggu akibat tata kelola energi primer yang lemah," ujarnya.</p><p>Tohom memandang isu pemadaman listrik tidak bisa selalu dibaca secara sempit sebagai masalah teknis pembangkit, sebab keandalan sistem kelistrikan sangat bergantung pada manajemen bahan bakar, distribusi, kondisi mesin, dan kualitas energi primer yang masuk ke PLTU.</p><p>"Kalau ada pembangkit keluar dari sistem, publik perlu mendapat penjelasan utuh apakah masalahnya murni teknis, logistik, kualitas bahan bakar, atau kombinasi dari semuanya," katanya.</p><p>Ia menyebut pengawasan terhadap kadar kalori batubara harus dilakukan melalui sistem digital yang dapat mencatat asal pasokan, hasil uji laboratorium, spesifikasi kontrak, realisasi pengiriman, hingga pemakaian di pembangkit.</p><p>Tohom yang juga Ketua BPPH Pemuda Pancasila Pusat ini mengatakan bahwa tata kelola batubara untuk PLTU harus menjadi perhatian serius karena nilai pengadaannya sangat besar dan menyangkut kepentingan publik secara langsung.</p><p>"Di sektor sebesar ini, ruang manipulasi bisa muncul kalau data kualitas, harga, dan pengiriman tidak diawasi secara ketat, sehingga pemerintah dan PLN harus menutup semua celah sejak awal," ujar Tohom.</p><p>Ia menilai audit investigasi dapat menjadi langkah korektif apabila terdapat dugaan penyimpangan dalam rantai pasok batubara, terutama terkait perbedaan kadar kalori, harga kontrak, dan realisasi kualitas barang yang diterima pembangkit.</p><p>"Audit bukan untuk melemahkan PLN, tetapi untuk membersihkan rantai pasok agar PLN bekerja lebih kuat, lebih dipercaya, dan lebih fokus melayani konsumen," katanya.</p><p>Menurut Tohom, setiap pemasok batubara yang terbukti tidak memenuhi spesifikasi harus dikenai sanksi tegas, mulai dari evaluasi kontrak, pemutusan kerja sama, daftar hitam, hingga proses hukum apabila ditemukan unsur pidana.</p><p>Ia mengatakan PLN sebagai operator kelistrikan nasional memerlukan dukungan regulasi, pengawasan pemerintah, dan penegakan hukum yang objektif agar tidak menjadi pihak yang dirugikan oleh pemasok bermasalah.</p><p>"Kita harus bedakan antara PLN sebagai penyedia layanan listrik untuk rakyat dengan pihak-pihak yang mungkin bermain dalam rantai pasok energi primer," ujar Tohom.</p><p>Tohom menilai transparansi dalam pengadaan batubara juga penting untuk menjaga kepercayaan publik di tengah keluhan masyarakat terhadap pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah.</p><p>Ia mengatakan masyarakat berhak mengetahui bahwa pemerintah, PLN, dan seluruh pemangku kepentingan bekerja memastikan pasokan listrik kembali normal melalui langkah yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.</p><p>"Kepercayaan publik akan tumbuh kalau setiap masalah dijelaskan secara jujur, setiap gangguan ditangani cepat, dan setiap potensi korupsi ditutup dengan pengawasan yang kuat," katanya.</p><p>Tohom juga mendorong pemerintah memperkuat koordinasi antara Kementerian ESDM, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, PLN, PLN Energi Primer Indonesia, aparat pengawas, serta lembaga penegak hukum agar tidak terjadi saling lempar tanggung jawab.</p><p>Menurutnya, pembenahan rantai pasok batubara harus dilakukan dengan pendekatan menyeluruh dari sisi regulasi, kontrak, pengiriman, pengujian mutu, logistik, operasi pembangkit, hingga evaluasi kinerja pemasok.</p><p>"Kalau semua mata rantai diawasi dengan sistem yang sama kuat, maka pemadaman bisa dicegah, biaya pembangkit bisa ditekan, dan potensi korupsi bisa dipersempit," ujar Tohom.</p><p>Ia menyebut PLN Watch akan terus mengawal isu ini karena pengadaan energi primer yang bersih dan sesuai standar merupakan bagian dari perlindungan konsumen listrik nasional.</p><p>"PLN Watch berdiri untuk memastikan konsumen mendapat listrik yang andal, wajar, dan aman dari dampak buruk tata kelola yang tidak transparan," katanya.</p><p>Tohom berharap Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus terhadap tata kelola batubara untuk PLTU karena sektor ini menjadi salah satu tulang punggung kelistrikan nasional sekaligus memiliki nilai ekonomi yang sangat besar.</p><p>"Jika rantai pasok batubara dibenahi secara serius, maka PLN akan semakin kuat, negara terhindar dari kebocoran, dan rakyat mendapat layanan listrik yang lebih baik," ujar Tohom.</p><p>Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menugaskan perusahaan-perusahaan batubara nasional untuk memasok batubara ke PLN sebanyak 180 juta hingga 190 juta ton guna memastikan layanan kelistrikan kembali normal dan tidak ada lagi pemadaman bergilir.</p><p>"Teknisnya, untuk sampai di power plant-nya itu bukan tugas Dirjen Minerba. Itu sudah merupakan teknis daripada manajemen logistik PLN," ungkap Bahlil dalam keterangan resmi, Minggu (21/06/2026).</p><p>Bahlil mengatakan kebutuhan batubara PLN secara nasional mencapai 154 juta ton per tahun dan pemerintah telah mengantisipasi kebutuhan bahan bakar pembangkit melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.</p><p>"Saya katakan bahwa segera melakukan langkah-langkah yang terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, termasuk di dalamnya adalah pemadaman yang dikeluhkan oleh rakyat. Yang mengoperasikan listrik itu bukan Dirjen Listrik, bukan ya. Bukan kita. Kita regulasinya sementara yang melaksanakan kegiatan adalah PLN," katanya.</p><p>Sebelumnya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan gangguan pasokan listrik terjadi akibat kendala teknis pada dua pembangkit listrik besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan mitra PLN.</p><p>"Ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami, yaitu ada dua pembangkit independent power producer yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa," ujar Darmawan.</p><p>Sementara itu, Koordinator Koalisi Sipil Anti Korupsi Ronald Loblobly meminta Presiden Prabowo Subianto memerintahkan audit investigasi terhadap pengadaan batubara PLN EPI karena diduga terjadi manipulasi kualitas dan harga.</p><p>“Selama bertahun-tahun, PLN EPI menerima batubara dengan kadar kalori hanya 3.000 GAR. Padahal, spesifikasi teknis PLTU PLN mengharuskan batubara berkualitas 4.400 hingga 4.800 GAR,” ujar Ronald.</p><p>Ronald menyebut sekitar 40 persen pasokan batubara untuk PLN EPI diduga berada di bawah standar, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp15 triliun per tahun.</p><p>“Total kerugian dari ketiga perusahaan ini hingga tahun 2025 diperkirakan telah mencapai Rp5 triliun,” katanya.</p><p>Ia juga mengingatkan agar agenda pemberantasan korupsi Presiden Prabowo tidak dimanfaatkan oknum penegak hukum untuk pencitraan, sementara praktik korupsi tetap berjalan.</p><p>“Ini rawan menyesatkan publik dan justru mencederai semangat penegakan hukum yang bersih dan adil,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sandy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pln-watch-dorong-sistem-digital-pengawasan-batubara-kadar-kalori-pltu-tak-boleh-dimainkan_ASU6z56mqX.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sidang Korupsi Lahan PT APR, Dua Eks Dirut Era 2012 Bersaksi di Tipikor Bandung</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/sidang&#45;korupsi&#45;lahan&#45;pt&#45;apr&#45;dua&#45;eks&#45;dirut&#45;era&#45;2012&#45;bersaksi&#45;di&#45;tipikor&#45;bandung&#45;mx94Xlnxeh/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/sidang&#45;korupsi&#45;lahan&#45;pt&#45;apr&#45;dua&#45;eks&#45;dirut&#45;era&#45;2012&#45;bersaksi&#45;di&#45;tipikor&#45;bandung&#45;mx94Xlnxeh/0#komentar</comments>
                <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 18:23:46 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Janter Han]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Bandung – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pembelian lahan PT Adhi Persada Realti (APR) di kawasan Limo, Kota Depok, memasuki tahap pembuktian. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Depok menghadirkan dua mantan direktur utama perusahaan yang terlibat dalam transaksi lahan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung. &amp;nbsp;Kamis (25/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://metrojakartanews.id"><strong><u>METROJAKARTANEWS.ID</u></strong></a><strong>, Bandung</strong> – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pembelian lahan PT Adhi Persada Realti (APR) di kawasan Limo, Kota Depok, memasuki tahap pembuktian. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Depok menghadirkan dua mantan direktur utama perusahaan yang terlibat dalam transaksi lahan sebagai saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung. &nbsp;Kamis (25/6/2026).</p><p>Kedua saksi tersebut adalah Ferry Febrianto selaku Direktur Utama PT Adhi Persada Realti (APR) Tahun 2012 dan Anton R. Santoso selaku Direktur Utama PT Cahaya Inti Cemerlang (CIC) Tahun 2012. Keduanya memberikan keterangan dalam persidangan perkara atas nama terdakwa Kusyanto dan Jayadi yang disidangkan secara terpisah.</p><p>Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, Barkah Dwi Hatmoko, menjelaskan pemeriksaan kedua saksi bertujuan mengungkap rangkaian transaksi pembelian lahan yang berlangsung antara PT APR dan PT CIC pada periode 2012 hingga 2013.</p><p>"Keduanya dihadirkan terkait pembelian bidang tanah antara PT APR dengan PT CIC pada tahun 2012 sampai dengan 2013," ujar Barkah Dwi Hatmoko dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026).</p><p>Menurut Barkah, setelah mendengarkan keterangan para saksi, majelis hakim memutuskan menunda persidangan dan menjadwalkan sidang lanjutan pada Kamis, 2 Juli 2026.</p><p>"Sidang akan kembali pada Kamis, 2 Juli 2026 dengan agenda masih tahap pembuktian dengan menghadirkan saksi-saksi dari Penuntut Umum," katanya.</p><p>Dalam perkara ini, Kusyanto dan Jayadi didakwa melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primair Pasal 603 KUHP juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 20 huruf c KUHP.</p><p>Sebagai dakwaan subsidiair, keduanya juga dijerat Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 20 huruf c KUHP.</p><p>Perkara yang kini disidangkan tersebut merupakan pengembangan dari penyidikan yang dilakukan Jaksa Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi pembelian lahan PT Adhi Persada Realti di Kota Depok.</p><p>Sebelumnya, dalam perkara pokok yang ditangani Kejaksaan Agung, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka, diadili hingga memperoleh putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap 'nkrah'.</p><p>Melalui pemeriksaan para saksi, jaksa berupaya memperkuat pembuktian mengenai proses transaksi pembelian lahan yang menjadi objek perkara. Sidang pekan depan dijadwalkan masih menghadirkan saksi-saksi dari Penuntut Umum sebagai bagian dari proses pembuktian di persidangan.</p><p><strong>[Redaktur: Teunku Isnain Raseukiy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/sidang-korupsi-lahan-pt-apr-dua-eks-dirut-era-2012-bersaksi-di-tipikor-bandung_GPt1V402n3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Direksi Baru PLN Jadi Sasaran Kritik, Tohom Purba: Beri Ruang untuk Bekerja</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/direksi&#45;baru&#45;pln&#45;jadi&#45;sasaran&#45;kritik&#45;tohom&#45;purba&#45;beri&#45;ruang&#45;untuk&#45;bekerja&#45;Bgh18ZRpDm/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/direksi&#45;baru&#45;pln&#45;jadi&#45;sasaran&#45;kritik&#45;tohom&#45;purba&#45;beri&#45;ruang&#45;untuk&#45;bekerja&#45;Bgh18ZRpDm/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 24 Jun 2026 13:49:05 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Ina Kania]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[MetroJakartaNews.Id &#45; Ketua Umum PLN Watch, KRT Tohom Purba, meminta publik memberi waktu pada jajaran direksi dan komisaris baru PT PLN Persero untuk bekerja setelah perusahaan listrik negara itu mendapat serangan bertubi&#45;tubi di tengah sorotan pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MetroJakartaNews.Id - </strong>Ketua Umum PLN Watch, KRT Tohom Purba, meminta publik memberi waktu pada jajaran direksi dan komisaris baru PT PLN Persero untuk bekerja setelah perusahaan listrik negara itu mendapat serangan bertubi-tubi di tengah sorotan pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa.</p><p>Tohom menilai kritik masyarakat terhadap layanan kelistrikan merupakan hal wajar karena listrik menyangkut kebutuhan dasar publik, namun kritik tersebut harus ditempatkan secara proporsional agar tidak berubah menjadi penghakiman dini terhadap manajemen yang baru saja dipilih.</p><p>“Direksi dan komisaris baru PLN jangan langsung ditembak dari segala arah sebelum diberi ruang bekerja, karena membenahi sistem kelistrikan sebesar Indonesia tidak bisa dilakukan dengan emosi sesaat,” kata Tohom, Rabu (24/6/2026).</p><p>Menurut Tohom, pemadaman listrik harus dijadikan momentum audit menyeluruh terhadap rantai pasok energi primer, kesiapan pembangkit, transmisi, distribusi, sistem cadangan, hingga pola komunikasi krisis kepada masyarakat.</p><p>Ia mengatakan PLN memang wajib menjelaskan penyebab gangguan secara terbuka, namun publik juga perlu memahami bahwa sistem kelistrikan nasional melibatkan banyak variabel teknis, pasokan, investasi, cuaca, pembangkit mitra, dan kebutuhan beban yang terus meningkat.</p><p>Tohom berpandangan serangan yang terlalu personal terhadap pimpinan PLN berpotensi mengaburkan persoalan utama, yakni kebutuhan memperkuat manajemen risiko, mempercepat modernisasi jaringan, dan memastikan sistem cadangan bekerja lebih tangguh.</p><p>“Yang harus kita dorong adalah pembenahan terukur, bukan kegaduhan yang membuat orang takut mengambil keputusan strategis,” ujar Tohom.</p><p>Tohom menyebut direksi dan komisaris baru PLN harus segera menunjukkan peta jalan pemulihan kepercayaan publik melalui evaluasi pemadaman, perbaikan standar pelayanan, percepatan digitalisasi jaringan, dan penguatan koordinasi dengan pemerintah serta penyedia energi primer.</p><p>Ia juga meminta PLN terus memperkuat kanal komunikasi publik yang sudah tersedia, termasuk melalui aplikasi PLN Mobile, agar pelanggan lebih cepat memperoleh informasi mengenai wilayah terdampak, estimasi pemulihan, layanan pengaduan, hingga mekanisme kompensasi sesuai ketentuan.</p><p>Menurut Tohom, pekerjaan di PLN merupakan pekerjaan yang sangat teknis, kompleks, dan berisiko tinggi karena menyangkut pembangkit, transmisi, distribusi, sistem proteksi, beban pelanggan, pasokan energi primer, hingga keselamatan kerja di lapangan.</p><p>Ia menilai masyarakat perlu mendapat informasi yang mudah dipahami, namun pada saat yang sama publik juga perlu memahami bahwa pemulihan gangguan listrik tidak selalu bisa disamakan dengan layanan biasa karena setiap tindakan teknis harus mengikuti prosedur keselamatan dan standar keandalan sistem.</p><p>Tohom yang juga Ketua BPPH Pemuda Pancasila Pusat ini mengatakan bahwa isu kelistrikan nasional harus dilihat sebagai agenda ketahanan negara.</p><p>“Jadi, bukan semata urusan korporasi, karena listrik menjadi tulang punggung industri, pendidikan, kesehatan, ekonomi rakyat, dan keamanan pelayanan publik,” bebernya.</p><p>Ia mengajak semua pihak mengawal PLN dengan kritik yang sehat, data yang akurat, dan orientasi perbaikan agar perusahaan negara tersebut tidak kehilangan fokus dalam menjaga keandalan listrik bagi masyarakat.</p><p>“Beri mereka waktu bekerja, awasi dengan ketat, kritik dengan data, tetapi jangan sampai PLN dilemahkan oleh narasi yang hanya membangkitkan kemarahan publik,” pungkas Tohom.&nbsp;</p><p><strong>[Redaktur: Sandy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/direksi-baru-pln-jadi-sasaran-kritik-tohom-purba-beri-ruang-untuk-bekerja_O1d68v66Qq.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ribuan Relawan dan PMR Meriahkan JUMTEK PMI Jakarta Pusat 2026, Wali Kota Arifin: Perkuat Solidaritas dan Semangat Berkarya</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/ribuan&#45;relawan&#45;dan&#45;pmr&#45;meriahkan&#45;jumtek&#45;pmi&#45;jakarta&#45;pusat&#45;2026&#45;wali&#45;kota&#45;arifin&#45;perkuat&#45;solidaritas&#45;dan&#45;semangat&#45;berkarya&#45;ZeZ7hUfb6m/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/ribuan&#45;relawan&#45;dan&#45;pmr&#45;meriahkan&#45;jumtek&#45;pmi&#45;jakarta&#45;pusat&#45;2026&#45;wali&#45;kota&#45;arifin&#45;perkuat&#45;solidaritas&#45;dan&#45;semangat&#45;berkarya&#45;ZeZ7hUfb6m/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 24 Jun 2026 07:18:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Sebanyak 1.725 peserta dari unsur Palang Merah Remaja (PMR) dan relawan mengikuti kegiatan Jumpa Bakti Gembira dan Temu Karya (JUMTEK) Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada 23–25 Juni 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | </strong>Sebanyak 1.725 peserta dari unsur Palang Merah Remaja (PMR) dan relawan mengikuti kegiatan Jumpa Bakti Gembira dan Temu Karya (JUMTEK) Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada 23–25 Juni 2026.</p><p>Kegiatan yang mengusung tema "<i><strong>Relawan Responsif, Berkemampuan dan Bersinergi di Era Digital"</strong></i><strong> </strong>tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, didampingi Ketua TP PKK Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin, Asisten Administrasi Kesejahteraan Rakyat Nurhidayat, Ketua PMI Jakarta Pusat H. Asep Djuanda Sunarya, serta para camat se-Jakarta Pusat.</p><p>Peserta JUMTEK 2026 terdiri dari 430 anggota PMR Mula, 666 PMR Madya, 445 PMR Wira, dan 184 relawan yang berasal dari delapan kecamatan di wilayah Jakarta Pusat.</p><p>Dalam sambutannya, Arifin mengatakan, JUMTEK bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta membangun kebersamaan di kalangan generasi muda dan relawan PMI.</p><p>“Di sini kita belajar bahwa kebahagiaan sejati lahir dari kebersamaan, dari semangat saling mendukung, dan dari kerja sama yang tulus,” ujar Arifin.</p><p>Dikatakan, kegiatan Temu Karya juga menjadi ruang bagi peserta untuk menyalurkan kreativitas, menampilkan karya nyata, serta mengasah kemampuan agar semakin tangguh dan berdaya saing.</p><p>“Melalui karya, kita membuktikan bahwa generasi muda bukan hanya mampu bermimpi, tetapi juga mampu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan,” katanya.</p><p>Arifin menambahkan, JUMTEK menjadi sarana memperkuat persaudaraan antaranggota PMR dan relawan dari berbagai wilayah, sekaligus menanamkan semangat pengabdian kepada masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.</p><p>Ia berharap kegiatan positif seperti ini dapat menjadi benteng bagi pelajar dari berbagai pengaruh negatif yang masih kerap terjadi di lingkungan sekolah.</p><p>“Mari jadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi untuk memperkuat solidaritas, menyalakan semangat berkarya, serta menumbuhkan kebanggaan sebagai generasi penerus bangsa. Mudah-mudahan berbagai aktivitas negatif yang melibatkan anak-anak sekolah di Jakarta Pusat dapat berkurang melalui kegiatan yang bermanfaat seperti ini,” tandasnya.</p><p>Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, menuturkan bahwa JUMTEK merupakan ajang strategis untuk meningkatkan keterampilan anggota PMR sekaligus memperluas jejaring pertemanan dan komunikasi antarrelawan.</p><p>Menurut Beky, PMR merupakan kader-kader relawan yang menjadi garda terdepan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan PMI. Karena itu, kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan membangun jaringan harus terus ditingkatkan.</p><p>“PMR dan relawan harus mampu berkenalan, berkomunikasi, serta membangun hubungan dengan sesama anggota di tingkat kota, provinsi, bahkan internasional. Sehingga ketika dibutuhkan, mereka siap diterjunkan di mana pun untuk menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya.</p><p>Melalui JUMTEK 2026, PMI Jakarta Pusat berharap lahir generasi relawan yang semakin responsif, terampil, dan siap menghadapi tantangan kemanusiaan di era digital.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/1782278252_6e7250e5cc4af913278b.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN Watch Sambut Kepemimpinan Baru PLN, Dorong Penguatan Standardisasi dan Perlindungan Konsumen</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/pln&#45;watch&#45;sambut&#45;kepemimpinan&#45;baru&#45;pln&#45;dorong&#45;penguatan&#45;standardisasi&#45;dan&#45;perlindungan&#45;konsumen&#45;6zwt6f67G7/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/pln&#45;watch&#45;sambut&#45;kepemimpinan&#45;baru&#45;pln&#45;dorong&#45;penguatan&#45;standardisasi&#45;dan&#45;perlindungan&#45;konsumen&#45;6zwt6f67G7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 19 Jun 2026 13:49:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Elsya Tri Ahaddini]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[MetroJakartaNews.ID &#45; Ketua Umum PLN Watch, KRT Tohom Purba, menyampaikan ucapan selamat bekerja kepada jajaran Direksi dan Komisaris PT PLN (Persero) yang baru setelah perubahan susunan kepengurusan ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MetroJakartaNews.ID -</strong> Ketua Umum PLN Watch, KRT Tohom Purba, menyampaikan ucapan selamat bekerja kepada jajaran Direksi dan Komisaris PT PLN (Persero) yang baru setelah perubahan susunan kepengurusan ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026.</p><p>Tohom menilai susunan kepemimpinan baru PLN menjadi momentum penting untuk memperkuat keberlanjutan transformasi perusahaan dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional.</p><p>Menurut Tohom, PLN merupakan BUMN strategis yang memegang peran vital dalam pembangunan nasional sehingga setiap penguatan struktur kepemimpinan harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.</p><p>Ia mengatakan, tantangan sektor ketenagalistrikan ke depan tidak hanya berkaitan dengan kecukupan pasokan listrik, tetapi juga menyangkut standardisasi, keselamatan, digitalisasi, transisi energi, dan perlindungan konsumen.</p><p>“PLN Watch mengucapkan selamat bekerja kepada Direksi dan Komisaris PLN yang baru, semoga amanah ini dijalankan dengan semangat pelayanan, integritas, dan visi besar untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Tohom, Jumat (19/6/2026).</p><p>Tohom menyebut, keberlanjutan transformasi PLN perlu terus dijaga karena perusahaan ini berada di garis depan dalam memastikan listrik tersedia secara andal, aman, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat.</p><p>Ia menilai penambahan dan penguatan jajaran kepemimpinan PLN harus menjadi energi baru untuk mempercepat pengambilan keputusan strategis, memperkuat koordinasi bisnis, serta memastikan setiap program transformasi benar-benar berdampak pada masyarakat.</p><p>𝗦𝘁𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿𝗱𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗞𝗲𝗮𝗻𝗱𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗡𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹</p><p>Menurutnya, keandalan listrik nasional jangan hanya dilihat dari sisi kapasitas pembangkit, tetapi juga dari kualitas jaringan transmisi, gardu induk, sistem proteksi, material, konstruksi, hingga standar keselamatan pengguna listrik.</p><p>Tohom mengatakan, pengalaman blackout di Sumatera harus menjadi pelajaran penting bahwa sistem kelistrikan nasional membutuhkan budaya standardisasi yang lebih kuat dan konsisten.</p><p>“Blackout Sumatera harus menjadi pengingat bahwa standardisasi bukan urusan teknis biasa, tetapi bagian dari perlindungan konsumen, keselamatan publik, dan ketahanan nasional,” katanya.</p><p>Tohom yang juga Ketua Umum Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) mendorong jajaran Direksi dan Komisaris PLN yang baru untuk menjadikan standardisasi kelistrikan sebagai agenda prioritas dalam setiap pembangunan infrastruktur.</p><p>Ia berpandangan, investasi pada standardisasi material, konstruksi, sistem proteksi, dan modernisasi jaringan akan jauh lebih murah dibandingkan kerugian besar yang timbul ketika sistem kelistrikan mengalami gangguan berskala luas.</p><p>Menurut Tohom, listrik saat ini telah menjadi tulang punggung ekonomi digital, layanan publik, industri, perbankan, transportasi, pendidikan, kesehatan, dan aktivitas rumah tangga.</p><p>Karena itu, setiap gangguan besar terhadap pasokan listrik dapat menimbulkan efek domino yang luas terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan masyarakat.</p><p>“Ketika listrik padam secara luas, yang terganggu bukan hanya lampu rumah warga, tetapi juga transaksi ekonomi, sistem komunikasi, layanan kesehatan, logistik, dan rasa aman masyarakat,” ujar Tohom.</p><p>Ia menilai PLN di bawah jajaran kepemimpinan baru perlu memperkuat pendekatan preventive defense atau pencegahan sejak dini melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan kepatuhan terhadap standar.</p><p>Tohom juga mengapresiasi berbagai capaian transformasi PLN dalam beberapa tahun terakhir, termasuk penguatan pembangkit, jaringan, gardu induk, serta digitalisasi layanan pelanggan.</p><p>Menurutnya, capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi Direksi dan Komisaris PLN yang baru untuk bergerak lebih progresif dalam menghadapi kebutuhan energi nasional yang terus meningkat.</p><p>Ia mengatakan, beroperasinya puluhan pembangkit baru dengan kapasitas besar menjadi bukti bahwa transformasi PLN telah berjalan pada jalur yang konkret dan memberi manfaat bagi masyarakat.</p><p>Namun, Tohom mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur harus terus diikuti dengan penguatan standar keselamatan, kualitas layanan, dan perlindungan konsumen.</p><p>“Pembangunan pembangkit, transmisi, dan gardu induk harus selalu berjalan seiring dengan standar keselamatan yang tinggi, karena listrik yang andal harus sekaligus aman bagi masyarakat,” katanya.</p><p>𝗔𝗟𝗣𝗘𝗥𝗞𝗟𝗜𝗡𝗔𝗦 𝗱𝗶 𝗙𝗼𝗿𝘂𝗺 𝗚𝗹𝗼𝗯𝗮𝗹</p><p>Tohom menjelaskan, peran ALPERKLINAS dalam forum Fisuel Internasional selama ini juga diarahkan untuk memperkuat sistem keselamatan pengguna listrik melalui pertukaran gagasan, praktik terbaik, dan standar perlindungan konsumen kelistrikan.</p><p>Ia mengatakan, keterlibatan ALPERKLINAS di forum internasional menjadi bagian dari upaya membawa perspektif konsumen Indonesia ke dalam pembahasan keselamatan listrik global.</p><p>Selain melalui Fisuel Internasional, ALPERKLINAS juga aktif membawa perspektif konsumen dalam forum ISO Committee on Consumer Policy atau ISO COPOLCO yang membahas kebijakan standardisasi internasional dari sudut pandang perlindungan konsumen.</p><p>Tohom mengatakan, pengalaman ALPERKLINAS dalam ISO COPOLCO memperkuat keyakinan bahwa standar tidak boleh dipandang sekadar sebagai dokumen teknis, tetapi sebagai instrumen penting untuk menjamin keselamatan, kualitas layanan, transparansi, dan perlindungan masyarakat.</p><p>Menurutnya, relevansi ISO COPOLCO dengan sektor kelistrikan sangat kuat karena pembangunan standar global harus selalu menempatkan kepentingan konsumen sebagai salah satu fondasi utama.</p><p>Ia juga menyinggung pentingnya perhatian terhadap standar yang dikembangkan dalam lingkup IEC atau International Electrotechnical Commission, lembaga standardisasi internasional yang menjadi rujukan penting dalam bidang elektroteknika, sistem kelistrikan, peralatan listrik, keselamatan instalasi, dan keandalan infrastruktur energi.</p><p>Menurut Tohom, agenda standardisasi di IEC sangat relevan bagi PLN karena menyangkut kualitas material, keamanan peralatan, sistem proteksi, instalasi, konstruksi jaringan, hingga ketahanan sistem kelistrikan terhadap gangguan.</p><p>“ISO COPOLCO memberi perspektif penting tentang perlindungan konsumen dalam standardisasi, sementara IEC menjadi rujukan penting dalam standar elektroteknika dan kelistrikan. Keduanya sangat relevan bagi Indonesia untuk membangun sistem listrik yang aman, andal, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat,” ujar Tohom.</p><p>Tohom menilai pengalaman ALPERKLINAS dalam forum standardisasi internasional tersebut perlu menjadi dorongan bagi penguatan budaya standardisasi kelistrikan nasional.</p><p>Ia mengatakan, PLN sebagai perusahaan strategis negara perlu terus menjadikan standar internasional, praktik terbaik global, dan kebutuhan perlindungan konsumen sebagai referensi dalam memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan.</p><p>Selain itu, Tohom menyebut peran ALPERKLINAS dalam Forum Konsumen ASEAN juga penting untuk mendukung penguatan standar perlindungan konsumen listrik di kawasan Asia Tenggara.</p><p>Menurutnya, kerja sama regional diperlukan karena isu keselamatan dan perlindungan konsumen listrik kini tidak bisa lagi dipandang secara sempit dalam batas nasional.</p><p>“Standar perlindungan konsumen listrik harus bergerak mengikuti perkembangan zaman, termasuk melalui kerja sama internasional dan regional agar keselamatan masyarakat semakin terlindungi,” ujarnya.</p><p>𝗞𝗼𝗹𝗮𝗯𝗼𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗠𝗲𝗺𝗽𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸</p><p>Tohom yang juga Ketua BPPH Pemuda Pancasila Pusat dan Ketua Umum Relawan Nasional Martabat Prabowo-Gibran ini mengatakan bahwa PLN memiliki mandat besar untuk menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.</p><p>Ia menilai Direksi dan Komisaris PLN yang baru perlu memperkuat tata kelola perusahaan agar setiap investasi kelistrikan benar-benar menghasilkan manfaat nyata bagi konsumen.</p><p>Menurut Tohom, kepemimpinan PLN ke depan harus mampu menjawab tiga agenda besar sekaligus, yaitu keandalan pasokan listrik, percepatan transisi energi, dan penguatan standar perlindungan konsumen.</p><p>Ia juga mendorong PLN untuk semakin terbuka terhadap kolaborasi dengan pemerintah, BSN, lembaga perlindungan konsumen, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat sipil dalam memperkuat sistem ketenagalistrikan nasional.</p><p>Tohom meyakini kolaborasi tersebut akan membuat transformasi PLN tidak hanya kuat secara korporasi, tetapi juga kokoh sebagai instrumen pelayanan publik.</p><p>“PLN adalah jantung energi nasional, sehingga kepemimpinan baru harus membawa semangat besar untuk membangun sistem kelistrikan yang tangguh, aman, modern, dan berdaya saing global,” katanya.</p><p>Ia berharap jajaran Direksi dan Komisaris PLN yang baru dapat menjaga kesinambungan transformasi yang telah berjalan serta mempercepat inovasi dalam pelayanan listrik nasional.</p><p>Tohom menambahkan, keberhasilan PLN tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya rasa aman, kepuasan, dan kepercayaan masyarakat sebagai konsumen listrik.</p><p>“Semakin tinggi standar yang dibangun PLN, semakin kuat pula perlindungan yang diberikan kepada masyarakat, perekonomian, dan masa depan bangsa,” pungkasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Sobar Bahtiar]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/1781942997_0196c47ea1ab88a4d5b7.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PLN WATCH: 60 Pembangkit Baru Berkapasitas 16,5 GW Bukti Transformasi PLN di Bawah Darmawan Prasodjo</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/pln&#45;watch&#45;60&#45;pembangkit&#45;baru&#45;berkapasitas&#45;165&#45;gw&#45;bukti&#45;transformasi&#45;pln&#45;di&#45;bawah&#45;darmawan&#45;prasodjo&#45;pJZYroi2p0/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/pln&#45;watch&#45;60&#45;pembangkit&#45;baru&#45;berkapasitas&#45;165&#45;gw&#45;bukti&#45;transformasi&#45;pln&#45;di&#45;bawah&#45;darmawan&#45;prasodjo&#45;pJZYroi2p0/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 12 Jun 2026 11:42:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Kiky Amanda]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[MetroJakartaNews.WAHANANEWS.CO &#45; Ketua Umum PLN Watch, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa beroperasinya 60 pembangkit baru dengan total kapasitas 16,5 gigawatt (GW) dalam lima tahun terakhir menjadi bukti nyata keberhasilan transformasi PLN.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MetroJakartaNews.WAHANANEWS.CO - </strong>Ketua Umum PLN Watch, KRT Tohom Purba, menegaskan bahwa beroperasinya 60 pembangkit baru dengan total kapasitas 16,5 gigawatt (GW) dalam lima tahun terakhir menjadi bukti nyata keberhasilan transformasi PLN.</p><p>Menurut Tohom, capaian tersebut tidak dapat dilepaskan dari kepemimpinan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.</p><p>Ia menilai, kehadiran puluhan pembangkit baru itu telah memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional.</p><p>Selain meningkatkan cadangan daya, pembangunan tersebut juga mendukung kebutuhan energi masyarakat dan dunia usaha di berbagai wilayah Indonesia.</p><p>Tohom yang juga Ketua Umum Aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS) mengatakan, pembangunan pembangkit tidak berdiri sendiri.</p><p>Menurutnya, langkah itu juga dibarengi dengan penguatan jaringan transmisi, gardu induk, serta transformasi digital di tubuh PLN.</p><p>Kombinasi tersebut dinilai telah membuat sistem kelistrikan nasional semakin andal dan efisien.</p><p>Tohom menyebut, transformasi PLN tidak hanya berhenti pada perbaikan tata kelola perusahaan.</p><p>Lebih dari itu, transformasi tersebut diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p><p>"Fakta bahwa 60 pembangkit baru telah beroperasi dengan kapasitas total 16,5 GW sudah cukup menjawab berbagai narasi yang menyebut tidak ada pembangunan pembangkit," ujar Tohom.</p><p>Ia menegaskan, penilaian terhadap kinerja sektor kelistrikan nasional harus didasarkan pada data dan fakta.</p><p>Menurutnya, pembangunan yang dilakukan PLN bukan sekadar menghadirkan aset fisik.</p><p>"Yang dibangun bukan hanya aset fisik, tetapi juga fondasi ketahanan energi Indonesia untuk jangka panjang," katanya.</p><p>Tohom yang baru-baru ini mengikuti Plenary Meeting International ISO COPOLCO di Hainan, China, menilai anggapan seolah tidak ada pembangunan pembangkit selama masa kepemimpinan Darmawan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.</p><p>Ia mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir PLN telah mengoperasikan dan meresmikan berbagai proyek ketenagalistrikan strategis.</p><p>Proyek-proyek tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia.</p><p>Pada Januari 2025, Presiden Prabowo meresmikan langsung Pembangkit Listrik Tenaga Air Jatigede di Sumedang, Jawa Barat.</p><p>Pembangkit tersebut memiliki kapasitas 2x55 MW.</p><p>Peresmian itu juga dilakukan bersamaan dengan 26 pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) lainnya.</p><p>Selain itu, Indonesia juga memiliki PLTS Terapung Cirata di Jawa Barat.</p><p>Pembangkit tersebut menjadi salah satu kebanggaan nasional karena tercatat sebagai pembangkit listrik tenaga surya terapung terbesar di Asia Tenggara.</p><p>Menurut Tohom, kehadiran berbagai infrastruktur tersebut menunjukkan komitmen PLN dalam memperkuat ketahanan energi nasional.</p><p>Di saat yang sama, PLN juga dinilai terus mendorong percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.</p><p>Tohom yang juga Ketua Umum Relawan Martabat Prabowo Gibran menambahkan, listrik yang andal telah menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.</p><p>Akses energi yang semakin baik membuka peluang berkembangnya usaha mikro, sektor pertanian, perikanan, perdagangan, hingga industri kecil.</p><p>Sektor-sektor tersebut selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.</p><p>"Menambah kapasitas pembangkit sebesar 16,5 gigawatt bukan pekerjaan kecil," tegas Tohom.</p><p>Ia menyebut, capaian tersebut merupakan kontribusi nyata untuk memperkuat cadangan daya dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional.</p><p>Dengan tambahan kapasitas itu, kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha juga dapat terpenuhi dengan lebih baik.</p><p>Tohom menambahkan, keberhasilan transformasi PLN juga terlihat dari semakin luasnya akses listrik hingga ke pelosok negeri.</p><p>Menurutnya, jutaan masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) kini dapat menikmati layanan listrik yang lebih andal dibandingkan sebelumnya.</p><p>Ia menilai, manfaat pembangunan ketenagalistrikan tidak hanya bisa dilihat dari angka kapasitas pembangkit atau panjang jaringan.</p><p>Dampak paling nyata justru terlihat dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat.</p><p>"Jutaan warga di wilayah 3T yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses listrik kini dapat memanfaatkan listrik untuk membuka usaha," ujarnya.</p><p>Listrik juga dinilai membantu masyarakat meningkatkan produktivitas, mendukung kegiatan pendidikan, hingga memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik.</p><p>Selain pembangunan infrastruktur fisik, Tohom juga mengapresiasi transformasi digital yang dijalankan PLN.</p><p>Digitalisasi pada sektor pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga layanan pelanggan dinilai telah meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.</p><p>Menurutnya, digitalisasi juga mempercepat respons PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik.</p><p>"Pak Darmawan tidak hanya membangun pembangkit, jaringan, dan gardu induk," kata Tohom.</p><p>Ia menilai, Darmawan juga membangun sistem dan budaya kerja baru di tubuh PLN.</p><p>Budaya kerja tersebut membuat PLN menjadi lebih modern, transparan, efisien, dan siap menghadapi tantangan masa depan.</p><p>"Transformasi digital yang dilakukan telah menjadi game changer bagi pengelolaan sistem kelistrikan nasional," lanjutnya.</p><p>PLN Watch menilai berbagai capaian tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.</p><p>Capaian itu juga dinilai mendukung pertumbuhan ekonomi serta mempercepat agenda transisi energi.</p><p>Berbagai infrastruktur ketenagalistrikan yang telah beroperasi tidak hanya memperkuat sistem kelistrikan nasional.</p><p>Lebih dari itu, infrastruktur tersebut juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia usaha.</p><p>Tohom menegaskan, di tengah berbagai tantangan sektor energi, penilaian terhadap PLN harus dilakukan secara objektif.</p><p>Menurutnya, penilaian itu perlu didasarkan pada capaian nyata yang telah dirasakan masyarakat.</p><p>"Transformasi PLN telah menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Tohom.</p><p>Ia mengatakan, transformasi tersebut memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional, mendukung pertumbuhan ekonomi, sekaligus mempercepat transisi energi.</p><p>"Capaian seperti ini patut diapresiasi sebagai keberhasilan institusi dan keberhasilan bangsa," pungkas Tohom yang juga Ketua BPPH Pemuda Pancasila Pusat.</p><p><strong>[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/pln-watch-60-pembangkit-baru-berkapasitas-165-gw-bukti-transformasi-pln-di-bawah-darmawan-prasodjo_S7Vq8E4Rha.png" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Skandal Fintech Rp1,2 Triliun Lebih: 3 Petinggi Dana Syariah Indonesia Diserahkan Bareskrim  ke Kejari Depok</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/skandal&#45;fintech&#45;rp12&#45;triliun&#45;lebih&#45;3&#45;petinggi&#45;dana&#45;syariah&#45;indonesia&#45;diserahkan&#45;bareskrim&#45;ke&#45;kejari&#45;depok&#45;DRqTaRl6Yo/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/skandal&#45;fintech&#45;rp12&#45;triliun&#45;lebih&#45;3&#45;petinggi&#45;dana&#45;syariah&#45;indonesia&#45;diserahkan&#45;bareskrim&#45;ke&#45;kejari&#45;depok&#45;DRqTaRl6Yo/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 18:31:59 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Janter Han]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Kota Depok – Penanganan kasus tindak pidana fintech peer&#45;to&#45;peer (P2P) lending berbasis syariah yang menyeret PT Dana Syariah Indonesia (DSI) memasuki babak baru. Bareskrim Polri resmi melimpahkan tiga petinggi perusahaan tersebut beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok dalam proses Tahap II, Selasa malam (9/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://metrojakartanews.id"><u>METROJAKARTANEWS.ID</u></a>, <strong>Kota Depok</strong> – Penanganan kasus tindak pidana <i>fintech peer-to-peer</i> (P2P) lending berbasis syariah yang menyeret PT Dana Syariah Indonesia (DSI) memasuki babak baru. Bareskrim Polri resmi melimpahkan tiga petinggi perusahaan tersebut beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok dalam proses Tahap II, Selasa malam (9/6/2026).</p><p>Tiga tersangka yang dilimpahkan yakni Direktur Utama PT DSI Taufiq Al Jufri, Komisaris PT DSI Arie Rizal Lesmana, serta Mery Yuniarni sebagai pemegang saham yang mantan direktur perusahaan.</p><p>Dalam perkara ini, para tersangka diduga terlibat dalam tindak pidana yang menyebabkan kerugian sangat besar, yakni mencapai Rp1.232.228.813.139 atau lebih dari Rp1,23 triliun.</p><p>Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok, Barkah Dwi Hatmoko, membenarkan penerimaan pelimpahan perkara tersebut dari penyidik Bareskrim Polri.</p><p>"Setelah pelaksanaan Tahap II, para tersangka akan menjalani penahanan selama 20 hari, terhitung sejak 9 Juni hingga 28 Juni 2026 di Rutan Kelas I Depok," Demikian ujar Barkah dalam lepasan, Rabu (10/6/2026).</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1781155309_f637ed76ec9c7aa49af7.jpg"></figure><p><i><sup>Sepeda motor yang menjadi sebagian barang bukti yang diserahkan Bareskrim Polri kepada Kejari Kota Depok dalam kasus tindak pidana fintech peer-to-peer (P2P) lending berbasis syariah beruang Rp1,2 triliun lebih PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Tiga tersangka ini adalah Direktur Utama PT DSI Taufiq Al Jufri, Komisaris PT DSI Arie Rizal Lesmana, serta Mery Yuniarni sebagai pemegang saham yang mantan direktur perusahaan, Rabu (11/6/2026). [</sup></i><sup>METROJAKARTANEWS.CO</sup><i><sup> / Janter Han]</sup></i></p><p>Menurutnya, Kejari Kota Depok segera menindaklanjuti proses hukum dengan menyusun surat dakwaan sebelum perkara dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Kejari Kota Depok.</p><p>"Kejari Depok selanjutnya akan menyusun surat dakwaan dan mempersiapkan proses penuntutan terhadap para tersangka di PN Depok sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.</p><p>Barkah menegaskan, Kepala Kejaksaan Negeri Depok berkomitmen menjalankan seluruh tahapan penegakan hukum secara profesional, transparan, dan akuntabel guna menjamin keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam perkara tersebut.</p><p>Kasus PT DSI sendiri menjadi perhatian publik karena melibatkan nilai kerugian fantastis dan jumlah korban yang sangat besar. Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah menetapkan empat tersangka dalam perkara ini.</p><p>Selain Taufiq Al Jufri, Arie Rizal Lesmana, dan Mery Yuniarni, penyidik juga menetapkan tersangka bernama Atis Sutisna yang merupakan mantan Direktur PT DSI periode 2018-2024 sekaligus pendiri perusahaan.</p><p>Direktur Dittipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan, penetapan para tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi sedikitnya tiga alat bukti yang sah melalui proses gelar perkara.</p><p>Tak hanya fokus pada proses pidana, Bareskrim juga terus berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Jaksa Penuntut Umum untuk menelusuri aset-aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.</p><p>"Kami terus mengoptimalkan <i>asset tracing</i> untuk menemukan, mengidentifikasi, dan melacak harta kekayaan yang disembunyikan atau dialihkan, sekaligus mengamankan aset tersebut guna memaksimalkan pemulihan kerugian para korban," kata Ade Safri.</p><p>Dalam perjalanan penyidikan, sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk pasangan artis Dude Herlino dan Alyssa Soebandono yang dimintai keterangan oleh penyidik pada April 2026 lalu.</p><p>Sementara itu, upaya pemulihan kerugian korban terus berjalan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa proses pendaftaran permohonan restitusi bagi korban PT DSI yang difasilitasi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah menarik ribuan pemohon.</p><p>Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menyebutkan jumlah pemohon yang telah mendaftar mencapai 5.832 orang.</p><p>"Berdasarkan informasi, jumlah pemohon yang telah melakukan pendaftaran tercatat sebanyak 5.832 pemohon," ujar Agusman.</p><p>Ia menambahkan, pengembalian dana para lender atau pemberi pinjaman akan dilakukan melalui mekanisme restitusi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p><p>"Mengingat saat ini kasus DSI dalam proses penegakan hukum, upaya pengembalian dana lender dilakukan melalui mekanisme permohonan restitusi yang difasilitasi oleh LPSK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tuturnya.</p><p>OJK juga memastikan akan terus mendukung proses penegakan hukum yang sedang berlangsung, termasuk koordinasi dengan aparat penegak hukum dalam penelusuran aset dan upaya pengembalian dana para korban.</p><p>Dengan telah dilaksanakannya Tahap II, kasus yang menyeret petinggi PT Dana Syariah Indonesia kini bersiap memasuki tahap persidangan. Ribuan korban yang menantikan kepastian hukum dan pemulihan dana pun berharap proses penuntutan dapat berjalan cepat serta memberikan keadilan yang nyata.</p><p>Para Tersangka melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 488 dan/atau Pasal 486 dan/atau Pasal 492 Jo Pasal 20 huruf c KUHP Jo Pasal 126 ayat (1) KUHP, atau Pasal 45A Ayat (1) Jo Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi atau Transaksi Elektronik Jo Pasal 20 huruf c KUHP Jo Pasal 126 ayat (1) KUHP, dan/atau Pasal 299 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, serta Pasal 607 ayat (1) huruf a, b, dan c KUHP Jo Pasal 20 huruf c KUHP Jo Pasal 126 ayat (1) KUHP.</p><p><strong>[Redaktur: Teunku Agam Isnain]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/skandal-fintech-rp12-triliun-lebih-3-petinggi-dana-syariah-indonesia-diserahkan-bareskrim-ke-kejari-depok_gzP8e0efzh.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kasudin CKTRP Jakpus Gerak Cepat Tindak Aduan Bangunan Tidak Sesuai IMB, Masyarakat Beri Apresiasi</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/kasudin&#45;cktrp&#45;jakpus&#45;gerak&#45;cepat&#45;tindak&#45;aduan&#45;bangunan&#45;tidak&#45;sesuai&#45;imb&#45;masyarakat&#45;beri&#45;apresiasi&#45;ICu6QqKExn/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/kasudin&#45;cktrp&#45;jakpus&#45;gerak&#45;cepat&#45;tindak&#45;aduan&#45;bangunan&#45;tidak&#45;sesuai&#45;imb&#45;masyarakat&#45;beri&#45;apresiasi&#45;ICu6QqKExn/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 17:50:00 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Respons cepat Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Kasudin CKTRP) Jakarta Pusat (Jakpus), Yunita Indrasti, menindaklanjuti aduan masyarakat terkait bangunan yang dikerjakan masih tidak sesuai izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dulu Izin Mendirikan Bangunan (IMB), di Jalan Tanah Abang V No. 6, Gambir, menuai apresiasi dari berbagai pihak.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Respons cepat Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Kasudin CKTRP) Jakarta Pusat (Jakpus), Yunita Indrasti, menindaklanjuti aduan masyarakat terkait bangunan yang dikerjakan masih tidak sesuai izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dulu Izin Mendirikan Bangunan (IMB), di Jalan Tanah Abang V No. 6, Gambir, menuai apresiasi dari berbagai pihak.</p><p>Diapresiasi karena kasudin bersama jajaran yang didampingi personil TNI, Polri, dan Satpol PP langsung melakukan penyegelan dan menggembok bangunan yang dikerjakan masih tidak sesuai izin tersebut, Selasa (9/6/2026).</p><p>Koordinator Hukum dan Investigasi NGO/LSM Jaring Pelaksana Antisipasi Keamanan (Jalak), Syahroni, mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan pihak Sudin CKTRP Jakpus.</p><p>"Kami mengapresiasi tindakan nyata Ibu Kasudin bersama jajaran yang langsung melakukan penyegelan. Ini menunjukkan adanya keseriusan dalam merespons laporan masyarakat," ujar Syahroni kepada wartawan.</p><p>Bangunan tersebut diketahui pernah disegel lantaran dibangun tidak sesuai IMB. Namun, aktivitas pembangunan masih terus berlangsung tanpa sepengetahuan petugas.&nbsp;</p><p>"Bangunan itu sebelumnya sudah disegel karena dibangun tidak sesuai IMB. Namun pengerjaan tetap berjalan, tidak diketahui petugas," kata Syahroni.</p><p>Karena dikerjakan masih tidak sesuai IMB dan tanpa sepengetahuan petugas, lanjut Syahroni, pihaknya pun melaporkannya. Kini, bangunan telah digembok dan para tukang sudah disuruh keluar dari proyek agar tidak melanjutkan membangun.</p><p>Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawasi agar tidak ada aktifitas pembangunan. "Akan terus kita awasi, jangan sampai pengerjaan bangunan berlanjut karena masih tidak sesuai IMB," pungkas Syahroni.</p><p>Langkah cepat yang dilakukan Kasudin CKTRP Jakpus diharapkan menjadi sinyal kuat bahwa setiap pelanggaran aturan pembangunan akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>Selain itu, pengawasan yang ketat juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban lingkungan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/kasudin-cktrp-jakpus-gerak-cepat-tindak-aduan-bangunan-tidak-sesuai-imb-masyarakat-beri-apresiasi_mDdxxL68rw.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dampingi Wagub Rano Tinjau Korban Kebakaran Pasar Jiung, Wali Kota Arifin Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/peristiwa/dampingi&#45;wagub&#45;rano&#45;tinjau&#45;korban&#45;kebakaran&#45;jiung&#45;wali&#45;kota&#45;arifin&#45;pastikan&#45;kebutuhan&#45;pengungsi&#45;terpenuhi&#45;MiA2oB7kug/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/peristiwa/dampingi&#45;wagub&#45;rano&#45;tinjau&#45;korban&#45;kebakaran&#45;jiung&#45;wali&#45;kota&#45;arifin&#45;pastikan&#45;kebutuhan&#45;pengungsi&#45;terpenuhi&#45;MiA2oB7kug/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 02 Jun 2026 14:29:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau lokasi pengungsian korban kebakaran kawasan Pasar Jiung, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau lokasi pengungsian korban kebakaran kawasan Pasar Jiung, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).</p><p>Kedatangan Wagub menjadi bentuk respons cepat dan bukti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hadir untuk warga yang mengalami bencana. Sekaligus memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak terpenuhi selama masa tanggap darurat.</p><p>Dalam peninjauan, Rano didampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Iqbal, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu, Kepala BAZNAS DKI Jakarta, serta jajaran Pemerintah Kota Jakarta Pusat.</p><p>Di hadapan para pengungsi, Rano menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus hadir mendampingi warga hingga proses pemulihan selesai.</p><p>Menurutnya, seluruh perangkat daerah telah dikerahkan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi, mulai dari tempat tinggal sementara, layanan kesehatan, makanan, hingga dukungan psikososial bagi anak-anak dan kelompok rentan.</p><p>Selain meninjau fasilitas yang tersedia, Rano mendengarkan langsung berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi warga pascakebakaran.</p><p>Masukan dari masyarakat menjadi bahan penting dalam menentukan langkah penanganan dan pemulihan yang lebih efektif.</p><p>"Yang terpenting saat ini adalah memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan pelayanan terbaik dan merasa aman. Pemerintah akan terus hadir sampai proses pemulihan berjalan dengan baik," tegas Rano.</p><p>Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin memastikan koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna mempercepat distribusi bantuan dan menjaga kenyamanan para pengungsi.</p><p>Berbagai kebutuhan mendesak seperti makanan siap saji, kebutuhan bayi, selimut, matras, serta perlengkapan pokok lainnya telah disalurkan kepada warga terdampak.</p><p>Arifin juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.</p><p>Menurutnya, kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah terulangnya musibah serupa.</p><p>"Kita harus menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat bersama untuk lebih waspada. Pencegahan adalah langkah terbaik agar kejadian serupa tidak kembali terjadi," ujarnya.</p><p>Musibah kebakaran yang melanda kawasan Jiung tidak hanya menyisakan kerugian materiil, tetapi juga meninggalkan duka bagi ratusan warga yang kehilangan tempat tinggal.</p><p>Namun, di tengah situasi sulit tersebut, kehadiran pemerintah dan berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan rasa aman sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.</p><p>Berdasarkan data sementara, kebakaran kawasan Jiung, Kemayoran pada Senin malam (1/6/2026), berdampak pada 345 kepala keluarga (KK) atau 679 jiwa, terdiri dari 326 laki-laki dan 353 perempuan.</p><p>Diantaranya, 35 lanjut usia (lansia), 90 balita, 53 anak usia sekolah dasar, 60 anak usia sekolah menengah pertama, 22 remaja usia sekolah menengah kejuruan, serta 414 warga dewasa, termasuk ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus.</p><p>Besarnya jumlah warga terdampak mendorong pemerintah bergerak cepat dengan mendirikan posko pengungsian yang dilengkapi layanan kesehatan, dapur umum, distribusi logistik, hingga pendampingan psikososial.</p><p>Langkah tersebut dilakukan agar para korban tetap memperoleh perlindungan dan pelayanan yang layak selama berada di pengungsian.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir062026/dampingi-wagub-rano-tinjau-korban-kebakaran-jiung-wali-kota-arifin-pastikan-kebutuhan-pengungsi-terpenuhi_RO2CpoGti4.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Senyum Sumringah Warga Sambut Kurban Iduladha 1447 BRI KC Mabes TNI Cilangkap di Pasar Minggu</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/senyum&#45;sumringah&#45;warga&#45;sambut&#45;kurban&#45;iduladha&#45;1447&#45;bri&#45;kc&#45;mabes&#45;tni&#45;cilangkap&#45;di&#45;pasar&#45;minggu&#45;3lNjeT3piC/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/senyum&#45;sumringah&#45;warga&#45;sambut&#45;kurban&#45;iduladha&#45;1447&#45;bri&#45;kc&#45;mabes&#45;tni&#45;cilangkap&#45;di&#45;pasar&#45;minggu&#45;3lNjeT3piC/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 28 May 2026 19:40:13 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Hawdhi Khadijah]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta Selatan – Suasana hangat Iduladha Hari Raya Iduladha, 10 Dzulhijjah 1447 H (27 Mei 2026) terasa di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ketika Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Mabes TNI Cilangkap menyalurkan satu ekor sapi kurban kepada masyarakat melalui program sosial Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN. Bantuan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari ibadah kurban, tetapi juga menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang selama ini berkontribusi menjaga lingkungan, khususnya para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta Selatan</strong> – Suasana hangat Iduladha Hari Raya Iduladha, 10 Dzulhijjah 1447 H (27 Mei 2026) terasa di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ketika Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang (KC) Mabes TNI Cilangkap menyalurkan satu ekor sapi kurban kepada masyarakat melalui program sosial Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN. Bantuan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari ibadah kurban, tetapi juga menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang selama ini berkontribusi menjaga lingkungan, khususnya para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).</p><p>Prosesi penyembelihan dan pendistribusian daging kurban berlangsung penuh kebersamaan. Pimpinan BRI KC Mabes TNI Cilangkap, Pranathan Triatmojo, bersama panitia kurban dan perwakilan YBM BRILiaN turut terlibat langsung dalam proses pemotongan, penimbangan, hingga pembagian daging kepada warga penerima manfaat.</p><p>Pranathan mengatakan, pelaksanaan ibadah kurban merupakan momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara BRI dan masyarakat.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1783169627_ed92ccfc4fd51390c12f.jpg"></figure><p><i><sup>Panitia sedang menyalurkan daging sapi kurban kepada warga yang diselenggarakan oleh BRIKC Mabes TNI Cilangkap di Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Rabu (27/7/2026). [</sup><strong><sup>METROJAKARTANEWS.ID / BRIKC]</sup></strong></i></p><p>"Kami tidak ingin kurban berhenti sebagai seremonial saja. Iduladha adalah ruang untuk menguatkan kepedulian sosial dan kebersamaan antara BRI dengan masyarakat," ujar Pranathan di sela kegiatan, Kamis (28/7/2026).</p><p>Ia menjelaskan, penyaluran hewan kurban tahun ini diprioritaskan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk petugas PPSU di wilayah Pasar Minggu, warga sekitar, anak-anak panti asuhan, serta para santri di pondok pesantren.</p><p>Menurutnya, semangat berbagi yang menjadi nilai utama Iduladha diharapkan terus tumbuh melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>"Melalui Iduladha ini kami berharap semangat berbagi terus hidup. BRI KC Mabes TNI Cilangkap akan konsisten mendukung kegiatan sosial yang memberi dampak nyata bagi masyarakat," katanya.</p><p>Ratusan paket daging kurban kemudian didistribusikan kepada para penerima manfaat. Bagi sebagian warga, bantuan tersebut menjadi pelengkap kebahagiaan Iduladha yang dapat dinikmati bersama keluarga.</p><p>Melalui program YBM BRILiaN, BRI KC Mabes TNI Cilangkap menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang tidak hanya berorientasi pada bantuan materi, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan di tengah masyarakat.</p><p><strong>[Redaktur: Abdul Manan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir072026/senyum-sumringah-warga-sambut-kurban-iduladha-1447-bri-kc-mabes-tni-cilangkap-di-pasar-minggu_iy9y9W1jvI.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>UKW PWI Jaya Angkatan ke&#45;65 Cetak Sejarah, 32 Peserta Lulus 100 Persen</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/peristiwa/ukw&#45;pwi&#45;jaya&#45;angkatan&#45;ke&#45;65&#45;cetak&#45;sejarah&#45;32&#45;peserta&#45;lulus&#45;100&#45;persen&#45;K70y73v3kq/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/peristiwa/ukw&#45;pwi&#45;jaya&#45;angkatan&#45;ke&#45;65&#45;cetak&#45;sejarah&#45;32&#45;peserta&#45;lulus&#45;100&#45;persen&#45;K70y73v3kq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 26 May 2026 15:02:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke&#45;65 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya mencatatkan capaian membanggakan. Sebanyak 32 peserta yang mengikuti UKW pada 25–26 Mei 2027 seluruhnya dinyatakan kompeten, menjadikan tingkat kelulusan mencapai 100 persen.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | </strong>Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-65 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya mencatatkan capaian membanggakan. Sebanyak 32 peserta yang mengikuti UKW pada 25–26 Mei 2027 seluruhnya dinyatakan kompeten, menjadikan tingkat kelulusan mencapai 100 persen.</p><p>Prestasi tersebut menjadi yang pertama dalam pelaksanaan UKW pada masa kepengurusan PWI Jaya periode 2024–2029 di bawah kepemimpinan Kesit Budi Handoyo.</p><p>Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Besar (RSGB), Kompleks Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat itu digelar secara mandiri. Seluruh peserta membiayai sendiri keikutsertaan mereka sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas jurnalistik.</p><p>Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menilai UKW mandiri memiliki tantangan tersendiri karena peserta mengikuti uji kompetensi atas kesadaran dan tanggung jawab pribadi.</p><p>“Ini UKW mandiri. Peserta membayar sendiri biaya UKW-nya. Karena itu tekanannya lebih kuat. Mereka datang dengan keseriusan dan tanggung jawab untuk benar-benar lulus kompetensi,” ujar Kesit.</p><p>Ditegaskan, UKW bukan sekadar sarana memperoleh sertifikat kompetensi, melainkan bagian penting dalam menjaga kualitas dan profesionalisme insan pers di tengah derasnya arus informasi digital.</p><p>“Kompetensi wartawan harus terus dijaga. Pers yang sehat lahir dari wartawan yang profesional, memahami kode etik, dan bekerja sesuai standar jurnalistik,” tegasnya.</p><p>Hasil UKW diumumkan oleh penguji Tb Adhi pada penutupan kegiatan. Dari total 32 peserta yang mengikuti ujian, sebanyak 26 peserta dinyatakan kompeten pada kategori Muda, empat peserta kategori Madya, dan dua peserta kategori Utama.</p><p>Pelaksanaan UKW Angkatan ke-65 melibatkan tujuh penguji berpengalaman. Kategori Utama diuji oleh Aljufri Alkatiri, kategori Madya oleh Diapari Sibatangkayu, sementara kategori Muda ditangani oleh Kesit Budi Handoyo, A.R. Loebis, Tb Adhi, Rabiatun Drakel, dan Kadirah.</p><p>Menurut Aljufri Alkatiri, penilaian pada jenjang Utama tidak hanya menguji kemampuan teknis jurnalistik, tetapi juga visi kepemimpinan dan kapasitas manajerial redaksional peserta.</p><p>“Di tingkat utama, penekanannya lebih kepada visi, pemahaman manajerial redaksional, serta kemampuan perencanaan dalam mengelola media dan ruang redaksi,” jelasnya.</p><p>Ketua Pelaksana UKW Angkatan ke-65, Arman Suparman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.</p><p>“Alhamdulillah seluruh rangkaian UKW berjalan lancar. Terima kasih kepada para penguji, peserta, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan UKW ini,” katanya.</p><p>Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat atas dukungan fasilitas tempat pelaksanaan kegiatan, serta kepada Ketua Pokja PWI Jakarta Pusat, Helmi, yang turut membantu koordinasi dan dukungan penyelenggaraan UKW.</p><p>Salah satu peserta, Guruh Nara Persada, mengungkapkan bahwa pelaksanaan UKW kali ini berlangsung ketat dan menguras energi. Selama dua hari, peserta menjalani serangkaian materi uji, mulai dari wawancara, penulisan berita, penyuntingan naskah, hingga pemahaman Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.</p><p>“UKW kali ini benar-benar ketat dan melelahkan. Semua peserta harus fokus dari awal sampai akhir. Bahkan ada peserta yang sampai minum obat karena kelelahan,” ujarnya.</p><p>Keberhasilan seluruh peserta meraih predikat kompeten mendapat apresiasi dari jajaran penguji dan pengurus PWI Jaya. Capaian tersebut dinilai mencerminkan semakin tingginya kesadaran wartawan terhadap pentingnya standar kompetensi, integritas, dan etika profesi dalam menjalankan tugas jurnalistik.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/ukw-pwi-jaya-angkatan-ke-65-cetak-sejarah-32-peserta-lulus-100-persen_cMH8Wvl1a3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wali Kota Arifin Pastikan Penataan Kebon Kacang 30 Berlanjut, Dari Semrawut Menjadi Asri</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/wali&#45;kota&#45;arifin&#45;pastikan&#45;penataan&#45;kebon&#45;kacang&#45;30&#45;berlanjut&#45;dari&#45;semrawut&#45;menjadi&#45;asri&#45;W5iN72f11y/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/wali&#45;kota&#45;arifin&#45;pastikan&#45;penataan&#45;kebon&#45;kacang&#45;30&#45;berlanjut&#45;dari&#45;semrawut&#45;menjadi&#45;asri&#45;W5iN72f11y/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 26 May 2026 08:42:02 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Wajah kawasan Jalan Kebon Kacang 30, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) kini mulai berubah drastis. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi pedagang di bantaran kali hingga badan jalan itu perlahan disulap menjadi ruang hijau yang tertata, asri, dan nyaman bagi warga.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Wajah kawasan Jalan Kebon Kacang 30, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) kini mulai berubah drastis. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi pedagang di bantaran kali hingga badan jalan itu perlahan disulap menjadi ruang hijau yang tertata, asri, dan nyaman bagi warga.</p><p>Perubahan tersebut ditinjau langsung oleh Wali Kota Jakpus, Arifin, bersama Camat Tanah Abang, Dwiarti Indriani Utami, dan jajaran dinas terkait saat meninjau penataan kawasan, Selasa (26/5/2026).</p><p>Penataan merupakan bagian dari program mempercantik lingkungan perkotaan sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan jalur hijau dengan penanaman pohon tabebuya yang diharapkan menjadi ikon baru kawasan tersebut.</p><p>“Dulu kawasan ini dipenuhi pedagang di sisi kali dan badan jalan. Sekarang sudah mulai berubah menjadi media taman yang ditanami pohon tabebuya. Saat tumbuh dan berbunga nanti, kawasan ini akan semakin indah dan mempercantik area belakang Plaza Indonesia, khususnya Jalan Kebon Kacang 30,” ujar Arifin.</p><p>Tak hanya memperbanyak ruang hijau, Pemkot Jakpus melakukan penertiban sejumlah fasilitas yang mengganggu estetika kawasan. Salah satunya dengan membongkar tiang mikrocell atau menara BTS yang berdiri di pinggir kali setelah melalui tahapan peringatan sesuai ketentuan.</p><p>Arifin memastikan, penataan akan terus berlanjut dengan pembangunan bak media taman, penanaman pohon berukuran besar, serta pemasangan pagar di sepanjang jalur hijau guna menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan menarik.</p><p>Menurutnya, keberhasilan penataan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan yang telah dibangun.</p><p>“Kalau sebuah kampung ditata dengan baik, masyarakat pasti gembira. Karena itu warga juga harus ikut menjaga dan merawat lingkungannya,” katanya.</p><p>Selain mempercantik kawasan, Pemkot Jakpus berencana meningkatkan kualitas infrastruktur melalui pengaspalan jalan dan penataan lalu lintas agar mobilitas warga menjadi lebih aman dan tertib.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Arifin kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan median jalan sebagai tempat parkir kendaraan. Ia menegaskan bahwa median jalan diperuntukkan bagi fungsi lalu lintas dan bukan area parkir.</p><p>“Kalau masih ada kendaraan yang parkir di median jalan, kami tidak akan segan melakukan penertiban dan pengangkutan kendaraan. Jangan sampai masyarakat menjadi korban karena tetap parkir di lokasi yang dilarang,” tegasnya.</p><p>Dengan penataan yang terus berkelanjutan, Jalan Kebon Kacang 30 diharapkan menjadi contoh kawasan permukiman perkotaan yang tertib, hijau, dan nyaman, sekaligus menghadirkan wajah baru Jakarta yang lebih indah dan ramah bagi masyarakat.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/wali-kota-arifin-pastikan-penataan-kebon-kacang-30-berlanjut-dari-semrawut-menjadi-asri_m8Nwonk3Xi.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>UKW PWI Jaya ke&#45;65 Digelar di Jakpus, Wali Kota Arifin Tekankan Akurasi dan Profesionalisme Wartawan</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/ukw&#45;pwi&#45;jaya&#45;ke&#45;65&#45;digelar&#45;di&#45;jakpus&#45;wali&#45;kota&#45;arifin&#45;tekankan&#45;akurasi&#45;dan&#45;profesionalisme&#45;wartawan&#45;O8Tab4f67Y/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/ukw&#45;pwi&#45;jaya&#45;ke&#45;65&#45;digelar&#45;di&#45;jakpus&#45;wali&#45;kota&#45;arifin&#45;tekankan&#45;akurasi&#45;dan&#45;profesionalisme&#45;wartawan&#45;O8Tab4f67Y/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 25 May 2026 11:47:27 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jaya kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke&#45;65 selama dua hari, 25–26 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Serbaguna Besar (RSGB) Kantor Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus), Jalan Tanah Abang I No. 1, Gambir.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | </strong>Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jaya kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-65 selama dua hari, 25–26 Mei 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Serbaguna Besar (RSGB) Kantor Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus), Jalan Tanah Abang I No. 1, Gambir.</p><p>Kegiatan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan kompetensi wartawan di tengah derasnya arus informasi di era digital.</p><p>Sebanyak 35 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Bangka Belitung hingga Pekanbaru, mengikuti UKW kali ini. Mayoritas peserta mengikuti jenjang UKW tingkat Muda. Sementara tingkat Madya, diikuti oleh dua peserta.</p><p>Ketua PWI DKI Jaya, Kesit Handoyo, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakpus, yang telah memberikan dukungan fasilitas untuk penyelenggaraan UKW.</p><p>"Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Jakarta Pusat, Bapak Arifin, yang telah memfasilitasi penggunaan Ruang Serbaguna Besar Kantor Wali Kota Jakarta Pusat untuk pelaksanaan UKW angkatan ke-65 ini," ujar Kesit saat membuka kegiatan, Senin (25/5/2026).</p><p>Kesit menegaskan bahwa peserta UKW berasal dari perusahaan media yang memenuhi ketentuan administrasi serta standar perusahaan pers yang jelas.</p><p>Menurutnya, media yang mengirimkan wartawannya mengikuti UKW wajib berbadan hukum dan memiliki struktur redaksi yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.</p><p>"Media harus memiliki penanggung jawab atau pemimpin redaksi yang telah mengantongi sertifikat UKW Utama, memiliki kantor redaksi dengan alamat yang jelas, serta struktur redaksi yang lengkap. Jika persyaratan tersebut terpenuhi, maka wartawannya dapat mengikuti UKW," tegasnya.</p><p>Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jenjang UKW terdiri dari tingkat Muda, Madya, dan Utama. Wartawan yang telah lulus UKW Muda harus menunggu tiga tahun untuk dapat mengikuti UKW Madya. Sementara dari jenjang Madya menuju Utama memerlukan masa tunggu sekitar dua tahun.</p><p>Kberadaan UKW, tambahnya, sangat penting untuk menjaga kualitas dan integritas insan pers, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang membuat penyebaran informasi berlangsung semakin cepat.</p><p>Sementara itu, Wali Kota Arifin secara resmi membuka kegiatan tersebut dan menyambut baik pelaksanaan UKW di lingkungan Kantor Wali Kota Jakpus.</p><p>"Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta UKW. Saat ini hampir semua profesi membutuhkan sertifikasi kompetensi, termasuk profesi wartawan," kata Arifin.</p><p>Arifin menilai kompetensi dan profesionalisme wartawan menjadi kebutuhan penting di era digital. Meski kecepatan informasi semakin tinggi, ia mengingatkan bahwa akurasi dan verifikasi berita harus tetap menjadi prioritas utama.</p><p>Dalam kesempatan itu, Arifin juga mengenang pengalamannya saat bertugas di bidang humas dan protokol Pemerintah Kota Jakarta Barat pada 2003. Saat itu, media cetak masih menjadi sumber utama informasi yang setiap hari dikliping dan disampaikan kepada pimpinan daerah.</p><p>"Dulu media cetak sangat dominan. Setiap pagi kami mengumpulkan dan mengkliping berita-berita terkait Jakarta Barat untuk diberikan kepada wali kota dan jajaran. Sekarang, di era digital, informasi bergerak jauh lebih cepat dan berita harus tetap akurat meskipun disajikan melalui platform online," ungkapnya.</p><p>Arifin menambahkan, sinergi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakpus dan Kelompok Kerja (Pokja) PWI Jakarta Pusat selama ini telah berjalan baik dan memberikan kontribusi positif dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.</p><p>"Kami merasa sangat terbantu dengan informasi yang cepat dan terbarukan dari rekan-rekan media. Sinergi ini harus terus diperkuat, termasuk melalui kritik dan masukan yang konstruktif demi membangun Jakarta Pusat yang lebih baik," pungkasnya.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/ukw-pwi-jaya-ke-65-digelar-di-jakpus-wali-kota-arifin-tekankan-akurasi-dan-profesionalisme-wartawan_0ct2aGK5tJ.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wali Kota Arifin Pastikan Sekolah Swasta Gratis Berjalan Optimal, Siswa YP IPPI Tak Lagi Bayar Biaya Pendidikan</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/wali&#45;kota&#45;arifin&#45;pastikan&#45;sekolah&#45;swasta&#45;gratis&#45;berjalan&#45;optimal&#45;siswa&#45;yp&#45;ippi&#45;tak&#45;lagi&#45;bayar&#45;biaya&#45;pendidikan&#45;r0WpXgTboP/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/wali&#45;kota&#45;arifin&#45;pastikan&#45;sekolah&#45;swasta&#45;gratis&#45;berjalan&#45;optimal&#45;siswa&#45;yp&#45;ippi&#45;tak&#45;lagi&#45;bayar&#45;biaya&#45;pendidikan&#45;r0WpXgTboP/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 22 May 2026 16:20:03 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, meninjau pelaksanaan program sekolah swasta gratis di SMK IT YP IPPI Petojo, Jalan Petojo Barat IV No. 24, RT 4/RW 4, Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jumat (22/5/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, meninjau pelaksanaan program sekolah swasta gratis di SMK IT YP IPPI Petojo, Jalan Petojo Barat IV No. 24, RT 4/RW 4, Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jumat (22/5/2026).</p><p>Kunjungan dilakukan untuk memastikan program pendidikan gratis yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjalan optimal, sesuai tujuan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para siswa.</p><p>Dalam kunjungan, Arifin berdialog langsung dengan pihak sekolah, tenaga pendidik, serta para siswa guna mengetahui pelaksanaan proses belajar mengajar dan dampak program sekolah gratis terhadap lingkungan pendidikan.</p><p>Turut mendampingi wali kota, Ketua Yayasan beserta jajaran pengurus YP IPPI Petojo, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Jakarta Pusat Ahmad Juhandi, Camat Gambir Muhammad Iqbal, Kepala Sekolah, para guru dan staf administrasi SMK IT YP IPPI Petojo, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Pusat, serta jajaran terkait lainnya.</p><p>Arifin menjelaskan, program sekolah swasta gratis merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh warga.</p><p>Hingga tahun 2026, program tersebut telah menjangkau 103 sekolah swasta di Jakarta.<br>Khusus di Jakarta Pusat, terdapat 18 sekolah yang masuk dalam program sekolah swasta gratis, dan salah satunya adalah YP IPPI.</p><p>"Saya ingin memastikan bahwa para siswa benar-benar tidak lagi dibebani biaya pendidikan. Tadi saya sudah bertanya langsung kepada siswa, dan mereka menyampaikan bahwa memang sudah tidak ada lagi biaya yang harus dikeluarkan. Semua sudah gratis,” ujar Arifin.</p><p>Selain meninjau fasilitas sekolah dan kegiatan belajar mengajar, Arifin memberikan motivasi kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.</p><p>Menurutnya, kemudahan akses pendidikan harus dibarengi dengan semangat belajar, kedisiplinan, dan peningkatan kompetensi diri.</p><p>Ia menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat. Teknologi seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), robotika, dan digitalisasi, kata Arifin, akan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda di masa depan.</p><p>“Anak-anak harus terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan agar mampu bersaing. Perkembangan teknologi tidak bisa dihindari, sehingga perlu dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan yang baik dan berkualitas,” pungkasnya.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/wali-kota-arifin-pastikan-sekolah-swasta-gratis-berjalan-optimal-siswa-yp-ippi-tak-lagi-bayar-biaya-pendidikan_Eu0H106G40.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke&#45;65 di Kantor Wali Kota Jakpus, Diikuti Peserta dari Jabodetabek hingga Babel</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/peristiwa/pwi&#45;jaya&#45;gelar&#45;ukw&#45;angkatan&#45;ke&#45;65&#45;di&#45;kantor&#45;wali&#45;kota&#45;jakpus&#45;diikuti&#45;peserta&#45;dari&#45;jabodetabek&#45;hingga&#45;babel&#45;dZ8phJ55vG/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/peristiwa/pwi&#45;jaya&#45;gelar&#45;ukw&#45;angkatan&#45;ke&#45;65&#45;di&#45;kantor&#45;wali&#45;kota&#45;jakpus&#45;diikuti&#45;peserta&#45;dari&#45;jabodetabek&#45;hingga&#45;babel&#45;dZ8phJ55vG/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 20 May 2026 19:36:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke&#45;65 yang akan berlangsung di Ruang Serbaguna Besar (RSGB) Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus), Jalan Tanah Abang I No. 1, Gambir, pada Senin hingga Selasa, 25&#45;26 Mei 2026.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | </strong>Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi DKI Jakarta (PWI Jaya) akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-65 yang akan berlangsung di Ruang Serbaguna Besar (RSGB) Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus), Jalan Tanah Abang I No. 1, Gambir, pada Senin hingga Selasa, 25-26 Mei 2026.</p><p>Sebanyak 33 peserta mengikuti UKW kali ini yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 26 peserta kategori Muda, empat peserta kategori Madya, dan tiga peserta kategori Utama.</p><p>Peserta tidak hanya berasal dari berbagai media berbadan hukum di wilayah Jabodetabek, tetapi juga datang dari Pekanbaru dan Bangka Belitung (Babel).</p><p>UKW merupakan program sertifikasi dari Dewan Pers yang bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kompetensi wartawan.</p><p>Mulai tahun 2026, PWI Jaya juga menerapkan aturan lebih ketat bagi calon anggota, yakni wajib lulus UKW sebelum mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK).</p><p>Sebelumnya, PWI Jaya terakhir menggelar UKW pada Desember 2025 bekerja sama dengan Forum Wartawan Polri dan Polda Metro Jaya.</p><p>Saat itu, UKW Angkatan ke-64 digelar di Ruang Pertemuan Polda Metro Jaya dan dibuka langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri.</p><p>Untuk pelaksanaan UKW Angkatan ke-65 ini, PWI Jaya menggandeng Pemerintah Kota Administrasi Jakpus. Kegiatan tersebut direncanakan dibuka oleh Wali Kota Arifin.</p><p>“Semoga Pak Arifin ada waktu untuk membuka resmi UKW kita,” ujar Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, di Kantor Wali Kota Jakpus, Rabu (20/5/2026) petang.</p><p>Kesit bersama jajaran pengurus PWI Jaya terus mematangkan persiapan pelaksanaan UKW mandiri Angkatan ke-65 agar berjalan lancar dan sukses.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/pwi-jaya-gelar-ukw-angkatan-ke-65-di-kantor-wali-kota-jakpus-diikuti-peserta-dari-jabodetabek-hingga-babel_ql1wl4p3C1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkot Jakpus Gencarkan Gerakan Pilah Sampah, Target Nol Kiriman ke Bantargebang</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/pemkot&#45;jakpus&#45;gencarkan&#45;gerakan&#45;pilah&#45;sampah&#45;target&#45;nol&#45;kiriman&#45;ke&#45;bantargebang&#45;418jgT5yyl/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/pemkot&#45;jakpus&#45;gencarkan&#45;gerakan&#45;pilah&#45;sampah&#45;target&#45;nol&#45;kiriman&#45;ke&#45;bantargebang&#45;418jgT5yyl/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 May 2026 17:02:18 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) terus mengintensifkan gerakan pemilahan sampah dari sumber sebagai upaya menekan ketergantungan terhadap TPST Bantargebang.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | </strong>Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) terus mengintensifkan gerakan pemilahan sampah dari sumber sebagai upaya menekan ketergantungan terhadap TPST Bantargebang.</p><p>Kali ini, sebanyak 50 perwakilan masyarakat dari Kecamatan Johar Baru mengikuti sosialisasi pembatasan pembuangan sampah yang digelar Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakpus, Selasa (19/5/2026).</p><p>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan sampah di ibu kota.</p><p>Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup (PKLH) Setko Administrasi Jakpus, Martua Sitorus, menegaskan bahwa penanganan sampah tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.</p><p>“Kalau hanya pemerintah saja yang berusaha, tentu tidak mungkin persoalan sampah ini bisa selesai. Dibutuhkan kerja sama semua pihak, mulai dari masyarakat, sekolah, pelaku usaha hingga instansi pemerintah,” ujarnya.</p><p>Menurut Martua, Pemkot Jakpus kini juga memperluas gerakan pemilahan sampah dengan melibatkan Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, hingga Sudin PPKUKM. Langkah tersebut dilakukan karena sekolah, puskesmas, dan UMKM menjadi salah satu penyumbang volume sampah yang cukup besar.</p><p>“Dalam instruksi wali kota, seluruh sektor didorong aktif memilah sampah dari sumber agar volume sampah yang dikirim ke TPST bisa ditekan secara signifikan,” katanya.</p><p>Sementara itu, Kepala Suku Dinas LH Jakpus, Slamet Riyadi, mengungkapkan bahwa pengurangan sampah ke TPST Bantargebang akan dilakukan secara bertahap.</p><p>Ia menjelaskan, mulai Agustus 2026 pemerintah menargetkan pengurangan sampah hingga 50 persen. Bahkan pada 2027, Jakarta ditargetkan tidak lagi membuang sampah ke TPST Bantargebang.</p><p>“Karena itu, kami terus menggencarkan gerakan pemilahan sampah dari rumah tangga dan lingkungan masyarakat,” jelas Slamet.</p><p>Data Sudin LH, Kecamatan Johar Baru saat ini menyumbang sekitar 50 hingga 70 ton sampah per hari ke TPST Bantargebang.</p><p>Namun, keberadaan 44 bank sampah di wilayah tersebut dinilai mulai menunjukkan hasil positif dengan mampu mengurangi hampir dua ton sampah.</p><p>Slamet optimistis, apabila jumlah bank sampah terus diperbanyak dan kesadaran masyarakat meningkat, persoalan sampah di Jakpus dapat diatasi lebih cepat.</p><p>“Semakin banyak bank sampah di lingkungan warga, maka semakin besar pula pengurangan sampah yang bisa dilakukan,” tandasnya.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/pemkot-jakpus-gencarkan-gerakan-pilah-sampah-target-nol-kiriman-ke-bantargebang_tFHq1lpagM.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kejari Jaktim Bongkar Skandal Mesin Jahit, Tiga Tersangka Dijerat Korupsi Rp4 Miliar</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/kejari&#45;jaktim&#45;bongkar&#45;skandal&#45;mesin&#45;jahit&#45;tiga&#45;tersangka&#45;dijerat&#45;korupsi&#45;rp4&#45;miliar&#45;jujaaCDQDm/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/kejari&#45;jaktim&#45;bongkar&#45;skandal&#45;mesin&#45;jahit&#45;tiga&#45;tersangka&#45;dijerat&#45;korupsi&#45;rp4&#45;miliar&#45;jujaaCDQDm/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 19 May 2026 09:14:22 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Dugaan praktik korupsi pengadaan mesin jahit di lingkungan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim) akhirnya terbongkar.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Dugaan praktik korupsi pengadaan mesin jahit di lingkungan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim) akhirnya terbongkar.</p><p>Kejaksaan Negeri (Kejari) Jaktim resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus yang diduga merugikan negara hingga lebih dari Rp4 miliar.</p><p>Penetapan tersangka dilakukan Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jaktim usai memeriksa tiga saksi pada Kamis (7/5/2026).</p><p>Ketiganya yakni IRM selaku Direktur PT SCS sebagai penyedia pengadaan mesin jahit periode 2022–2024, PAR selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tahun 2022, serta DER yang menjabat PPK pada 2023 dan 2024.</p><p>“Penyidik telah memperoleh alat bukti yang cukup sehingga status ketiga saksi dinaikkan menjadi tersangka,” keterangan resmi Kejari Jaktim, Senin (18/5/2026).</p><p>Kasus ini bermula dari proyek pengadaan mesin jahit manual untuk program penumbuhan wirausaha industri baru di Jaktim. Pada 2022, pemerintah menganggarkan Rp2,72 miliar untuk pengadaan 800 unit mesin jahit Singer tipe M1155.</p><p>Setahun kemudian, kembali dilakukan pengadaan 800 unit mesin jahit Singer tipe M1255 senilai Rp3,28 miliar, dan pada 2024 proyek serupa kembali digelar dengan anggaran Rp3,05 miliar.</p><p>Namun di balik proyek bernilai miliaran rupiah tersebut, penyidik menemukan dugaan permainan dalam proses pengadaan melalui sistem e-purchasing di katalog elektronik (e-katalog).</p><p>IRM bersama PAR diduga menyusun spesifikasi teknis, Harga Perkiraan Sendiri (HPS), hingga Kerangka Acuan Kerja (KAK) menggunakan data dari pihak penyedia, bukan berdasarkan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan. Tak hanya itu, perubahan spesifikasi teknis juga disebut dilakukan tanpa justifikasi yang sah.</p><p>Praktik tersebut diduga membuka celah terjadinya mark-up atau kemahalan harga pengadaan mesin jahit selama tiga tahun anggaran berturut-turut.</p><p>Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan DKI Jakarta, negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp4.078.551.737.</p><p>Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta ketentuan dalam KUHP terbaru.</p><p>Usai menjalani pemeriksaan, dua tersangka yakni PAR dan IRM langsung ditahan selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan. PAR ditahan di Rutan Kelas I Cipinang, sementara IRM ditahan di Rutan Kelas II Pondok Bambu hingga 6 Juni 2026.</p><p>Sementara itu, tersangka DER belum memenuhi panggilan penyidik dengan alasan sakit.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/kejari-jaktim-bongkar-skandal-mesin-jahit-tiga-tersangka-dijerat-korupsi-rp4-miliar_f65feekN6M.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Proyek SPBU Misterius di Tapos: Disinyalir Belum Berizin dan Langgar Saluran Situ Patinggi: Mudah Bikin Bangunan Liar di Kota Depok</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/proyek&#45;spbu&#45;misterius&#45;di&#45;tapos&#45;disinyalir&#45;belum&#45;berizin&#45;dan&#45;langgar&#45;saluran&#45;situ&#45;patinggi&#45;mudah&#45;bikin&#45;bangunan&#45;liar&#45;di&#45;kota&#45;depok&#45;bgvahr3fJk/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/proyek&#45;spbu&#45;misterius&#45;di&#45;tapos&#45;disinyalir&#45;belum&#45;berizin&#45;dan&#45;langgar&#45;saluran&#45;situ&#45;patinggi&#45;mudah&#45;bikin&#45;bangunan&#45;liar&#45;di&#45;kota&#45;depok&#45;bgvahr3fJk/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 18 May 2026 14:52:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Janter Han]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Tapos – Aroma sinyelemen pelanggaran aturan menyeruak dari proyek pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di pertigaan Jalan Cimanggis Boulevard – Raya Tapos, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Proyek ini&amp;nbsp; menjadi sorotan publik itu diduga belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IBM) lengkap, namun pembangunan fisiknya sudah sedang melesat.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://metrojakrtanews.id"><u>METROJAKARTANEWS.ID</u></a>, <strong>Tapos</strong> – Aroma sinyelemen pelanggaran aturan menyeruak dari proyek pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di pertigaan Jalan Cimanggis Boulevard – Raya Tapos, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Proyek ini&nbsp; menjadi sorotan publik itu diduga belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IBM) lengkap, namun pembangunan fisiknya sudah sedang melesat.</p><p>Tak hanya soal legalitas yang dipertanyakan, keberadaan tembok pembatas dan kios di area proyek juga memicu pertanyaan. Bangunan tersebut diduga menyerobot garis sempadan sungai (GSS) karena berdiri di atas saluran inlet maupun outlet Situ Patinggi, yang seharusnya menjadi area terlindungi.</p><p>Camat Tapos, Jarkasih, mengakui bahwa pihak pengembang hanya sebatas mengurus izin lingkungan di tingkat kecamatan. Setelah itu, proses berikutnya disebut masih akan berlanjut ke tahap <i>site-plan</i> dan perizinan utama di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1779099215_f606e5f5139fc7a6c461.jpg"></figure><p><i><sup>Tampah bagian proyek SPBU tanpa IMB yang dibangun di atas saluran Situ Patinggi yang melanggar garis sempadan di Jalan CImanggis Boulevard - Raya Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Kepala Bidang Perizinan dan Non Perizinan DPMPTSP, Elves Fatima Rebelo, SPBU ini belum mengantongi IMB. Tetapi dibiarkan oleh Pemkot Depok, Kamis (14/5/2026). [</sup></i><a href="http://metrojakrtanews.id"><i><sup><u>METROJAKARTANEWS.ID</u></sup></i></a><i><sup><u> / Janter Han]</u></sup></i></p><p>“SPBU yang di pertigaan Tapos itu sudah mengurus dokumen persetujuan lingkungan ke kami, selanjutnya mereka akan membuat site plan dan izin ke DPMPTSP Kota Depok,” ujar Jarkasih saat ditemui di Kantor Kelurahan Tapos, Senin (11/5/2026).</p><p>Jarkasih tidak berkenan menjelaskan bahwa proses IMB belum paripurna namun pembangunan SPBU sudah hampir selesai. Sehingga, Pemkot Depok diabaikan dan kehilangan pendapatan daerah. Berindikasi kuat bahwa aparatur membiarkan pembangunan SPBU ini dengan sinyalemen mendapatkan ‘uang servis’ yang menjadi hal yang terlarang di ranah tindak pidana korupsi (tipikor).</p><p>Demikian pula, Saat disinggung soal dugaan pelanggaran garis sempadan sungai, Jarkasih mengaku tidak mengetahui detailnya. Ia menegaskan, kecamatan hanya sebatas memproses administrasi awal dan bukan penentu akhir.</p><p>“Kalau pembangunan kiosnya saya tidak tahu, yang saya tahu pengajuan persetujuan lingkungannya untuk membangun SPBU,” kilahya.</p><p>Ia juga menambahkan, setelah persetujuan lingkungan diterbitkannya, seluruh keputusan menjadi tanggung jawab DPMPTSP.</p><p>“Kita kan hanya sebatas pengantar, tinggal dinas apakah mengizinkan atau tidak. Itu semua tergantung dari dinasnya,” bebernya.</p><p>Sementara itu, Kepala Bidang Perizinan dan Non Perizinan DPMPTSP Kota Depok, Elves Fatima Robelo, mengungkap fakta yang lebih mencengangkan. Berdasarkan data resmi, proyek tersebut ternyata baru memiliki <i>site-plan</i>, sedangkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)—dulu IMB—belum dikantongi.</p><p>“Dari data yang ada pada kami, yang bersangkutan sudah <i>site-plan</i>,” singkat Elves melalui perpesan tulis telepon seluler, Rabu (13/5/2026).</p><p>Fakta ini menimbulkan sorotan keras terhadap pengawasan pembangunan di Kota Depok. Jika benar konstruksi telah berlangsung sebelum seluruh izin utama diterbitkan, maka ada potensi pelanggaran administratif hingga tata ruang yang tak boleh dianggap sepele.</p><p>Publik kini menanti ketegasan pemerintah kota dan DPMPTSP untuk menelusuri apakah proyek SPBU tersebut sekadar terburu-buru secara administratif, atau justru menjadi contoh lemahnya pengawasan pembangunan di wilayah Tapos. Di tengah ancaman terhadap lingkungan Situ Patinggi, pertanyaan besarnya sederhana: aturan sedang ditegakkan, atau justru sedang diabaikan?</p><p><strong>[Redaktur: Hendrik I Raseukiy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/proyek-spbu-misterius-di-tapos-disinyalir-belum-berizin-dan-langgar-saluran-situ-patinggi-mudah-bikin-bangunan-liar-di-kota-depok_JmbxB1N66O.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Polisi Ringkus Pelaku Begal Bersenjata Tajam di Palmerah Jakarta Barat</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/polisi&#45;ringkus&#45;pelaku&#45;begal&#45;bersenjata&#45;tajam&#45;di&#45;palmerah&#45;jakarta&#45;barat&#45;fmx0Rem7t6/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/polisi&#45;ringkus&#45;pelaku&#45;begal&#45;bersenjata&#45;tajam&#45;di&#45;palmerah&#45;jakarta&#45;barat&#45;fmx0Rem7t6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 13 May 2026 13:45:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Alex Julianto]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTA.WAHANANEWS.CO &#45; Kepolisian berhasil meringkus seorang pelaku dari komplotan begal bersenjata tajam yang beraksi di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (4/5/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTA.WAHANANEWS.CO -</strong> Kepolisian berhasil meringkus seorang pelaku dari komplotan begal bersenjata tajam yang beraksi di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Senin (4/5/2026).</p><p>"Perlu kami sampaikan kejadian curas (pencurian dengan kekerasan) yang terjadi di pinggir tol Kebun Jeruk itu sudah dilakukan pengungkapan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/5/2026).</p><p>Budi mengatakan, dua pelaku dari komplotan kriminal tersebut hingga kini masih buron atau dalam pengejaran polisi.</p><p>"Nanti akan kami rilis pada rekan-rekan, jadi terhadap tiga pelaku, satu pelaku sudah dapat diamankan," tutur Budi.</p><p>Sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, Senin (4/5) dini hari, dengan pelaku merampas kendaraan dan ponsel korban usai melukai korban.</p><p>Dalam video viral yang diunggah akun Instagram @info.kebonjeruk, nampak korban tengah memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan.</p><p>Tak lama berselang, segerombolan pelaku bersepeda motor menghampiri korban dan salah satunya mengeluarkan senjata tajam hingga mengancam korban.</p><p>Dalam keterangan video, korban disebut mengalami luka bacok hingga kehilangan ponsel dan juga sepeda motor usai dirampas komplotan begal itu.</p><p><strong>[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/polisi-ringkus-pelaku-begal-bersenjata-tajam-di-palmerah-jakarta-barat_emqWLDGxI3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Longsor Ancam Permukiman, Warga Tagih Tanggung Jawab Developer Diamond Lake Side</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/longsor&#45;ancam&#45;permukiman&#45;warga&#45;tagih&#45;tanggung&#45;jawab&#45;developer&#45;diamond&#45;lake&#45;side&#45;90km9YiwGo/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/longsor&#45;ancam&#45;permukiman&#45;warga&#45;tagih&#45;tanggung&#45;jawab&#45;developer&#45;diamond&#45;lake&#45;side&#45;90km9YiwGo/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 12:40:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Janter Han]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.CO, Sawangan — Ambrolnya tebing di Perumahan Diamond Lake Side, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, menimbulkan keresahan warga.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>METROJAKARTANEWS.CO, <strong>Sawangan</strong> — Ambrolnya tebing di Perumahan Diamond Lake Side, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, menimbulkan keresahan warga.&nbsp;</p><p>Dua unit rumah dilaporkan amblas akibat longsor yang terjadi di kawasan tersebut dan dikhawatirkan mengancam keselamatan penghuni.</p><p>Ketua RT09/02 Kelurahan Pasir Putih, Hilman, mendesak pihak developer segera melakukan perbaikan permanen di lokasi longsor. Selain itu, warga juga meminta proses serah terima aset perumahan kepada Pemerintah Kota Depok dipercepat agar penanganan dapat dilakukan lebih optimal.</p><p>“Lantaran longsor itu menyangkut nyawa manusia, warga berharap pihak developer segera melakukan mitigasi dengan membuat turap baru,” ujar Hilman, Kamis (7/5/2026).</p><p>Hilman mengatakan dirinya pertama kali menerima informasi longsor pada Kamis (30/4) malam. Kejadian tersebut sempat memicu kepanikan warga karena lokasi longsor berada sangat dekat dengan rumah penduduk.</p><p><br>Keesokan harinya, warga bersama pengurus lingkungan melakukan mitigasi darurat secara swadaya dengan memasang cerucuk bambu di area tebing yang rawan runtuh.</p><p><br>“Besoknya hari Jumat siang, saya beserta warga melakukan mitigasi dan bergotong royong dengan memasang cerucuk bambu secara swadaya guna meminimalisir longsor lanjutan,” katanya.</p><p><br>Menurut Hilman, langkah darurat itu dilakukan karena belum terlihat adanya penanganan permanen dari pihak terkait setelah kejadian longsor. Warga khawatir kondisi tanah yang labil dapat memicu longsor susulan, terutama saat hujan deras kembali turun.</p><p>Ia mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, mulai dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), lurah, hingga camat untuk meminta bantuan penanganan dari pemerintah daerah.</p><p>“Sudah saya sampaikan mulai dari LPM, lurah dan camat,” ucapnya.<br>Warga berharap Pemerintah Kota Depok segera turun tangan mengingat longsor berpotensi membahayakan keselamatan penghuni di sekitar lokasi kejadian.<br>Hilman juga menyebut Wali Kota Depok, Supian Suri, sempat dijadwalkan meninjau lokasi longsor pada Selasa lalu. Namun agenda tersebut batal terlaksana.</p><p>Meski belum ada penanganan langsung dari pemerintah kota maupun developer, Hilman mengatakan pihak pengembang telah memberikan respons awal terkait rencana perbaikan.</p><p>“Developer sudah respons. Rencananya Jumat ini pihak developer akan memperbaiki longsor dengan memasang turap, itu yang akan kita kawal,” ujarnya.</p><p>Selain persoalan longsor, warga turut menyoroti belum tuntasnya proses serah terima aset perumahan kepada Pemerintah Kota Depok. Menurut warga, kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam percepatan penanganan bencana maupun infrastruktur di kawasan perumahan.</p><p>Hilman mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, aset perumahan sebelumnya memang belum diserahkan kepada pemerintah kota. Namun, ia memperoleh kabar bahwa proses serah terima mulai dilakukan pada Selasa lalu.</p><p>“Pihak developer memang belum melakukan serah terima aset, tapi dari informasi yang saya terima hari Selasa itu sudah diserahkan ke Pemkot,” paparnya.</p><p>Warga berharap pembangunan turap permanen dapat segera direalisasikan sebagai solusi jangka panjang untuk mencegah longsor kembali terjadi. Mereka menilai pemasangan cerucuk bambu hanya bersifat sementara dan tidak cukup kuat menahan tekanan tanah saat curah hujan tinggi.</p><p>Warga Diamond Lake Side juga menegaskan akan terus mengawal proses penanganan longsor hingga benar-benar selesai.</p><p>“Jadi ketika ada bencana seperti ini, ke depannya kita bisa langsung meminta penanganan kepada Pemkot Depok. Harapan kita seperti itu,” kata Hilman.<br>Di tengah berkembangnya berbagai spekulasi, Hilman turut meluruskan informasi yang beredar terkait dugaan penyebab longsor. Ia menegaskan peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan Putri Duyung Waterboom.</p><p>“Kejadian itu tidak ada kaitannya dengan Putri Duyung. Kami hanya fokus pada penanganan longsor oleh developer maupun Pemkot Depok,” tegasnya.</p><p>[Redaktur: Teunku Isnain Jroh]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/longsor-ancam-permukiman-warga-tagih-tanggung-jawab-developer-diamond-lake-side_qxQgf2zQv8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Gubernur DKI Segera Umumkan Tarif Transjabodetabek Rute Bandara Soekarno Hatta–Blok M</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/gubernur&#45;dki&#45;segera&#45;umumkan&#45;tarif&#45;transjabodetabek&#45;rute&#45;bandara&#45;soekarno&#45;hattablok&#45;m&#45;x9Bt8lQiL2/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/gubernur&#45;dki&#45;segera&#45;umumkan&#45;tarif&#45;transjabodetabek&#45;rute&#45;bandara&#45;soekarno&#45;hattablok&#45;m&#45;x9Bt8lQiL2/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 08 May 2026 12:19:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Alex Julianto]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTA.WAHANANEWS.CO &#45; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo segera mengumumkan tarif Transjabodetabek untuk rute Bandara Soekarno&#45;Hatta–Blok M.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTA.WAHANANEWS.CO -</strong> Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo segera mengumumkan tarif Transjabodetabek untuk rute Bandara Soekarno-Hatta–Blok M.</p><p>“Tarif TJ pada waktu saya secara resmi mencanangkan, pada waktu itu dikasih period untuk tiga bulan. Dan tiga bulan kan belum selesai, baru akan selesai, dan segera akan kita putuskan untuk itu,” ungkap Pramono di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).</p><p>Pramono menegaskan, bahwa tarif baru tersebut nantinya hanya dikhususkan untuk rute Bandara Soekarno Hatta-Blok M.</p><p>Sementara, tarif untuk Transjakarta dan Transjabodetabek lainnya masih sama yakni Rp2.000 pada 05.00 hingga 07.00 WIB, dan Rp3.500 di atas pukul 07.00 WIB.</p><p>“Kenapa yang Soekarno Hatta berbeda? Yang pertama karena jauh, perhentiannya banyak, parkir di sananya juga cost-nya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain,” papar Pramono.</p><p>Oleh karena itu ia mengatakan pengeluaran khusus rute tersebut cukup berbeda dari rute lainnya. Untuk itu, perlu diterapkan tarif khusus.</p><p>Pramono mengatakan hal ini dilakukan agar beban biaya subsidi untuk rute tersebut tak terlalu tinggi.</p><p>Sebelumnya pada 12 Maret lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek SH2 tujuan Blok M-Bandara Soekarno Hatta (Soetta).</p><p>Adapun rute tersebut akan berhenti di 23 titik dengan durasi perjalanan kurang lebih 121 menit. Rute ini memiliki panjang lintasan 65,1 kilometer.</p><p>Sebanyak 14 bus akan disediakan untuk rute tersebut. Sementara waktu tunggu atau headway rute ini sekitar 10 sampai 20 menit.</p><p>Bus khusus rute ini juga menyediakan tempat koper untuk memudahkan para pengguna.</p><p><strong>[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir052026/gubernur-dki-segera-umumkan-tarif-transjabodetabek-rute-bandara-soekarno-hattablok-m_2muv2P306x.jpeg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Warga Negara Inggris Mati di Kantor  Imigrasi Kota Depok</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/warga&#45;negara&#45;inggris&#45;mati&#45;di&#45;kantor&#45;imigrasi&#45;kota&#45;depok&#45;nlEin0OcLm/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/warga&#45;negara&#45;inggris&#45;mati&#45;di&#45;kantor&#45;imigrasi&#45;kota&#45;depok&#45;nlEin0OcLm/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 21 Apr 2026 19:01:07 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Jenter Han]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Kota Depok– Seorang warga negara DJR (54) Inggris diduga mati akibat tergantung di teralis ventilasi toilet bui di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Kota Depok, Selasa petang, (21/4/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://metrojakartanews.id"><u>METROJAKARTANEWS.ID</u></a>, <strong>Kota Depo</strong>k– Seorang warga negara DJR (54) Inggris diduga mati akibat tergantung di teralis ventilasi toilet bui di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Kota Depok, Selasa petang, (21/4/2026).</p><p>Peristiwa tewasnya WNA Inggris itu terjadi sehari setelah dilakukan penangkapan&nbsp; karena diduga melanggar izin tinggal.&nbsp;</p><p>"Iya, benar," sebut polan dari Direktorat Jenderal Imigrasi</p><p>Pantauan di lokasi sekira pukul 18.00 WIB, petugas keamanan Kantor Imigrasi menutup pintu gerbang. Dan, di areal tersebut terdapat sejumlah anggota dan tim inafis Polres Metro Depok.&nbsp;</p><p>Tak lama berselang, satu persatu anggota tim inafis masuk ke Kantor Imigrasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).&nbsp;</p><p>Setelah beberapa jam berselang, mobil inafis dan ambulance keluar dari Kantor Imigrasi Depok. <a href="http://metrojakartanews.id"><u>MetroJakartaNews.id</u></a> belum mendapatkan konfirmasi untuk peristiwa ini.&nbsp;</p><p>Kepala Hubungan Pers Polres Metro Depok AKP Made Budi beri konfirmasi kepada pers soal peristiwa ini.&nbsp;</p><p>“Benar ada peristiwa warga Inggris yang temukan meninggal di kantor Imigrasi Kota Depok. Tergantung di teralis ventilasi toilet ruang tahanan. Masalah ini masih dalam pemeriksaan. Masih tunggu penanganan selesai,” ujar Made.&nbsp;</p><p>[Teunku Isnain Raseukiy]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/warga-negara-inggris-mati-di-kantor-imigrasi-kota-depok_2pKdwwXx8i.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Perang Lawan Ikan Sapu&#45;sapu, Wali Kota Jakpus Turun Tangan Selamatkan Ekosistem Sungai</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/perang&#45;lawan&#45;ikan&#45;sapu&#45;sapu&#45;wali&#45;kota&#45;jakpus&#45;turun&#45;tangan&#45;selamatkan&#45;ekosistem&#45;sungai&#45;5DnjtVO87c/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/perang&#45;lawan&#45;ikan&#45;sapu&#45;sapu&#45;wali&#45;kota&#45;jakpus&#45;turun&#45;tangan&#45;selamatkan&#45;ekosistem&#45;sungai&#45;5DnjtVO87c/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 12:40:57 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus) Arifin, turun langsung memimpin aksi penangkapan ikan sapu&#45;sapu di saluran air kawasan Plaza Indonesia, Jumat (17/4/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | </strong>Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus) Arifin, turun langsung memimpin aksi penangkapan ikan sapu-sapu di saluran air kawasan Plaza Indonesia, Jumat (17/4/2026).</p><p>Langkah ini menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah dalam menekan laju spesies invasif yang mengancam keseimbangan ekosistem perairan ibu kota.</p><p>Dalam kegiatan, Arifin didampingi Wakil Wali Kota Eric Phahlevi ZL, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Suprayogi, Camat Menteng Nurhelmi Savitri, serta Camat Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami.</p><p>Arifin menegaskan, pengendalian populasi ikan sapu-sapu akan terus diperluas dan diperkuat. Ia menyebut, dominasi ikan ini telah menekan keberlangsungan hidup ikan lokal.</p><p>“Ikan sapu-sapu memiliki daya tahan tinggi di air tercemar dan memangsa telur ikan lain. Akibatnya, populasi ikan lokal seperti mujair, lele, dan betok terus menurun. Kalau tidak dikendalikan, ekosistem kita bisa semakin rusak,” ujarnya.</p><p>Sebagai langkah konkret, Pemkot Jakpus mengintensifkan operasi penangkapan secara rutin, termasuk setiap Jumat pagi. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari petugas teknis, pasukan kebersihan, hingga komunitas peduli lingkungan.</p><p>Sedikitnya delapan kecamatan bergerak serentak di sejumlah titik aliran sungai, seperti kawasan sekitar Masjid Istiqlal dan Kali Ciliwung.</p><p>Tak hanya menyasar ikan dewasa, petugas juga membersihkan telur-telur ikan sapu-sapu yang menempel di dinding turap maupun dasar sungai. Menurut Arifin, langkah ini penting agar pengendalian populasi tidak bersifat sementara.</p><p>“Kalau hanya ikan dewasa yang diambil sementara telurnya dibiarkan, populasinya akan cepat kembali. Karena itu kita kejar sampai ke telurnya,” tegasnya.</p><p>Di lapangan, petugas menghadapi tantangan tersendiri. Ikan sapu-sapu kerap bersembunyi di lumpur dan celah turap. Untuk mengatasinya, dilakukan penyurutan debit air agar ikan lebih mudah terlihat. Alat sederhana seperti bambu juga dimanfaatkan untuk mengeluarkan ikan dari persembunyiannya.</p><p>Arifin turut menekankan pentingnya penanganan pasca-penangkapan. Ikan yang tertangkap harus dimatikan dan dikubur di lokasi yang telah ditentukan dengan pengawasan ketat guna mencegah penyalahgunaan, termasuk dijual kembali untuk konsumsi.</p><p>Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan sapu-sapu. Berdasarkan kajian, ikan tersebut berpotensi mengandung zat berbahaya seperti bakteri dan logam berat karena hidup di perairan tercemar.</p><p>“Ini (ikan Sapu-sapu/red) bukan untuk dikonsumsi. Kita harus waspada karena bisa membahayakan kesehatan,” katanya.</p><p>Ke depan, Pemkot Jakpus akan fokus pada peningkatan kualitas air sungai melalui pengurangan limbah. Arifin berharap, dengan lingkungan yang lebih bersih dan pengendalian spesies invasif, habitat ikan lokal dapat pulih secara bertahap.</p><p>“Bukan hanya tugas pemerintah. Semua pihak harus terlibat menjaga kebersihan sungai agar ekosistem tetap sehat dan seimbang,” tutupnya.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/perang-lawan-ikan-sapu-sapu-wali-kota-jakpus-turun-tangan-selamatkan-ekosistem-sungai_Nodp8b0Awf.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkot Jakpus Kerahkan Eskavator Bersihkan Kali Ciliwung, Upaya Normalisasi Aliran Air</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/pemkot&#45;jakpus&#45;kerahkan&#45;eskavator&#45;bersihkan&#45;kali&#45;ciliwung&#45;upaya&#45;normalisasi&#45;aliran&#45;air&#45;0zO7ExgUh6/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/pemkot&#45;jakpus&#45;kerahkan&#45;eskavator&#45;bersihkan&#45;kali&#45;ciliwung&#45;upaya&#45;normalisasi&#45;aliran&#45;air&#45;0zO7ExgUh6/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 13:43:26 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) melanjutkan kerja bakti pembersihan sampah dan puing di Kali Ciliwung, Jalan Matraman Dalam I, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Kamis (16/4/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) melanjutkan kerja bakti pembersihan sampah dan puing di Kali Ciliwung, Jalan Matraman Dalam I, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Kamis (16/4/2026).</p><p>Dalam kegiatan, Pemkot menurunkan alat berat eskavator untuk mengangkat lumpur dan sampah yang menghambat aliran air.</p><p>Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, turun langsung memantau kegiatan pembersihan bersama Camat Menteng, Nurhelmi Savitri, beserta jajaran.</p><p>“Beberapa hari kemarin kita sudah bersihkan rumput dan sampah-sampahnya. Hari ini kita turunkan alat berat dan nanti akan ditambah lagi,” ujar Arifin di lokasi.</p><p>Ia menjelaskan, setelah proses pengerukan menggunakan eskavator, sampah dan lumpur yang berhasil diangkat akan langsung diangkut menggunakan truk agar aliran kali kembali lancar.</p><p>“Jadi kegiatan pembersihan ini akan terus kita lakukan supaya kapasitas air di Kali Ciliwung belakang Menteng ini bisa menampung lebih besar,” katanya.</p><p>Menurut Arifin, metode pengerukan dilakukan dengan mengumpulkan lumpur ke tepi kali terlebih dahulu, lalu menunggu kadar airnya berkurang sebelum diangkut menggunakan truk.</p><p>“Strateginya lumpur dikumpulkan ke pinggir kali, nanti setelah airnya mengering baru diangkut dengan truk. Dengan begitu pembersihan lebih efektif dan aliran air bisa kembali normal,” jelasnya.</p><p>Arifin menambahkan, pengerukan di kawasan ini merupakan bagian dari upaya normalisasi aliran air dari hulu ke hilir. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah melakukan pengerukan di Banjir Kanal Barat untuk memperlancar aliran menuju Kali Ciliwung.</p><p>“Minggu lalu Pak Gubernur sudah menyampaikan saat pengerukan di Banjir Kanal Barat. Jalur hilir menuju Ciliwung sudah mulai dikerjakan agar aliran air dari hulu ke hilir lebih lancar, dan diharapkan selesai tahun ini,” tandasnya.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribua]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/pemkot-jakpus-kerahkan-eskavator-bersihkan-kali-ciliwung-upaya-normalisasi-aliran-air_dlns8hg51I.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Arifin Tegas: Aduan Warga Harus Dituntaskan Nyata, Bukan Sekadar Formalitas</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/peristiwa/arifin&#45;tegas&#45;aduan&#45;warga&#45;harus&#45;dituntaskan&#45;nyata&#45;bukan&#45;sekadar&#45;formalitas&#45;GsdKP08M64/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/peristiwa/arifin&#45;tegas&#45;aduan&#45;warga&#45;harus&#45;dituntaskan&#45;nyata&#45;bukan&#45;sekadar&#45;formalitas&#45;GsdKP08M64/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 13:51:34 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
                <description><![CDATA[METROAKARTANEWS.ID, Jakarta | Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menegaskan bahwa setiap pengaduan masyarakat wajib ditindaklanjuti dengan respons yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada solusi nyata, bukan sekadar formalitas administratif.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROAKARTANEWS.ID, Jakarta | </strong>Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menegaskan bahwa setiap pengaduan masyarakat wajib ditindaklanjuti dengan respons yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada solusi nyata, bukan sekadar formalitas administratif.</p><p>Penegasan disampaikan usai memimpin apel pagi bersama jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).</p><p>Dalam arahannya, Arifin mengingatkan bahwa setiap laporan warga merupakan amanah yang harus dijawab melalui kerja konkret di lapangan.</p><p>“Pengaduan masyarakat harus dijawab dengan penyelesaian yang benar, bukan hanya foto-foto kegiatan yang tidak memberikan manfaat,” tegasnya.</p><p>Arifin juga menyoroti praktik penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penyusunan laporan penyelesaian aduan. Ia menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius sekaligus bentuk kebohongan publik yang tidak dapat ditoleransi.</p><p>Untuk itu, ia meminta pengawasan berjenjang diperkuat, mulai dari pimpinan hingga petugas lapangan, guna memastikan setiap laporan benar-benar ditangani secara tuntas dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.</p><p>Arahan ini sejalan dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam merespons pengaduan masyarakat secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.</p><p>Arifin menegaskan, kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui bukti kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.<br>“Inilah yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangarubuan)</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/arifin-tegas-aduan-warga-harus-dituntaskan-nyata-bukan-sekadar-formalitas_nZbbiJ29KX.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Menjaga Keseimbangan di Tengah Kesibukan, Dokter Zuhria Temukan Ketenangan Lewat Merajut</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/menjaga&#45;keseimbangan&#45;di&#45;tengah&#45;kesibukan&#45;dokter&#45;zuhria&#45;temukan&#45;ketenangan&#45;lewat&#45;merajut&#45;demvwfm6PN/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/menjaga&#45;keseimbangan&#45;di&#45;tengah&#45;kesibukan&#45;dokter&#45;zuhria&#45;temukan&#45;ketenangan&#45;lewat&#45;merajut&#45;demvwfm6PN/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:55:33 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Di balik padatnya aktivitas sebagai dokter spesialis, Zuhria Novianty menyimpan ruang personal yang tak tergantikan, dunia keterampilan tangan yang telah ia tekuni sejak kecil.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | </strong>Di balik padatnya aktivitas sebagai dokter spesialis, Zuhria Novianty menyimpan ruang personal yang tak tergantikan, dunia keterampilan tangan yang telah ia tekuni sejak kecil.</p><p>Kecintaan terhadap kerajinan tumbuh dari lingkungan keluarga yang sarat aktivitas kreatif. Sejak dini, Zuhria telah terbiasa mengeksplorasi berbagai bentuk karya, mulai dari membuat paper bag, menjahit, hingga merajut.</p><p>Keterbatasan akses belajar kala itu justru membentuk kemandirian serta rasa ingin tahu yang kuat dalam dirinya.</p><p>Memasuki jenjang pendidikan tinggi, minatnya pada dunia mode dan kreativitas sempat menguat. Namun, pilihan hidup membawanya menapaki dunia kedokteran, sebuah jalan yang menuntut dedikasi penuh dan menjadi fondasi karier profesionalnya di bidang medis.</p><p>Seiring perjalanan waktu, peran Zuhria pun bertambah. Selain berkarier sebagai dokter, ia juga menjalani peran sebagai istri dari Benu Supriyantoko serta seorang ibu.</p><p>Kesibukan yang kian padat membuat ruang untuk menyalurkan hobi perlahan menyempit, bahkan sempat terabaikan.</p><figure class="image"><img src="https://wahananews.co/photo/konten/1776060422_07cca5fac3837e6a7ab9.jpg"></figure><p><i><strong><sup>Aneka macam barang hasil rajutan dokter Zuhria, pengisi waktu luang di tengah kesibukan dan tanggung jawab utama sebagai dokter spesialis, seorang istei dan ibu.</sup></strong></i></p><p>Titik balik terjadi setelah ia menyelesaikan pendidikan spesialis. Dalam upaya mencari keseimbangan hidup, Zuhria kembali menekuni hobi lamanya dan menjatuhkan pilihan pada merajut, aktivitas yang dinilainya sederhana, fleksibel, serta dapat dilakukan di sela kesibukan tanpa mengganggu tanggung jawab utama.</p><p>Bagi Zuhria, merajut bukan sekadar pengisi waktu luang. Ia menemukan ketenangan dalam setiap simpul benang yang dirangkai, sekaligus kepuasan saat karya perlahan terbentuk dari proses yang tekun dan konsisten.</p><p>Pengalaman tersebut menjadi refleksi bahwa passion yang tumbuh sejak kecil tidak pernah benar-benar hilang. Ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali hadir, memberi makna sekaligus menjaga keseimbangan di tengah dinamika kehidupan yang terus berjalan.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/menjaga-keseimbangan-di-tengah-kesibukan-dokter-zuhria-temukan-ketenangan-lewat-merajut_IYN8ZChj0K.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Laporan Dugaan Korupsi Proyek Rp3,3 Miliar Mandek, LSM Jamak Desak Kejati DKI Beri Kepastian</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/laporan&#45;dugaan&#45;korupsi&#45;proyek&#45;rp33&#45;miliar&#45;mandek&#45;lsm&#45;jamak&#45;desak&#45;kejati&#45;dki&#45;beri&#45;kepastian&#45;YC4VjJXt5q/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/laporan&#45;dugaan&#45;korupsi&#45;proyek&#45;rp33&#45;miliar&#45;mandek&#45;lsm&#45;jamak&#45;desak&#45;kejati&#45;dki&#45;beri&#45;kepastian&#45;YC4VjJXt5q/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:23:14 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Thomson Sirait]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Penanganan laporan dugaan penyimpangan proyek peningkatan standar penyelenggaraan terminal bus tahun anggaran 2024 senilai Rp3,3 miliar di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta belum menunjukkan perkembangan berarti.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Penanganan laporan dugaan penyimpangan proyek peningkatan standar penyelenggaraan terminal bus tahun anggaran 2024 senilai Rp3,3 miliar di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta belum menunjukkan perkembangan berarti.</p><p>Laporan yang diajukan oleh Jaringan Masyarakat Anti Korupsi (LSM Jamak) itu disebut belum mendapat tindak lanjut jelas, meski telah bergulir lebih dari satu tahun. Kondisi ini memicu sorotan terkait transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.</p><p>Ketua LSM Jamak, Hobbin M, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya melaporkan satu kasus. Mereka juga telah menyerahkan laporan dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam proyek perawatan bangunan teknis Jati Baru tahun anggaran 2024.</p><p>“Kami sudah melaporkan dua perkara ke Kejati DKI. Namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Kami mempertanyakan keseriusan penanganannya,” ujar Hobbin, Senin (13/4/2026).</p><p>Ia menilai lambannya respons aparat penegak hukum berpotensi menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat. Untuk itu, LSM Jamak telah melayangkan surat kedua bernomor 114/LSM-JAMAK/XII/2025 guna meminta kejelasan status laporan.</p><p>“Kami menunggu jawaban apakah laporan kami ini diproses atau justru diabaikan,” tegas Hobbin.</p><p>Hobbin juga menyatakan, jika tidak ada kepastian, pihaknya akan menempuh langkah lanjutan dengan melapor ke sejumlah lembaga pengawas, seperti Komisi Kejaksaan RI, Ombudsman RI, hingga Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas).</p><p>Di sisi lain, praktisi hukum Darmon Sipahutar menilai langkah yang diambil LSM Jamak sudah tepat. Ia menegaskan bahwa pelapor memiliki hak untuk mengetahui perkembangan penanganan perkara yang dilaporkan.</p><p>“Pelapor bisa meminta Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) secara tertulis. Jika tidak ada tindak lanjut, dapat melapor ke Jamwas, Komisi Kejaksaan, atau menempuh praperadilan jika penyidikan dihentikan,” ujarnya.</p><p>Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan penyimpangan anggaran negara, sekaligus menguji komitmen aparat penegak hukum dalam menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/laporan-dugaan-korupsi-proyek-rp33-miliar-mandek-lsm-jamak-desak-kejati-dki-beri-kepastian_vg4bhBtGuY.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkot Jakpus Gelar Kerja Bakti Basmi Ikan Sapu&#45;sapu di Kali Cideng</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/pemkot&#45;jakpus&#45;gelar&#45;kerja&#45;bakti&#45;basmi&#45;ikan&#45;sapu&#45;sapu&#45;di&#45;kali&#45;cideng&#45;7br29K5dnJ/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/pemkot&#45;jakpus&#45;gelar&#45;kerja&#45;bakti&#45;basmi&#45;ikan&#45;sapu&#45;sapu&#45;di&#45;kali&#45;cideng&#45;7br29K5dnJ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 13:59:50 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta menggelar kerja bakti penangkapan ikan sapu&#45;sapu di Kali Cideng, tepatnya di depan Plaza Indonesia, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jumat (10/4/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta menggelar kerja bakti penangkapan ikan sapu-sapu di Kali Cideng, tepatnya di depan Plaza Indonesia, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jumat (10/4/2026).</p><p>Kegiatan ini menjadi langkah lanjutan dalam mengatasi keberadaan dan membasmi ikan sapu-sapu yang dinilai berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan.</p><p>Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, mengungkapkan bahwa permasalahan ikan sapu-sapu bukan hal baru. Sebelumnya, penanganan serupa juga telah dilakukan di Kali Ciliwung.</p><p>“Pada pembersihan di Kali Ciliwung, kami sudah mengambil sampel ikan dan air. Hasilnya menunjukkan tingkat pencemaran melebihi ambang batas, dengan kandungan bakteri Salmonella, E. coli, serta residu logam berat,” jelas Hasudungan.</p><p>Ia menambahkan, penanganan di Kali Cideng dinilai lebih mudah karena jalur aliran yang tidak sepanjang Ciliwung, sehingga pengendalian populasi ikan sapu-sapu bisa lebih optimal.</p><p>Usai ditangkap, ikan-ikan tersebut akan dibawa ke Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) di Ciganjur. Bangkai ikan yang telah dipastikan mati kemudian akan dikubur untuk mencegah dampak lanjutan.</p><p>“Daya tahan ikan sapu-sapu sangat tinggi. Jika tidak benar-benar dipastikan mati, ikan ini masih bisa bertahan hidup meski tidak berada di air,” ujarnya.</p><p>Dalam kegiatan ini, sebanyak 100 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari unsur Suku Dinas SDA, Satpol PP, Lingkungan Hidup, PPSU, hingga Gulkarmat. Turut hadir pula jajaran camat dan lurah setempat.</p><p>Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menyebutkan bahwa proses penangkapan cukup menantang karena banyak ikan sapu-sapu bersembunyi di dalam turap.</p><p>“Tadi saat penangkapan, banyak ikan masuk ke turap bahkan merusaknya karena ukuran yang cukup besar. Mereka juga menyimpan telur di dalam turap,” kata Arifin.</p><p>Ia mengungkapkan, sekitar 40 ekor ikan sapu-sapu berhasil ditangkap dan dimusnahkan dengan cara dipatahkan tubuhnya sebelum dikubur.</p><p>“Ikan ini sangat berbahaya karena menyerap berbagai racun di kali. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan sapu-sapu,” tegasnya.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/pemkot-jakpus-gelar-kerja-bakti-basmi-ikan-sapu-sapu-di-kali-cideng_51gGc4q0M6.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Empat Kelurahan Disasar, Pemkot Jakpus Siapkan Intervensi Terpadu Atasi Kemiskinan</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/empat&#45;kelurahan&#45;disasar&#45;pemkot&#45;jakpus&#45;siapkan&#45;intervensi&#45;terpadu&#45;atasi&#45;kemiskinan&#45;kkDuu0sFQQ/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/empat&#45;kelurahan&#45;disasar&#45;pemkot&#45;jakpus&#45;siapkan&#45;intervensi&#45;terpadu&#45;atasi&#45;kemiskinan&#45;kkDuu0sFQQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 19:47:21 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) tancap gas mempercepat pengentasan kemiskinan di Kecamatan Johar Baru. Empat kelurahan—Tanah Tinggi, Johar Baru, Kampung Rawa, dan Galur—ditetapkan sebagai fokus utama intervensi terpadu.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) tancap gas mempercepat pengentasan kemiskinan di Kecamatan Johar Baru. Empat kelurahan—Tanah Tinggi, Johar Baru, Kampung Rawa, dan Galur—ditetapkan sebagai fokus utama intervensi terpadu.</p><p>Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mematangkan rencana aksi konkret sebagai tindak lanjut Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 001 Tahun 2026 yang menetapkan 22 kelurahan sebagai lokasi prioritas penanganan kemiskinan.</p><p>“Empat kelurahan di Johar Baru menjadi perhatian khusus karena tingkat kemiskinan dan kompleksitas persoalan sosialnya cukup tinggi,” ujar Arifin usai rapat pembahasan rencana aksi di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Gambir, Kamis (9/4/2026).</p><p>Ia menegaskan, langkah awal yang kini dikebut adalah pemetaan masalah secara menyeluruh dan detail. Dari hasil identifikasi sementara, sejumlah persoalan krusial mencuat, mulai dari tingginya angka stunting, anak putus sekolah, hingga kondisi sanitasi yang belum memadai.</p><p>“Kami tidak ingin salah sasaran. Semua masalah harus terpetakan dengan akurat agar intervensi yang dilakukan benar-benar efektif dan berdampak langsung,” tegasnya.</p><p>Arifin menekankan, percepatan pengentasan kemiskinan tidak bisa berjalan parsial. Sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kunci, dengan pembagian peran sesuai kewenangan dan dukungan anggaran masing-masing.</p><p>Tak hanya itu, Pemkot Jakarta Pusat juga membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk memperkuat intervensi di lapangan.</p><p>“Kami ingin memastikan tidak ada celah kebutuhan yang terlewat. Dukungan CSR akan menjadi penguat agar program berjalan maksimal,” jelasnya.</p><p>Upaya ini, lanjut Arifin, merupakan bagian dari kerja berkelanjutan yang dikoordinasikan melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Provinsi DKI Jakarta, dengan target menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.</p><p>“Kami ingin Johar Baru benar-benar berubah, lingkungannya lebih tertata, rumahnya layak huni, dan warganya hidup lebih sehat serta sejahtera,” tandasnya.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/empat-kelurahan-disasar-pemkot-jakpus-siapkan-intervensi-terpadu-atasi-kemiskinan_4fB3TRYgXy.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Program TAMPAN Digulirkan, Tambora Tegaskan Komitmen Ciptakan Lingkungan Tertib dan Nyaman</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/program&#45;tampan&#45;senjata&#45;baru&#45;tertibkan&#45;tambora&#45;xcG66KSTJq/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/program&#45;tampan&#45;senjata&#45;baru&#45;tertibkan&#45;tambora&#45;xcG66KSTJq/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 08 Apr 2026 19:13:39 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kecamatan Tambora, Kota Administrasi Jakarta Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman melalui pelaksanaan Program TAMPAN (Tambora Tertib, Terpadu, Aman, dan Nyaman).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Pemerintah Kecamatan Tambora, Kota Administrasi Jakarta Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman melalui pelaksanaan Program TAMPAN (Tambora Tertib, Terpadu, Aman, dan Nyaman).</p><p>Program diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Camat Tambora, Pangestu Aji Swandhanu, diikuti sekitar 120 peserta dari unsur tiga pilar, instansi terkait, serta komponen masyarakat, digelar di Jalan Duri Utara II, RW 02, Kelurahan Duri Utara, Rabu (8/4/2026).</p><p>Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya di kawasan padat penduduk seperti Tambora.</p><p>Dalam arahannya, Pangestu menekankan pentingnya kolaborasi sebagai kunci utama keberhasilan program. Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tertib tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.</p><p>“Kolaborasi lintas sektor ini kami dorong untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib, terutama di wilayah padat seperti Tambora,” ujarnya.</p><p>Ia juga menegaskan bahwa Program TAMPAN tidak semata berfokus pada penertiban, tetapi mengedepankan pendekatan yang lebih humanis melalui edukasi dan partisipasi aktif warga. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program.</p><p>“Program ini mengedepankan edukasi serta keterlibatan aktif masyarakat, sehingga warga turut menjadi bagian dari solusi,” tambahnya.</p><p>Di bawah kepemimpinan Pangestu, Kecamatan Tambora terus mendorong tata kelola wilayah yang responsif dan proaktif terhadap berbagai tantangan perkotaan. Pendekatan kolaboratif antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hidup warga.</p><p>Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi keliling guna mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan.</p><p>Kegiatan berlangsung lancar dan berakhir pada pukul 11.30 WIB. Apel juga dihadiri unsur TNI dari Koramil 02/Tambora, Polsek Tambora, Satpol PP, Damkar, BPBD, serta jajaran kelurahan, RT/RW, dan tokoh masyarakat.</p><p>Melalui Program TAMPAN, Pemerintah Kecamatan Tambora menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif sekaligus mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/program-tampan-senjata-baru-tertibkan-tambora_5t0XxHoCHv.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Jakarta Pusat Intensifkan Penindakan Parkir Liar hingga PKL, Camat Diminta Kendalikan Titik Rawan</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/jakarta&#45;pusat&#45;intensifkan&#45;penindakan&#45;parkir&#45;liar&#45;hingga&#45;pkl&#45;camat&#45;diminta&#45;kendalikan&#45;titik&#45;rawan&#45;54d0d58g22/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/jakarta&#45;pusat&#45;intensifkan&#45;penindakan&#45;parkir&#45;liar&#45;hingga&#45;pkl&#45;camat&#45;diminta&#45;kendalikan&#45;titik&#45;rawan&#45;54d0d58g22/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 07 Apr 2026 14:50:36 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bergerak cepat merespons maraknya keluhan warga terkait ketertiban ruang publik yang terjadi di wilayah. Penindakan terhadap pelanggar pun makin diintensifkan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bergerak cepat merespons maraknya keluhan warga terkait ketertiban ruang publik yang terjadi di wilayah. Penindakan terhadap pelanggar pun makin diintensifkan.</p><p>Berbagai keluhan warga tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) yang dipimpin Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, diikuti Wakil Wali Kota, Asisten Pemerintahan (Aspem), jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), serta para camat se-Jakarta Pusat di Ruang Rapat Wali Kota, Blok A Lantai 2, Selasa (7/4/2026).</p><p>Sejumlah persoalan klasik yang masih kerap terjadi di lapangan menjadi sorotan, yaitu mulai dari parkir liar, kendaraan yang nekat melintas di atas trotoar, pelanggaran lawan arus, hingga aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan trotoar dan badan jalan.</p><p>Arifin menegaskan, deretan pelanggaran tersebut menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.</p><p>“Banyak aduan masyarakat terkait parkir liar, kendaraan naik trotoar, hingga PKL yang berjualan di badan jalan. Ini menjadi tugas bersama, khususnya Satpol PP dan Dishub, untuk melakukan penertiban di lapangan,” tegasnya.</p><p>Ia menjelaskan, Satpol PP dan Dishub memegang peran penting sebagai ujung tombak penegakan aturan. Namun, keberhasilan penertiban tidak bisa berjalan sendiri tanpa koordinasi lintas wilayah yang solid.</p><p>Dalam hal ini, peran camat menjadi krusial sebagai koordinator wilayah. Camat diminta aktif memetakan dan mengendalikan titik-titik rawan pelanggaran, seperti kantong parkir liar dan lokasi PKL yang melanggar aturan.</p><p>“Camat harus memastikan wilayahnya tetap tertib. Kita ingin Jakarta Pusat semakin rapi, tertib, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.</p><p>Arifin juga menegaskan bahwa upaya penertiban akan terus diperkuat melalui sinergi antarinstansi. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan tata kota yang lebih baik sekaligus menekan angka pelanggaran di ruang publik.</p><p>Menutup arahannya, Arifin mengajak seluruh jajaran untuk menjaga komitmen bersama dalam menata kota. “Jaga Jakarta dengan ketertiban. Semua titik pelanggaran harus bisa kita tertibkan,” pungkasnya.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/jakarta-pusat-intensifkan-penindakan-parkir-liar-hingga-pkl-camat-diminta-kendalikan-titik-rawan_p7iwItC0Zf.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pemkot Jakpus Tetapkan 7 Program Prioritas 2027, Penataan Kawasan hingga Sekolah Gratis Jadi Fokus</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/peristiwa/pemkot&#45;jakpus&#45;tetapkan&#45;7&#45;program&#45;prioritas&#45;2027&#45;penataan&#45;kawasan&#45;hingga&#45;sekolah&#45;gratis&#45;jadi&#45;fokus&#45;jnx3KJP4bJ/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/peristiwa/pemkot&#45;jakpus&#45;tetapkan&#45;7&#45;program&#45;prioritas&#45;2027&#45;penataan&#45;kawasan&#45;hingga&#45;sekolah&#45;gratis&#45;jadi&#45;fokus&#45;jnx3KJP4bJ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 17:37:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) resmi menetapkan tujuh program prioritas pembangunan yang akan direalisasikan pada tahun 2027. Program ini merupakan hasil penyaringan dari ratusan usulan masyarakat yang dihimpun melalui proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) resmi menetapkan tujuh program prioritas pembangunan yang akan direalisasikan pada tahun 2027. Program ini merupakan hasil penyaringan dari ratusan usulan masyarakat yang dihimpun melalui proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).</p><p>Dari total 1.222 usulan yang masuk dalam Musrenbang tingkat kecamatan, sebanyak 890 usulan akan diakomodir untuk tahun 2027, sementara 332 usulan lainnya dijadwalkan direalisasikan lebih awal pada tahun 2026.</p><p>Wali Kota Jakpus Arifin, menjelaskan bahwa tujuh program prioritas dipilih dari keseluruhan usulan tersebut karena dinilai memiliki dampak besar bagi masyarakat.</p><p>“Sebanyak 890 dari 1.222 usulan diakomodir untuk tahun 2027, dan sisanya 332 usulan direalisasikan pada 2026,” ujar Arifin usai rapat pleno Musrenbang Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 yang digelar secara luring, di Ruang Serbaguna Utama Kantor Wali Kota Jakpus, Kamis (2/4/2026).</p><p>Adapun tujuh program prioritas tersebut meliputi penataan kawasan Pasar Tanah Abang, Pasar Baru, Jalan Kebon Kacang 30, dan Jalan Sabang. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan relokasi RSUD Johar Baru, memperkuat penanggulangan kemiskinan dan penurunan angka stunting, rehabilitasi sekolah, serta perluasan program sekolah gratis.</p><p>Arifin menegaskan, seluruh program tersebut merupakan hasil aspirasi warga yang dihimpun secara berjenjang, mulai dari rembuk RW, Musrenbang kelurahan, hingga kecamatan.</p><p>“Kami berharap seluruh usulan warga dari delapan kecamatan di Jakarta Pusat yang telah diserap dapat terealisasi pada tahun 2027,” tandasnya.</p><p>Dengan penetapan ini, Pemkot Jakpus menegaskan komitmennya dalam mendorong pembangunan yang merata dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/pemkot-jakpus-tetapkan-7-program-prioritas-2027-penataan-kawasan-hingga-sekolah-gratis-jadi-fokus_7dvad5TTHH.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Groundbreaking Penataan RW 01 Menteng Dimulai, 152 Rumah Siap Direnovasi Lewat Kolaborasi CSR</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/groundbreaking&#45;penataan&#45;rw&#45;01&#45;menteng&#45;dimulai&#45;152&#45;rumah&#45;siap&#45;direnovasi&#45;lewat&#45;kolaborasi&#45;csr&#45;V4C3iqtcjH/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/groundbreaking&#45;penataan&#45;rw&#45;01&#45;menteng&#45;dimulai&#45;152&#45;rumah&#45;siap&#45;direnovasi&#45;lewat&#45;kolaborasi&#45;csr&#45;V4C3iqtcjH/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 02 Apr 2026 10:47:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI resmi memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) penataan kawasan kumuh RW 01, Kelurahan Menteng, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak dan sehat, Rabu (1/4/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI resmi memulai peletakan batu pertama (<i>groundbreaking</i>) penataan kawasan kumuh RW 01, Kelurahan Menteng, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan hunian yang lebih layak dan sehat, Rabu (1/4/2026).</p><p>Wali Kota Jakarta Pusat Arifin hadir langsung mendampingi Menteri PKP RI Maruarar Sirait (Ara) dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari.</p><p>Kegiatan diawali dengan peninjauan sejumlah rumah warga yang sedang dan akan direnovasi.</p><p>Ara mengungkapkan, program ini menargetkan perbaikan 152 rumah yang ditargetkan rampung pada 15 Juli mendatang. Dari jumlah tersebut, 52 rumah direnovasi melalui gotong royong dukungan <i>Corporate</i> <i>Social</i> <i>Responsibility</i> (<i>CSR</i>), sementara 100 rumah lainnya dikerjakan oleh pihak swasta, termasuk Astra.</p><p>“Tidak hanya renovasi rumah, sebanyak 35 pelaku UMKM di RW 01 Menteng juga akan mendapatkan pembinaan dari ladies banker. Ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.</p><p>Ia menegaskan, seluruh pendanaan program ini berasal dari skema kolaborasi non-APBN melalui dana CSR. Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai pihak, mulai dari TNI AL, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga para pelaku usaha.</p><p>Sementara itu, Arifin menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi lintas sektor yang terbangun dalam program ini. Ia menilai, selain memperbaiki kondisi fisik hunian, program ini juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi warga.</p><p>“Antusiasme warga sangat terasa. Renovasi ini bukan hanya membuat rumah lebih layak, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan. Ditambah lagi pembinaan UMKM yang membuka peluang usaha warga untuk berkembang lebih jauh,” kata Arifin.</p><p>Ia pun berharap seluruh proses penataan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/groundbreaking-penataan-rw-01-menteng-dimulai-152-rumah-siap-direnovasi-lewat-kolaborasi-csr_O5snQS3tus.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Prestasi Nasional! Jakarta Pusat Raih Juara 3 Kota Pangan Aman 2025</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/prestasi&#45;nasional&#45;jakarta&#45;pusat&#45;raih&#45;juara&#45;3&#45;kota&#45;pangan&#45;aman&#45;2025&#45;OcSOSjY6kQ/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/prestasi&#45;nasional&#45;jakarta&#45;pusat&#45;raih&#45;juara&#45;3&#45;kota&#45;pangan&#45;aman&#45;2025&#45;OcSOSjY6kQ/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 01 Apr 2026 14:04:08 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Jakarta Pusat kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Juara 3 Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 Regional Barat tingkat nasional.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Jakarta Pusat kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Juara 3 Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 Regional Barat tingkat nasional.</p><p>Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan sistem pangan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.</p><p>Penghargaan diterima langsung oleh Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, dalam kegiatan advokasi terpadu lintas sektor yang melibatkan program desa/kelurahan pangan aman, sekolah dengan budaya keamanan pangan, serta pasar pangan aman berbasis komunitas, di Gedung Jakarta Creative Hub, Selasa (31/3/2026).</p><p>Arifin menyampaikan, penghargaan ini tidak hanya menjadi capaian semata, tetapi juga dorongan untuk terus memperkuat upaya kolaboratif dalam menjaga keamanan pangan di wilayahnya.</p><p>“Penghargaan ini adalah bentuk komitmen bersama. Mari kita lanjutkan sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan Jakarta Pusat sebagai kota pangan aman,” ujarnya.</p><p>Ia menambahkan, penilaian kabupaten/kota pangan aman merupakan program berkelanjutan yang bertujuan untuk memantau sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan keamanan pangan di daerah.</p><p>Ke depan, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Jakarta Pusat untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini penting guna memastikan keamanan dan mutu pangan tetap terjaga, sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir042026/prestasi-nasional-jakarta-pusat-raih-juara-3-kota-pangan-aman-2025_qudzzMqw64.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Perkuat Keamanan Pangan, Pemkot Jakpus dan BBPOM Teken Komitmen Bersama</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/perkuat&#45;keamanan&#45;pangan&#45;pemkot&#45;jakpus&#45;dan&#45;bbpom&#45;teken&#45;komitmen&#45;bersama&#45;15Axf15iUe/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/perkuat&#45;keamanan&#45;pangan&#45;pemkot&#45;jakpus&#45;dan&#45;bbpom&#45;teken&#45;komitmen&#45;bersama&#45;15Axf15iUe/0#komentar</comments>
                <pubDate>Tue, 31 Mar 2026 18:50:16 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) memperkuat komitmen dalam menjamin keamanan pangan dengan menggandeng Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi DKI Jakarta.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) memperkuat komitmen dalam menjamin keamanan pangan dengan menggandeng Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi DKI Jakarta.</p><p>Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang melibatkan jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD), di Gedung Jakarta Creative Hub, Selasa (31/3/2026).</p><p>Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menegaskan, upaya mewujudkan pangan aman tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga pelaku usaha.</p><p>“Kita sudah memulai dengan penandatanganan komitmen bersama. Ini penting sebagai langkah konkret menghadirkan pangan yang tidak hanya tersedia, tetapi juga aman dikonsumsi masyarakat,” ujar Arifin.</p><p>Ia menambahkan, sebagai ibu kota, Jakarta memiliki standar yang lebih tinggi dalam hal pengelolaan pangan. Tidak cukup hanya memastikan ketersediaan, tetapi juga menjamin kualitas dan keamanannya.</p><p>“Jakarta dituntut lebih. Bukan hanya soal stok pangan di pasar, tetapi bagaimana pangan tersebut benar-benar aman untuk masyarakat,” lanjutnya, didampingi Ketua TP PKK Kota Jakarta Pusat, Witri Yenny Arifin.</p><p>Untuk mewujudkan hal tersebut, Arifin menekankan pentingnya keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari tingkat kelurahan, pasar, hingga sekolah diharapkan dapat berperan aktif dan mandiri dalam pengawasan pangan.</p><p>“Program ini harus mampu menggerakkan komunitas, baik di kelurahan, pasar, maupun sekolah agar ikut berpartisipasi dalam pengawasan pangan,” jelasnya.</p><p>Kolaborasi ini juga melibatkan berbagai pihak, seperti BBPOM DKI Jakarta, suku dinas terkait, pelaku UMKM, sektor ketahanan pangan, hingga PD Pasar Jaya, guna memastikan seluruh rantai distribusi pangan tetap terjaga keamanannya.</p><p>Sementara itu, Kepala BBPOM DKI Jakarta Sofiyani Chandrawati Anwar mengungkapkan, program ini akan diperkuat melalui pembentukan kader pengawas pangan berbasis komunitas.</p><p>“Nantinya akan dibentuk kader di setiap kelurahan, sekolah, dan pasar. Karena berbasis komunitas, kita akan melibatkan PKK dan unsur masyarakat lainnya, serta memberikan bimbingan teknis kepada para kader,” ujarnya.</p><p>Langkah ini diharapkan menjadi strategi efektif dalam memperkuat pengawasan pangan dari tingkat paling dekat dengan masyarakat, sehingga keamanan pangan dapat terjaga secara berkelanjutan.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/perkuat-keamanan-pangan-pemkot-jakpus-dan-bbpom-teken-komitmen-bersama_95gXUcc3L3.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Panen Raya Jakpus Tembus 1,1 Ton, Bukti Lahan Terbatas Bisa Jadi Sumber Pangan</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/panen&#45;raya&#45;jakpus&#45;tembus&#45;11&#45;ton&#45;bukti&#45;lahan&#45;terbatas&#45;bisa&#45;jadi&#45;sumber&#45;pangan&#45;67enVVsj2d/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/panen&#45;raya&#45;jakpus&#45;tembus&#45;11&#45;ton&#45;bukti&#45;lahan&#45;terbatas&#45;bisa&#45;jadi&#45;sumber&#45;pangan&#45;67enVVsj2d/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 30 Mar 2026 16:06:40 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Suasana berbeda terlihat di Rooftop Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus) pada Senin (30/3/2026). Di tengah padatnya ibu kota, panen raya digelar dan menghasilkan lebih dari satu ton bahan pangan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Suasana berbeda terlihat di Rooftop Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat (Jakpus) pada Senin (30/3/2026). Di tengah padatnya ibu kota, panen raya digelar dan menghasilkan lebih dari satu ton bahan pangan.</p><p>Wali Kota Arifin bersama Ketua TP PKK Witri Yenny Arifin hadir langsung dalam kegiatan tersebut.</p><p>Panen raya ini merupakan bagian dari gerakan serentak di enam wilayah DKI Jakarta—lima kota administrasi dan satu kabupaten—yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.</p><p>Khusus di Jakpus, panen dilakukan di 58 titik yang tersebar di delapan kecamatan. Hasilnya pun beragam, mulai dari sayuran daun seperti kailan, kangkung, dan selada; sayuran buah seperti cabai, terong, tomat, dan pare; hingga palawija seperti singkong, ubi jalar, serta kacang-kacangan.</p><p>Panen juga mencakup buah-buahan seperti jeruk, mangga, sukun, anggur, dan timun suri, tanaman obat keluarga, hingga budidaya ikan. Total hasil panen mencapai 1.197,5 kg.</p><p>Witri menilai, tingginya antusiasme masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Menurutnya, keterbatasan lahan bukan lagi hambatan untuk menghasilkan pangan secara mandiri.</p><p>“Kita melihat bagaimana semangat masyarakat dalam mengelola tanaman di lahan terbatas. Dengan dukungan PKK Jakarta Pusat serta Sudin KPKP, kegiatan ini dapat terus berkembang dan berjalan dengan baik,” ujarnya.</p><p>Ke depan, hasil panen tersebut akan disalurkan kepada masyarakat melalui RPTRA, kantor kelurahan, hingga kecamatan. Program ini diharapkan mampu mendukung penanggulangan stunting sekaligus meningkatkan kualitas gizi warga.</p><p>Panen raya ini menjadi bukti bahwa urban farming di tengah kota bukan sekadar tren, melainkan solusi nyata untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/panen-raya-jakpus-tembus-11-ton-bukti-lahan-terbatas-bisa-jadi-sumber-pangan_hBf3Z348u1.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Camat Tanah Abang Gerak Cepat, Stasiun Karet Kembali Ramah untuk Pejalan Kaki</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/camat&#45;tanah&#45;abang&#45;gerak&#45;cepat&#45;stasiun&#45;karet&#45;kembali&#45;ramah&#45;untuk&#45;pejalan&#45;kaki&#45;hktF1P8Chy/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/camat&#45;tanah&#45;abang&#45;gerak&#45;cepat&#45;stasiun&#45;karet&#45;kembali&#45;ramah&#45;untuk&#45;pejalan&#45;kaki&#45;hktF1P8Chy/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 27 Mar 2026 20:51:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Kawasan pintu keluar Stasiun Karet, Jakarta Pusat, sempat dikuasai pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar hingga mengganggu akses pejalan kaki. Kondisi semrawut ini akhirnya memicu respons cepat dari Camat Tanah Abang, Dwiarti Indriani Utami.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Kawasan pintu keluar Stasiun Karet, Jakarta Pusat, sempat dikuasai pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar hingga mengganggu akses pejalan kaki. Kondisi semrawut ini akhirnya memicu respons cepat dari Camat Tanah Abang, Dwiarti Indriani Utami.</p><p>Dwiarti langsung menerjunkan jajaran bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas perhubungan untuk menertibkan lapak PKL yang berdiri di badan jalan, sekaligus menindak kendaraan yang parkir sembarangan di sekitar area stasiun, Kamis (26/3/2026).</p><p>Penertiban dilakukan setelah banyaknya keluhan masyarakat yang merasa ruang publik semakin terpinggirkan. Akses keluar-masuk stasiun yang seharusnya menjadi jalur aman bagi pejalan kaki justru berubah menjadi area padat dan tidak tertata.</p><p>Ketua Pokja PWI Jakarta Pusat, Helmi AR, menilai langkah cepat camat sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan di lapangan.</p><p>“Ini bukan sekadar penertiban, tapi upaya mengembalikan hak pejalan kaki yang selama ini terabaikan,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).</p><p>Warga pun merasakan dampaknya. Sumi, salah satu pengguna jalan, mengaku kondisi kawasan kini jauh lebih tertib dibanding sebelumnya.</p><p>“Dulu susah lewat, sekarang lebih lega. Semoga tidak dibiarkan kembali semrawut,” katanya.</p><p>Meski demikian, penertiban ini menjadi pengingat bahwa pengawasan yang lemah dapat membuat pelanggaran kembali terulang.</p><p>Tanpa kontrol yang konsisten, kawasan strategis seperti Stasiun Karet berpotensi kembali dipadati PKL dan parkir liar.</p><p>Camat pun menegaskan akan melakukan penertiban secara berkala guna memastikan kawasan tetap tertib, aman, dan layak bagi pejalan kaki.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/camat-tanah-abang-gerak-cepat-stasiun-karet-kembali-ramah-untuk-pejalan-kaki_804Z09Rsq8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Wali Kota Arifin Turun Tangan, Anak Putus Sekolah Dijamin Kembali Belajar Gratis</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/wali&#45;kota&#45;arifin&#45;turun&#45;tangan&#45;anak&#45;putus&#45;sekolah&#45;dijamin&#45;kembali&#45;belajar&#45;gratis&#45;yOmb5Hrgiy/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/wali&#45;kota&#45;arifin&#45;turun&#45;tangan&#45;anak&#45;putus&#45;sekolah&#45;dijamin&#45;kembali&#45;belajar&#45;gratis&#45;yOmb5Hrgiy/0#komentar</comments>
                <pubDate>Fri, 27 Mar 2026 19:33:17 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota Jakarta Pusat bergerak cepat menindaklanjuti temuan seorang anak berusia 10 tahun yang putus sekolah di Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | </strong>Pemerintah Kota Jakarta Pusat bergerak cepat menindaklanjuti temuan seorang anak berusia 10 tahun yang putus sekolah di Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen.</p><p>Anak tersebut sebelumnya hanya sempat bersekolah di tingkat Taman Kanak-Kanak (TK). Tidak melanjutkan untuk mengenyam pendidikan sekolah dasar karena keterbatasan ekonomi keluarga.</p><p>Wali Kota Jakarta Pusat Arifin, pun turun langsung menemui anak itu di kawasan Pasar Gaplok, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jumat (27/3/2026).</p><p>Dalam dialog singkat, Arifin menegaskan, pemerintah akan mengambil alih pemenuhan kebutuhan pendidikan anak tersebut secara menyeluruh. Ia memastikan proses pendaftaran hingga penyediaan perlengkapan sekolah akan difasilitasi tanpa biaya.</p><p>Selain memastikan akses pendidikan gratis dari jenjang dasar hingga menengah, Pemprov juga menyiapkan dukungan penunjang, mulai dari seragam, tas, hingga sepatu sekolah.</p><p>Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.</p><p>Tak berhenti di sektor pendidikan, intervensi juga dilakukan pada aspek kesejahteraan keluarga. Pemerintah menawarkan hunian di rumah susun sewa (rusunawa) dengan biaya terjangkau, sekaligus akses ke program pangan bersubsidi dan fasilitas transportasi umum gratis.</p><p>Lebih lanjut, Arifin menjelasksn adanya skema bantuan pendidikan lanjutan melalui program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Program tersebut membuka peluang bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi tanpa terkendala biaya.</p><p>"Tidak ada kata terlambat untuk mulai sekolah. Yang penting ada kemauan, itu yang harus kita dorong,” kata Arifin.</p><p>Kasus ini, menurut Arifin, menjadi pengingat bahwa masih ada anak-anak yang luput dari sistem pendidikan formal. Pemerintah, kata dia, akan terus melakukan penjangkauan aktif untuk memastikan tidak ada lagi anak usia sekolah yang tertinggal.</p><p>“Ini bukan hanya soal satu anak, tapi bagaimana negara hadir memastikan setiap anak punya kesempatan yang sama untuk masa depan yang lebih baik,” tutup wali.</p><p>Turut hadir mendampingi wali kota, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Suprayogi, Camat Senen Erick, Manpol PP Kec. Senen berserta jajaran.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/wali-kota-arifin-turun-tangan-anak-putus-sekolah-dijamin-kembali-belajar-gratis_Jxzf340VML.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Arus Mudik Mulai Bergerak, 25 Persen Kendaraan Sudah Keluar dari Jakarta</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/arus&#45;mudik&#45;mulai&#45;bergerak&#45;25&#45;persen&#45;kendaraan&#45;sudah&#45;keluar&#45;dari&#45;jakarta&#45;2LT69130k3/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/arus&#45;mudik&#45;mulai&#45;bergerak&#45;25&#45;persen&#45;kendaraan&#45;sudah&#45;keluar&#45;dari&#45;jakarta&#45;2LT69130k3/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 16 Mar 2026 15:50:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Edon Ompusunggu]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[WahanaNews.co, Hingga Minggu (15/3/2026), arus mudik yang keluar dari Jakarta diperkirakan baru mencapai sekitar 25 persen. Aparat kepolisian menyatakan kondisi lalu lintas masih relatif lancar dan belum menunjukkan tanda&#45;tanda kepadatan yang signifikan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>WahanaNews.co,</strong> Hingga Minggu (15/3/2026), arus mudik yang keluar dari Jakarta diperkirakan baru mencapai sekitar 25 persen. Aparat kepolisian menyatakan kondisi lalu lintas masih relatif lancar dan belum menunjukkan tanda-tanda kepadatan yang signifikan.</p><p>Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa situasi lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2026 sejauh ini tetap terkendali. Berdasarkan data Korlantas, sekitar seperempat kendaraan telah meninggalkan Jakarta dengan tujuan berbagai daerah seperti jalur Trans-Jawa, Bandung, dan Sumatera.</p><p>”Kami laporkan bahwa arus lalu lintas saat ini cukup terkendali. Jadi, belum tampak kepadatan. Namun, yang berada di tol sampai saat ini kurang lebih 25 persen yang sudah meninggalkan Jakarta, baik yang menuju ke Trans-Jawa, Bandung, dan Sumatera,” kata Agus.</p><p>Ia juga mengungkapkan bahwa angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas hingga saat ini tercatat menurun hingga 45 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan tersebut disebut sebagai hasil dari berbagai persiapan yang telah dilakukan sejak jauh hari.</p><p>Sementara itu, PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat sebanyak 168.863 kendaraan melintas menuju arah timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama selama periode 11–14 Maret 2026. Jumlah tersebut meningkat sekitar 41,71 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang biasanya mencapai 119.157 kendaraan.</p><p>Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyebutkan bahwa meskipun terjadi kenaikan volume kendaraan, hingga Minggu malam rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jakarta–Cikampek belum diterapkan. Kondisi lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama masih dinilai aman dan terkendali.</p><p>”Saat ini, jumlah gardu operasi yang melayani transaksi di GT Cikampek Utama sebanyak 30 gardu yang terdiri dari 19 gardu menuju arah Trans-Jawa dan 11 gardu menuju arah Jakarta. Pengoperasian gardu tersebut dioptimalkan secara situasional menyesuaikan dengan volume lalu lintas yang terjadi,” kata Ria.</p><p>Ia menambahkan, saat ini terdapat 30 gardu yang dioperasikan untuk melayani transaksi di gerbang tol tersebut, terdiri dari 19 gardu yang melayani kendaraan menuju arah Trans-Jawa dan 11 gardu menuju Jakarta. Pengoperasian gardu dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi volume kendaraan yang melintas.</p><p>Di sisi lain, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada H-3 atau 18 Maret 2026. Pada hari tersebut diperkirakan sekitar 21,97 juta orang, atau sekitar 15,26 persen dari total pemudik, akan melakukan perjalanan secara bersamaan.&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/arus-mudik-mulai-bergerak-25-persen-kendaraan-sudah-keluar-dari-jakarta_oq2r630zZg.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Jahit Sudin PPKUKM Jakarta Timur, Penyidik Hitung Kerugian Negara</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/usut&#45;tuntas&#45;dugaan&#45;korupsi&#45;pengadaan&#45;mesin&#45;jahit&#45;sudin&#45;ppkukm&#45;jakarta&#45;timur&#45;penyidik&#45;hitung&#45;kerugian&#45;negara&#45;LKGb0PmbGt/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/usut&#45;tuntas&#45;dugaan&#45;korupsi&#45;pengadaan&#45;mesin&#45;jahit&#45;sudin&#45;ppkukm&#45;jakarta&#45;timur&#45;penyidik&#45;hitung&#45;kerugian&#45;negara&#45;LKGb0PmbGt/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 12 Mar 2026 06:36:10 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Thomson Sirait]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[Metrojakartanews.id, Jakarta | Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mesin jahit di Suku Dinas (Sudin) Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur terus berlanjut.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Metrojakartanews.id, Jakarta | </strong>Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mesin jahit di Suku Dinas (Sudin) Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kota Administrasi Jakarta Timur terus berlanjut.</p><p>Saat ini, penyidik sedang mengumpulkan alat bukti untuk memastikan potensi kerugian keuangan negara dalam kasus.</p><p>“Kasus ini masih berproses di tahap penyidikan. Nanti setelah ada perhitungan kerugian keuangan negara yang riil dari auditor, baru akan kami informasikan kepada publik,” ungkap Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur Yogi Sudharsono saat ditemui di kantornya, Rabu (11/3/2026).</p><p>Menurut Yogi, perkara dugaan korupsi pengadaan mesin jahit tersebut telah menjadi perhatian publik sejak penggeledahan dilakukan di Kantor Sudin PPKUKM Jakarta Timur dan wilayah Kelapa Gading pada Oktober 2025 lalu.</p><p>Oleh karena itu, tegas Yogi, pihaknya berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka kepada masyarakat.</p><p>“Ditunggu saja perkembangan perkaranya. Saat ini penyidik Kejari Jakarta Timur masih bekerja untuk menuntaskan penyidikan,” ujarnya.</p><p>Ia juga membantah kabar yang beredar mengenai adanya penahanan terhadap mantan Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Timur berinisial MS. Ia menegaskan hingga saat ini pihak kejaksaan belum melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.</p><p>“Tidak benar kami melakukan penahanan kepada inisial MS seperti yang ramai diberitakan. Jika nanti ada penahanan terhadap pihak-pihak terkait, hal itu tentu bergantung pada hasil penyidikan. Perkembangannya pasti akan kami sampaikan kepada masyarakat,” ucapnya.</p><p>Sementara itu, pengamat hukum Darmon Sipahutar SH mengapresiasi langkah Kejari Jakarta Timur dalam menangani perkara.</p><p>Ia berharap proses penyidikan dapat segera rampung sehingga berkas perkara dapat dilimpahkan ke pengadilan.</p><p>“Mudah-mudahan berkas hasil penyidikan bisa segera dilimpahkan ke pengadilan. Tentu penyidik juga sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengetahui ada atau tidaknya kerugian negara dalam pengadaan tersebut,” kata Darmon.</p><p>Sebelumnya diberitakan, Kejari Jakarta Timur melakukan penggeledahan di Kantor Sudin PPKUKM Jakarta Timur serta di wilayah Kelapa Gading. Penggeledahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Jakarta Timur, Andri.</p><p>Penggeledahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejari Jakarta Timur Nomor: Print-01/M.1.13/Fd.1/10/2025 tertanggal 24 Oktober 2025.</p><p>Penyidikan berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mesin jahit merek Singer pada tahun anggaran 2022, 2023, dan 2024.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/usut-tuntas-dugaan-korupsi-pengadaan-mesin-jahit-sudin-ppkukm-jakarta-timur-penyidik-hitung-kerugian-negara_h4L5ERlrsv.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Kembalikan Fungsi Sarana Kota Kawasan Kebon Kacang, Pemkot Jakarta Pusat Tertibkan Bangunan di Trotoar</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/kembalikan&#45;fungsi&#45;sarana&#45;kota&#45;kawasan&#45;kebon&#45;kacang&#45;pemkot&#45;jakarta&#45;pusat&#45;tertibkan&#45;bangunan&#45;di&#45;atas&#45;trotoar&#45;95oDmzgoQ7/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/kembalikan&#45;fungsi&#45;sarana&#45;kota&#45;kawasan&#45;kebon&#45;kacang&#45;pemkot&#45;jakarta&#45;pusat&#45;tertibkan&#45;bangunan&#45;di&#45;atas&#45;trotoar&#45;95oDmzgoQ7/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 11 Mar 2026 18:31:06 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat melakukan penataan sarana kota kawasan Kebon Kacang 30, Tanah Abang. Penataan dimulai dengan menertibkan dan membersihkan bangunan liar yang berdiri di atas trotoar dan menjorok ke badan kali di belakang Plaza Indonesia.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta |</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat melakukan penataan sarana kota kawasan Kebon Kacang 30, Tanah Abang. Penataan dimulai dengan menertibkan dan membersihkan bangunan liar yang berdiri di atas trotoar dan menjorok ke badan kali di belakang Plaza Indonesia.</p><p>Selanjutnya, fungsi trotoar akan dikembalikan untuk pejalan kaki. Dan nantinya akan ditata juga dengan taman agar kawasan lebih rapi dan nyaman.</p><p>"Kita ingin yang berkaitan dengan sarana-perasarana itu betul-betul digunakan untuk prasarana umum. Bukan untuk berdagang dan sejenisnya," kata Wali Kota Arifin saat meninjau lokasi penertiban pada hari ketiga, Rabu (11/3/2026).</p><p>Dilaporkan, sekitar 35 bangunan yang selama ini memanfaatkan trotoar serta menjorok ke badan sungai, ditertibkan dan dibersihkan sejak Senin (9/3/2026).</p><p>Selain menertibkan bangunan, Arifin menyebut akan melakukan normalisasi kali yang berada di kawasan tersebut. Dimana, kondisi kali saat ini cukup dangkal sehingga perlu dilakukan pengerukan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA).</p><p>“Kita lihat kalinya sudah dangkal. Nanti kita minta SDA merapikan dan melakukan pengerukan,” ujarnya.</p><p>Penataan juga mencakup perbaikan jalan yang rusak dengan pelapisan ulang menggunakan hotmix, pengurasan saluran drainase, hingga penataan taman dan pohon di sekitar turap kali yang berpotensi merusak struktur penahan tanah.</p><p>Menurut Arifin, tahap awal kegiatan difokuskan pada pembersihan kawasan atau clean clearing. Ia meminta warga yang bangunannya berdiri di atas trotoar untuk membongkar secara mandiri sebelum proses penataan lanjutan dilakukan oleh dinas terkait.</p><p>Setelah tahap pembersihan rampung, sejumlah dinas seperti dinas pertamanan dan hutan kota, dinas bina marga, serta dinas SDA akan masuk untuk melakukan penataan lanjutan. Program ini, kata dia, akan terus berlanjut setelah Lebaran hingga kawasan tersebut benar-benar tertata.</p><p>Arifin juga menyoroti banyaknya saluran drainase yang tertutup bangunan atau lapak pedagang. Kondisi itu, menurutnya, kerap menjadi salah satu penyebab genangan di Jakarta karena saluran sulit dibersihkan.</p><p>“Kalau salurannya tertutup bangunan, tentu sulit dilakukan pengurasan. Ini yang sering menjadi penyebab genangan,” ujarnya.</p><p>Meski demikian, Pemkot Jakarta Pusat memastikan akan mendata pedagang yang terdampak penertiban. Pemerintah berencana mencarikan lokasi berdagang yang lebih sesuai agar mereka tetap bisa menjalankan usaha.</p><p>“Saya tidak melarang orang mencari penghasilan. Tapi aturan tetap harus dipatuhi. Trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan untuk berdagang,” kata Arifin.</p><p>Arifin pun mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, RW, LMK, FKDM hingga PKK, untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap tertata.</p><p>&nbsp;</p><p>Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi kunci agar fasilitas kota yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal.</p><p>“Jakarta harus kita jaga bersama. Infrastruktur sudah dibangun pemerintah, tapi kalau tidak ada kesadaran dari masyarakat, maka tidak akan berfungsi dengan baik,” tutup wali.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/kembalikan-fungsi-sarana-kota-kawasan-kebon-kacang-pemkot-jakarta-pusat-tertibkan-bangunan-di-atas-trotoar_w9NGgHdUit.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Ramadhan 1446 BRI Bekasi Siliwangi Berbagi dengan Petugas Kebersihan, Satpam, dan Juru Parkir</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/ramadhan&#45;1446&#45;bri&#45;bekasi&#45;siliwangi&#45;berbagi&#45;dengan&#45;petugas&#45;kebersihan&#45;satpam&#45;dan&#45;juru&#45;parkir&#45;8E6X51kBq9/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/serba&#45;serbi/ramadhan&#45;1446&#45;bri&#45;bekasi&#45;siliwangi&#45;berbagi&#45;dengan&#45;petugas&#45;kebersihan&#45;satpam&#45;dan&#45;juru&#45;parkir&#45;8E6X51kBq9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 11 Mar 2026 12:11:28 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.CO, Kota Bekasi — BRI Branch Office (BO) Bekasi Siliwangi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar melalui kegiatan sosial di bulan suci Ramadan.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>METROJAKARTANEWS.CO, <strong>Kota Bekasi</strong> — BRI Branch Office (BO) Bekasi Siliwangi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar melalui kegiatan sosial di bulan suci Ramadan.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, BRI BO Bekasi Siliwangi menyalurkan bingkisan Ramadan kepada warga yang berada di sekitar lingkungan kantor. Bantuan pada Ramadan 2026 ini secara khusus ditujukan kepada para petugas kebersihan dan petugas keamanan yang bekerja di area sekitar kantor.</p><p>Pimpinan BRI BO Bekasi Siliwangi, Iqbal Perdana, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak hanya menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga memberikan perhatian kepada masyarakat.</p><p>“BRI BO Bekasi Siliwangi tidak hanya menghadirkan produk perbankan unggulan, tetapi juga berkomitmen memberikan pelayanan dan perhatian kepada masyarakat,” ujar Iqbal.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 105 paket Ramadan disalurkan kepada para penerima manfaat. Sebanyak 50 paket diberikan kepada petugas kebersihan dan satpam di kawasan Kemang Pratama. Sementara itu, 55 paket lainnya diserahkan kepada juru parkir serta kaum duafa di sekitar lokasi.</p><p>Iqbal berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para penerima.</p><p>“Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi yang menerimanya,” katanya.</p><p>Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini tidak hanya dilakukan pada bulan Ramadan. BRI BO Bekasi Siliwangi secara rutin menjalankan berbagai program sosial di berbagai bidang, seperti pendidikan, keagamaan, kesehatan, serta kegiatan sosial lainnya.</p><p>Kegiatan berbagi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian BRI BO Bekasi Siliwangi terhadap masyarakat sekitar sekaligus upaya memperkuat hubungan dan pelayanan kepada lingkungan di sekitar kantor.</p><p>[Redaktur: Napu Sineubok]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir032026/ramadhan-1446-bri-bekasi-siliwangi-berbagi-dengan-petugas-kebersihan-satpam-dan-juru-parkir_hUVD49eZZ8.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Sidang Kedua Gugatan Rp5,7 Miliar Eks Karyawan ke Kredivo Digelar PN Jakarta Barat, OJK Hadir</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/peristiwa/sidang&#45;kedua&#45;gugatan&#45;rp57&#45;miliar&#45;eks&#45;karyawan&#45;ke&#45;kredivo&#45;digelar&#45;pn&#45;jakarta&#45;barat&#45;ojk&#45;hadir&#45;jnDKp32z4w/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/peristiwa/sidang&#45;kedua&#45;gugatan&#45;rp57&#45;miliar&#45;eks&#45;karyawan&#45;ke&#45;kredivo&#45;digelar&#45;pn&#45;jakarta&#45;barat&#45;ojk&#45;hadir&#45;jnDKp32z4w/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 26 Feb 2026 11:56:58 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Sahala Pangaribuan]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Sidang kedua gugatan 3 eks karyawan, JMS, DOH, dan ALS, sebesar Rp. 5,7 Miliar kepada PT. Kredivo Finance Indonesia (KFI) dengan perkara nomor 73/Pdt.G/2026/PN Jkt.Brt, digelar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (25/2/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p><strong>METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | </strong>Sidang kedua gugatan 3 eks karyawan, JMS, DOH, dan ALS, sebesar Rp. 5,7 Miliar kepada PT. Kredivo Finance Indonesia (KFI) dengan perkara nomor 73/Pdt.G/2026/PN Jkt.Brt, digelar Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (25/2/2026).</p><p>Namun, sidang kembali ditunda karena PT. KFI sebagai tergugat I dan PT. Danakirti Arta Kirana (DAK) sebagai tergugat II, tidak hadir. Justru yang hadir, turut tergugat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia.</p><p>Tidak hadirnya para tergugat pada sidang kedua, membuat kuasa hukum para penggugat, Salman Alfarizi, S. H, beserta tim merasa kecewa.</p><p>Dikatakan, ketidakhadiran para tergugat, menunjukkan sikap yang tidak memiliki itikad baik dan tidak menghargai pengadilan. "Seharusnya tergugat 1 dan tergugat 2 hadir, memiliki itikad baiklah, menghargailah panggilan dari pengadilan. Nah, harusnya mereka hadir," ucap salah satu kuasa hukum, M Iqbal, usai sidang kedua.</p><p>Malah, turut tergugat OJK yang memiliki niat baik untuk hadir memenuhi panggilan sidang kedua PN Jakarta Barat. Kehadiran OJK mendapat apresiasi dari kuasa hukum pengguggat.</p><p>Namun, apresiasi tidak menghilangkan pertanyaan soal pelaksanaan perlindungan data pribadi (PDP) dari setiap warga negara, khususnya di sektor keuangan.</p><p>"Tentu pelaksanaan perlindungan data pribadi itu harus jelas di sektor keuangan. Jangan serta merta melakukan pengecekan data pribadi tanpa persetujuan dan sepengetahuan dari pemilik data. Dalam hal ini dilakukan tergugat 1 dan tergugat 2 terhadap para penggugat," tegas Iqbal.</p><p>Ia berharap, para tergugat menghormati dan hadir memenuhi panggilan sidang agar memahami perlindungan data pribadi di Indonesia.</p><p>Iqbal menjelaskan akan tetap menjalankan gugatan sebagaimana mestinya sesuai regulasi yang berlaku. Harapannya, tidak ada lagi penggugat lain karena pengaksesan data secara ilegal diduga oleh KFI dan DAK.</p><p>"Mudah-mudahan pengaksesan data secara ilegal akses ini, cukuplah ke para penggugat ini. Tidak usah orang, ada penggugat-penggugat lain yang diakses datanya secara ilegal oleh PT. Kredivo Finance Indonesia maupun PT. Danakirti Arta Kirana," pungkasnya.</p><p>Sebelumnya, usai sidang perdana pada Rabu (11/2/2026), Iqbal menjelaskan bahwa substansi gugatan yang diajukan kliennya terkait perbuatan melawan hukum, Ilegal akses. Dimana, tergugat I dan tergugat II telah mengakses data keuangan pribadi para penggugat berupa sistem informasi layanan keuangan (SLIK) tanpa izin atau persetujuan para penggugat.</p><p>Dalam Undang-Undang (UU) PDP Nomor 27 Tahun 2022 disebutkan, ada dua data yaitu data umum dan data spesifikasi.</p><p>“Nah, data spesifik yang dilakukan ilegal akses oleh para tergugat adalah data keuangan para penggugat tanpa sepengetahuan, sehingga para penggugat merasa dirugikan dan tidak menerimanya,” jelas Iqbal.</p><p>Iqbal juga menyoroti peran OJK sebagai kepanjangan tangan pemerintah yang hadir dalam pengimplementasian data pribadi.</p><p>Menurutnya, kasus yang dialami penggugat merupakan bagian dari implementasi UU PDP yang perlu dichallenge.</p><p>“Undang -undang ini sudah diterbitkan sejak tahun 2022, tentu jangan hanya sekedar undang-undangnya dibuat tetapi implementasinya tidak jelas, jadi Ini kan perlu diperhatikan juga, nah kebetulan ini ada korbannya,” ungkap Iqbal.</p><p>Diketahui, KFI merupakan perusahan jasa keuangan yang terdaftar di OJK. Seharusnya paham bahwa SLIK merupakan data pribadi karena terdapat informasi keuangan pribadi dari pemilik data. Namun seperti dengan yakin mengakses data pribadi karyawan tanpa seizin pemilik data, yang didapat dari OJK</p><p>Kondisi ini sangat mengenaskan karena memang diketahui pimpinan - pimpinan KFI yang merupakan warga negara asing seperti meremehkan hukum yang berlaku di Indonesia.</p><p>Hukum di Indonesia dianggap lemah atas kekuasaan mereka. Padahal jelas ada UU PDP.</p><p>Gugatan mantan karyawan KFI di PN Jakarta Barat semata-mata sebagai bentuk permohonan pertolongan hukum dari Negara Indonesia atas perilaku yang dianggap semena - mena yang dilakukan pihak asing terhadap rakyat Indonesia.</p><p>Para penggugat, sebagai mantan karyawan KFI yang seluruhnya warga negara Indonesia, sangat berharap agar hukum di Indonesia dapat diberlakukan kepada pimpinan - pimpinan KFI yang berwarganegaraan asing.</p><p>Pada Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Barat, disebutkan bahwa para penggugat mengalami kerugian sebesar Rp.5,7 Miliar, dengan rincian Rp.5 Miliar kerugian imateril dan Rp.700 juta kerugian materil.</p><p><strong>[Editor : Sahala Pangaribuan]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/sidang-kedua-gugatan-rp57-miliar-eks-karyawan-ke-kredivo-digelar-pn-jakarta-barat-ojk-hadir_FHyIb5ux5G.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Pencurian Plang Segel IMB, Komisi A DPRD Kota Depok Suruh Pemkot Depok Jaga Kewibawaan</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/pencurian&#45;plang&#45;segel&#45;imb&#45;komisi&#45;a&#45;dprd&#45;kota&#45;depok&#45;hendak&#45;sidak&#45;perumahan&#45;al&#45;fatih&#45;kembali&#45;7y01Yx1rfA/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/pencurian&#45;plang&#45;segel&#45;imb&#45;komisi&#45;a&#45;dprd&#45;kota&#45;depok&#45;hendak&#45;sidak&#45;perumahan&#45;al&#45;fatih&#45;kembali&#45;7y01Yx1rfA/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 25 Feb 2026 14:50:53 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Janter Han]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Kota Depok &#45; Ketua Komisi A DPRD Kota Depok Khairullah Ahyari mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menegakkan aturan yang berlaku guna menjaga kewibawaan.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>METROJAKARTANEWS.ID, <strong>Kota Depok</strong> - Ketua Komisi A DPRD Kota Depok Khairullah Ahyari mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menegakkan aturan yang berlaku guna menjaga kewibawaan.&nbsp;</p><p>Sikap Ahyari Ini berkaitan dengan hilang plang segel Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Perumahan Al Fatih yang memungkinan dibongkar atau dicuri oleh pihak yang tak suka perumahan ini disegel lantaran melanggar pembangunan di kawasan Situ Gugur Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.</p><p>Hal itu disampaikan terkait kelanjutan pascasegelan Perumahan Al Fatih yang berada di kawasan Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan dan keinginan Wali Kota Depok Supian Suri untuk mengembalikan Situ Pasir Putih atau Situ Gugur dalam inspeksi mendadak (sidak) pada tahun 2025 kemarin.</p><p>"Tegakkan sesuai aturan yang berlaku, demi menjaga kewibawaan pemerintah. Komisi A sudah sidak untuk memastikan segel itu terpasang, kita tahunya sampai hari ini segel harusnya masih terpasang, kalau hilang atau dicabut bakal kita cek lagi," geram Khairullah di Balai Kota Depok, Rabu (25/2/2026).</p><p>Mengenai apakah akan ada eksekusi pembongkaran bangunan rumah yang telah dibangun pihak developer Perumahan Al Fatih, kata dia, pihak Pemkot Depok telah diminta untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).</p><p>"Sudah kita minta Pemkot berkoordinasi dengan Pemprov Jabar, terkait dengan posisi lahan itu agar clear," ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).</p><p>Dirinya berkeinginan pembangunan yang sesuai dengan regulasi. Supaya hak-hak masyarakat juga dapat terlindungi.</p><p>Karena tugas Pemkot adalah memberikan kepastian terhadap masyarakat. Jangan sampai ada aturan yang dilanggar.</p><p>"Kami mengawasi, jangan sampai mohon maaf ada aturan yang dilanggar, lalu ada hak-hak masyarakat yang tak terpenuhi," bilangnya.</p><p>Terhadap Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, ia pun mendesak perijinan harus melaksanakan perizinan sesuai dengan aturan.</p><p>"Perizinan harus sesuai dengan aturannya, sesuai urutannya. Kalau ada pihak yang tidak melaksanakan peraturannya, ya tegakkan Perda," utasnya.</p><p>Di lain pihak, Sekretaris DPMPTSP Kota Depok Zarkasih menyampaikan mengenai Perumahan Al Fatih pihaknya sudah melimpahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).</p><p>Sehingga, hal itu menjadi kewenangan Satpol PP terkait kelanjutan penindakan aturan maupun pengawasan pasca penyegelan perumahan tersebut.</p><p>"Soal Al Fatih, sudah dilimpahkan ke Pol PP. Jika ada laporan segel itu dicopot, maka Pol PP harus turun lagi ke lokasi. Sebab, ujung akhirnya di Pol PP," tandasnya.</p><p><strong>[Redaktur: Hendrik I Raseukiy]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/pencurian-plang-segel-imb-komisi-a-dprd-kota-depok-hendak-sidak-perumahan-al-fatih-kembali_RqpIE5EN6q.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Dicuri Segel IMB Pemkot Depok di Perumahan Al Fatih: Atensi Supian Suri Diabaikan Satpol PP</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/dicuri&#45;segel&#45;imb&#45;pemkot&#45;depok&#45;di&#45;perumahan&#45;al&#45;fatih&#45;atensi&#45;supian&#45;suri&#45;diabaikan&#45;satpol&#45;pp&#45;984eK2Q8V9/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/dicuri&#45;segel&#45;imb&#45;pemkot&#45;depok&#45;di&#45;perumahan&#45;al&#45;fatih&#45;atensi&#45;supian&#45;suri&#45;diabaikan&#45;satpol&#45;pp&#45;984eK2Q8V9/0#komentar</comments>
                <pubDate>Wed, 25 Feb 2026 06:09:31 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Janter Han]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID &#45; Kota Depok – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota mengakui bingung bersikap soal pencurian plang besar segel Izin Mendirikan Bangunan Perumahan Al Fatih Kelurahan Pasir Putih, Sawangan pada Selasa, 22 April 2025 silam. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Kabid Gakda) Satpol PP Kota Depok, Hendar Fradesa.]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>METROJAKARTANEWS.ID - <strong>Kota Depok</strong> – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota mengakui bingung bersikap soal pencurian plang besar segel Izin Mendirikan Bangunan Perumahan Al Fatih Kelurahan Pasir Putih, Sawangan pada Selasa, 22 April 2025 silam. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Kabid Gakda) Satpol PP Kota Depok, Hendar Fradesa.</p><p>"Kami belum tahu pasti, apakah segelnya hilang atau dicopot oknum pihak Perumahan Al Fatih. Kalau hilang dan kami harus memasangnya lagi, saya belum bisa bersikap," dalih Hendar lepas tanggung jawab, di ruang kerjanya &nbsp;Kawasan Balai Kota Depok, Jalan Raya Margonda No.54, Kelurahan Depok, Kota Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16431, &nbsp;Selasa (24/2/2026).</p><p>Parahnya, menurut Fradesa, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pun kemungkinan tidak mempunyai kewenangan penindakan, karena Perumahan Al Fatih disinyalir berada di areal eks Situ Gugur, kewenangan lahannya adalah milik Provinsi Jawa Barat atau Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane.</p><p>Lepas tanggung jawab, padahal lantaran plang besar segel itu yang &nbsp;yang sudah dicuri atau hilang dari posisi ditancapkan adalah dilakukan Satpol PP Kota Depok yang didalilkan Fradesa diminta oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).</p><p>Dan, tidak sesederhana pikiran Hendar Fradesa, soalnya perkara ini sudah menjadi perhatian khusus Wali Kota Depok, Supian Suri. Suri pun dengan gagah sudah meninjau lokasi &nbsp;pencurian lahan Situ Gugur ini oleh proyek Al Fatih ini. Ternyata walaupun Supiaj Suri sudah bersikap pasti, Satpol PP merasa belum bernyali untuk tegas melindungi hak kewenangan penyegelan perusahaan ini yang melanggar.</p><p>"Contohnya penertiban bangunan di atas situ Tujuh Muara Sawangan itu, dilakukan oleh SDA Provinsi Jabar, Satpol PP Kota Depok hanya menjaga keamanan lokasi agar eksekusi berjalan lancar," imbuhnya.</p><p>Soal penyegelan tahun lalu itu, dirinya menyebut tindakan tersebut dilakukan Satpol PP untuk menghentikan pembangunan rumah yang belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).</p><p>"Penyegelan tahun lalu, sifatnya cuma buat menghentikan sementara pembangunan rumah-rumah di sana, karena tidak ada IMB," katanya.</p><p>Sebab, di Kota Depok setiap orang atau badan yang membangun rumah atau bangunan harus punya surat izin dari pemerintah, dalam hal ini dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Jikalau sudah punya izin, bisa dilanjutkan pembangunannya.</p><p>Hendar mengutarakan, Satpol PP dalam melakukan penindakan penertiban bangunan tidak sendiri, ada tim penertiban terpadu yang ketuanya adalah Sekretaris Daerah (Sekda).</p><p>"Harus ada dari tim penertiban terpadu dulu yang ketuanya Sekda, baru Satpol PP bisa melakukan penertiban bangunan, tidak bisa sendiri," ujarnya.</p><p>Merunut perkara ini, pada hari yang sama mantan Kabid Gakda Satpol PP Depok Tono Hendratno Hasan yang kini sudah bermutasi menjabat Sekretaris Kecamatan Beji menerangkan, ia bersama jajarannya melakukan penyegelan Perumahan Al Fatih atas permintaan DPMPTSP.</p><p>"Waktu itu saya sebagai Satpol PP hanya menjalankan permintaan dari Dinas Perizinan, kalau tidak kita lakukan nanti dikira Satpol PP ada apa-apa," jelasnya.</p><p>Sebelum melakukan penindakan, sambung dia, sudah ada surat peringatan 1 sampai 3 dari tim Pengawasan Terpadu DPMPTSP. Karena tidak ada IMB, makanya Satpol melakukan penyegelan.</p><p>[Teunku Isnain Raseukiy]</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/dicuri-segel-imb-pemkot-depok-di-perumahan-al-fatih-atensi-supian-suri-diabaikan-satpol-pp_HK8Stbm607.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>Cairkan 69 Deposita Tanpa Restu, OJK Limpahkan Kasus ke Kejari Depok</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/cairkan&#45;69&#45;deposita&#45;tanpa&#45;restu&#45;ojk&#45;limpahkan&#45;kasus&#45;ke&#45;kejari&#45;depok&#45;1meaBphbgH/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/cairkan&#45;69&#45;deposita&#45;tanpa&#45;restu&#45;ojk&#45;limpahkan&#45;kasus&#45;ke&#45;kejari&#45;depok&#45;1meaBphbgH/0#komentar</comments>
                <pubDate>Mon, 23 Feb 2026 13:01:20 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Janter Han]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWD.ID, Kota Depok – Perkara pidana mantan Direktur Umum PT BPR Panca Danarakyat atau PT BPR Panca Dana beserta dua bawahannya dilimpahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok di Komplek Perkantoran, Jalan Boulevard Raya Kota Kembang, Kelurahan Jatimulya, Kecamaan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16431, Senin (23/2/2026).]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>METROJAKARTANEWD.ID, <strong>Kota Depok </strong>– Perkara pidana mantan Direktur Umum PT BPR Panca Danarakyat atau PT BPR Panca Dana beserta dua bawahannya dilimpahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok di Komplek Perkantoran, Jalan Boulevard Raya Kota Kembang, Kelurahan Jatimulya, Kecamaan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16431, Senin (23/2/2026).</p><p>Ketiga tersangka itu yakni, Arie Kurniawan selaku mantan Direktur Utama PT BPR Panca Danarakyat atau PT BPR Panca Dana, Maya Mariana selaku Customer Service PT Bank Perkreditan Rakyat Panca Danarakyat atau PT BPR Panca Danarakyat, dan Vanni Apriyanti Salam selaku Kepala Bagian Operasional dan SDM PT BPR Panca Danarakyat.</p><p>"Ketiganya diduga melakukan pencairan 69 berkas pencairan deposito atas nama 31 deposan tanpa sepengetahuan para deposan, dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka," kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok, Barkah Dwi Hatmoko di Kantor Kejari Kota Depok, Senin (23/2).</p><p>Dikatakan Barkah, khusus untuk tersangka Arie Kurniawan terdapat tindak pidana lain yang dilakukan periode Maret 2020 sampai dengan Desember 2022.</p><p>"Tersangka sengaja membuat atau menyebabkan adanya pencatatan palsu dalam pembukuan atau dalam proses laporan maupun dalam dokumen atau laporan kegiatan usaha, laporan transaksi atau rekening suatu bank dalam proses pencairan terhadap 208 berkas kredit, yang dananya digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka," ucapnya.</p><p>Atas dugaan itulah para tersangka diduga melanggar. Untuk tersangka Arie Kurniawan, &nbsp;Pasal 49 ayat (1) huruf a atau Pasal 49 ayat (1) huruf c pada Bab IV Perbankan bagian kedua Pasal 14 mengenai perbankan UU No 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan yang merupakan perubahan terakhir UU No 7 tahun 1992 tentang Perbankan juncto UU No 1 tahun 2026 tentang ayat (1) UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP.</p><p>Dan/atau, Pasal 49 ayat (1) huruf c pada Bab IV Perbankan bagian kedua Pasal 14 mengenai perbankan UU No 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan yang merupakan perubahan terakhir UU No 7 tahun 1992 tentang Perbankan juncto UU No 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf c UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 127 ayat (1) UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP.</p><p>Lalu tersangka Maya Mariana, Pasal 49 ayat (1) huruf a pada Bab IV Perbankan bagian kedua Pasal 14 mengenai perbankan UU No 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan yang merupakan perubahan terakhir UU No 7 tahun 1992 tentang Perbankan juncto UU No 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf c UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 127 ayat (1) UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP.</p><p>Atau Pasal 49 ayat (1) huruf c Bab IV Perbankan bagian kedua Pasal 14 mengenai perbankan UU No 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan yang merupakan perubahan terakhir UU No 7 tahun 1992 tentang Perbankan juncto UU No 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf c No 1 tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 127 ayat (1) UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP.</p><p>Sedangkan tersangka Vanni Apriyanti Salam, Pasal 49 ayat (1) huruf a pada Bab IV Perbankan bagian kedua Pasal 14 mengenai perbankan UU No 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan yang merupakan perubahan terakhir UU No 7 tahun 1992 tentang Perbankan juncto UU No 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana juncto Pasal 20 huruf c UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 127 ayat (1) UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP.</p><p><strong>[Tio Zahara]</strong></p><p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/cairkan-69-deposita-tanpa-restu-ojk-limpahkan-kasus-ke-kejari-depok_QPxildYk0u.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
        	
        	<item>
        		<title>LAKRI Kritik Hilangnya Plang Segel Perumahan Al Fatih, Wali Kota Depok: Tegaskan Fungsi Situ Gugur</title>
                <link>https://metrojakartanews.id/utama/lakri&#45;kritik&#45;hilangnya&#45;plang&#45;segel&#45;perumahan&#45;al&#45;fatih&#45;wali&#45;kota&#45;depok&#45;tegaskan&#45;fungsi&#45;situ&#45;gugur&#45;3B59dVHIE1/0</link>
                <comments>https://metrojakartanews.id/utama/lakri&#45;kritik&#45;hilangnya&#45;plang&#45;segel&#45;perumahan&#45;al&#45;fatih&#45;wali&#45;kota&#45;depok&#45;tegaskan&#45;fungsi&#45;situ&#45;gugur&#45;3B59dVHIE1/0#komentar</comments>
                <pubDate>Thu, 19 Feb 2026 21:10:38 +0700</pubDate>
                <dc:creator><![CDATA[Janter Han]]></dc:creator>
                <category><![CDATA[Utama]]></category>
                <description><![CDATA[METROJAKARTANEWS.ID, Sawangan – Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) mendesak Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok bersikap transparan terkait hilangnya plang segel di Perumahan Al Fatih, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.&amp;nbsp;]]></description>
                <content:encoded><![CDATA[<p>METROJAKARTANEWS.ID, <strong>Sawangan</strong> – Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) mendesak Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok bersikap transparan terkait hilangnya plang segel di Perumahan Al Fatih, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.&nbsp;</p><p>Lahan proyek tersebut diketahui masih berstatus aset Pemerintah Provinsi Jawa Barat.</p><p>LAKRI menjelaskan, penyegelan dilakukan Satpol PP pada 22 April 2025 mengacu pada Perda Kota Depok Nomor 5 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum serta Perda Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perizinan dan Nonperizinan. Kewenangan penyegelan juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.&nbsp;</p><p>Saat itu, pihak pengembang belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).<br>Namun, LAKRI menilai pascapenyegelan, pengawasan tidak berjalan optimal. Plang segel sudah tidak terlihat di lokasi, sementara aktivitas pembangunan masih berlangsung.</p><p>"Sebagai bentuk kontrol sosial, LAKRI &nbsp;telah melayangkan tiga surat permintaan klarifikasi kepada Satpol PP Kota Depok, tetapi belum mendapat respons," ujar Ketua LAKRI, Yusuf Tarigan, didampingi Sekretaris Maulana, mempertanyakan komitmen penegakan aturan oleh pemerintah daerah, Kamis (19/2/2026).</p><p>Ia juga mengingatkan bahwa pencabutan plang segel tanpa izin resmi dari pemerintah dapat berujung pada sanksi pidana.</p><p>Lebih lanjut, LAKRI menyebut lahan Perumahan Al Fatih berada di kawasan aktif Situ Pasir Putih–Situ Gugur. Informasi tersebut diperoleh setelah melakukan klarifikasi ke Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane.&nbsp;</p><p>Pihaknya pun mempertanyakan proses penerbitan sertifikat atas lahan yang disebut sebagai kawasan situ.</p><p>Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Depok, Dede Hidayat, belum memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi melalui pesan singkat.</p><p>Terpisah, Wali Kota Depok Supian Suri bersama dinas terkait dan Komisi A DPRD Kota Depok sebelumnya telah meninjau lokasi. Dalam kunjungan tersebut, Supian menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan pemulihan fungsi Situ Gugur, setidaknya pada tahap awal.</p><p>Menurutnya, apabila polemik hanya difokuskan pada aspek administratif, dikhawatirkan seluruh kawasan berpotensi berubah menjadi area perumahan.</p><p><strong>[Redaktur: Tio Zahara]</strong></p>]]></content:encoded>
                <enclosure url="https://wahananews.co/photo/berita/dir022026/lakri-kritik-hilangnya-plang-segel-perumahan-al-fatih-wali-kota-depok-tegaskan-fungsi-situ-gugur_lZFy0InOqu.jpg" length="0" type="image/jpeg" />
        	</item>

        
    </channel>

</rss>
<!-- RSS GENERATOR CREATED BY GHIVARRA SR -->