Pesan mengenai pandangan green mindset dari Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, tersebut disampaikan bertepatan dengan penyelenggaraan Metro TV Green Summit 2026 yang mengusung tema “Accelerating Indonesia’s Green Transition”. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Emil Salim—ekonom senior, mantan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, sekaligus mantan Menteri Lingkungan Hidup—sebagai keynote speaker.
Selain Arief Nasrudin, acara ini juga menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan pimpinan institusi sebagai pembicara, di antaranya Indah Irmahdini, Masyita Crystallin, Diaz Hendropriyono, Indrawan Ditapradana, Nixon Napitupulu, Bambang Patiyono, Deddy Sudiarjanto, Andre Simangunsong, Kamia Handayani, Djoko Siswanto, Fuad Bawazier, Sugeng Suparwoto, Yudistian Yunis, Agung Kurniawan, serta Chialmi Dialdestoro Rosalim. Informasi ini tercantum secara jelas dalam materi visual berupa pamflet yang saya terima.
Baca Juga:
PAM Jaya Gelar Jakarta Water Hero 2025, Apresiasi untuk Para Pahlawan Air Bersih Ibu Kota
Di sisi lain, hal yang tidak kalah penting adalah komitmen PAM JAYA dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Jakarta. Sebagai BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PAM JAYA menegaskan komitmennya untuk menyediakan layanan air bersih yang andal, merata, dan berkualitas bagi seluruh warga Jakarta, dengan target cakupan layanan 100 persen pada tahun 2029.
Dalam hal ini, Arief Nasrudin menyampaikan bahwa upaya perluasan cakupan layanan terus dilakukan secara bertahap. Sepanjang tahun 2025, PAM JAYA berhasil menambah sekitar 206.537 sambungan rumah baru, sehingga cakupan layanan air bersih di Jakarta mencapai 80,24 persen pada akhir tahun. Capaian ini dipandang sebagai fondasi penting dalam memperluas layanan air minum perpipaan secara merata di ibu kota.
Meski demikian, Arief mengakui bahwa laju pertumbuhan infrastruktur perpipaan yang belum sebanding dengan pertumbuhan populasi penduduk Jakarta tetap menjadi tantangan utama untuk mencapai target layanan penuh. Kompleksitas jaringan perpipaan juga memerlukan penanganan yang serius, terencana, dan berkelanjutan.
Baca Juga:
PAM JAYA Gercep Tanggulangi Gangguan Kualitas Air di Citra Garden City 2 Extension
Seiring dengan penguatan infrastruktur fisik, PAM JAYA turut melakukan transformasi digital dengan mengoperasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) Fusion yang mengintegrasikan proses bisnis dan layanan pelanggan. Perusahaan juga meluncurkan layanan AI call center berbasis kecerdasan buatan untuk memberikan informasi layanan yang lebih cepat, akurat, dan responsif kepada masyarakat.
Terkait target pelayanan 100 persen pada tahun 2029, termasuk program penambahan pipa dan pengembangan jaringan distribusi lainnya, saya telah menulis sejumlah artikel sebelumnya. Kesimpulannya, program PAM JAYA tersebut telah menjadi harapan banyak pihak.
Bahkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, secara serius dan konsisten memantau langsung serta memberikan arahan tegas agar PAM JAYA mampu mewujudkan pelayanan air bersih terbaik bagi seluruh masyarakat Jakarta.