“Fasilitas olahraga seharusnya menjadi tempat masyarakat menjaga kesehatan, bukan malah menimbulkan risiko karena kondisinya tidak terawat,” tegasnya.
Ia mendesak dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mengevaluasi pengelolaan dan pemeliharaan lapangan-lapangan olahraga di Jakarta Barat. Menurutnya, ketersediaan anggaran perawatan harus menjadi perhatian agar fasilitas publik dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Pemuda Batak Bersatu Jakbar Dukung Lambok Sihombing Kembali Jadi Ketum 2025-2030
“Harapan kami, dinas terkait segera turun tangan. Lapangan olahraga harus dirawat dengan baik agar masyarakat bisa berolahraga dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Pemain Keluhkan Kondisi Lapangan
Keluhan serupa disampaikan Herman, warga Sumur Bor yang dua kali seminggu bermain sepak bola bersama komunitasnya di lapangan Cendrawasih.
Baca Juga:
Pemuda Batak Bersatu Jakarta Barat Berbagi Takjil untuk Pengemudi Ojol
Ia mengaku prihatin melihat kondisi lapangan yang minim rumput dan dipenuhi debu.
Menurut Herman, permukaan lapangan yang tidak rata membuat pemain kesulitan mengembangkan permainan. Operan bola yang seharusnya dapat diterima dengan baik justru kerap melenting karena kondisi permukaan tanah yang tidak rata.
“Lapangan berdebu dan minim rumputnya. Setiap bermain kesulitan mengembangkan permainan. Ketika passing bola, harapannya bisa sampai dan dikontrol dengan baik, tapi justru melenting karena permukaan tidak rata,” kata Herman.