Ia menambahkan, kondisi lapangan tersebut berpotensi meningkatkan risiko cedera.
Pemain bisa kehilangan keseimbangan dan terjatuh saat berlari maupun mengolah bola.
Baca Juga:
Pemuda Batak Bersatu Jakbar Dukung Lambok Sihombing Kembali Jadi Ketum 2025-2030
Herman juga mempertanyakan pemeliharaan lapangan karena para pengguna tetap dikenakan biaya untuk bermain dan membayar parkir.
“Ke mana uang itu semua? Kenapa tidak ada biaya perawatan? Lama-lama masyarakat jadi malas berolahraga di sini karena kondisinya sangat memprihatinkan,” pungkasnya.
Kondisi lapangan Cendrawasih tersebut menjadi perhatian bagi pengelola dan pemerintah daerah untuk mengevaluasi pemeliharaan fasilitas olahraga publik.
Baca Juga:
Pemuda Batak Bersatu Jakarta Barat Berbagi Takjil untuk Pengemudi Ojol
Perawatan yang memadai diperlukan agar lapangan dapat digunakan masyarakat secara aman, nyaman, dan berkelanjutan.