Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin memastikan koordinasi lintas instansi terus diperkuat guna mempercepat distribusi bantuan dan menjaga kenyamanan para pengungsi.
Berbagai kebutuhan mendesak seperti makanan siap saji, kebutuhan bayi, selimut, matras, serta perlengkapan pokok lainnya telah disalurkan kepada warga terdampak.
Baca Juga:
Tanah Abang Nyatakan Perang terhadap Tramadol Ilegal, Wali Kota Arifin: Basmi Sampai Bersih!
Arifin juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
Menurutnya, kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan menjadi langkah penting untuk mencegah terulangnya musibah serupa.
"Kita harus menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat bersama untuk lebih waspada. Pencegahan adalah langkah terbaik agar kejadian serupa tidak kembali terjadi," ujarnya.
Baca Juga:
Jaga Kebugaran ASN, Pemkot Jakarta Pusat Gelar Tes Kesehatan Massal Demi Pelayanan Publik yang Prima
Musibah kebakaran yang melanda kawasan Jiung tidak hanya menyisakan kerugian materiil, tetapi juga meninggalkan duka bagi ratusan warga yang kehilangan tempat tinggal.
Namun, di tengah situasi sulit tersebut, kehadiran pemerintah dan berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan rasa aman sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.
Berdasarkan data sementara, kebakaran kawasan Jiung, Kemayoran pada Senin malam (1/6/2026), berdampak pada 345 kepala keluarga (KK) atau 679 jiwa, terdiri dari 326 laki-laki dan 353 perempuan.