Seperti yang diterangkan saksi anggota BNNP DKI, terdakwa Edo ditangkap di Jl. Teluk Gong Raya, Kel. Pejagalan Kec. Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu 20 Maret 2022 sekitar pukul 14:58 WIB, dengan barang bukti 1075,5 gram kristal putih yang diduga narkotika.
Penangkapan dilakukan setelah mendapatkan informasi bahwa terdakwa akan melakukan transaksi narkotika. Setelah mendapat informasi dan mengetahui ciri-cirinya, Tim Bidang Pemberantasan BNNP DKI Jakarta melakukan penyelidikan untuk memprofiling informasi.
Baca Juga:
Ketua Bawaslu KBB Ditangkap Polisi karena Pesta Sabu, Terancam 4 Tahun Penjara
Sekira pukul 14:40 WIB, tim mencurigai gerak gerik tersangka yang menggunakan sepeda motor merek vario warna hitam yang diduga akan transaksi narkotika jenis sabu di sekitar Jl. Pantai Indah Utara, Sektor Timur, Jakarta Utara.
Setelah yakin, tim membuntuti dan menunggu situasi yang aman. Sekitar pukul 14:58 WIB tim langsung memepet sepeda motor yang dikendarai tersangka Edo, kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa 1 bungkus plastik yang dibungkus lakban warna coklat berisikan kristal warna putih dengan berat brutto 1075,5 gram yang disimpan didalam tas selempang dan 1 unit handphone merk Nokia 110 warna biru yang diduga untuk komunikasi transaksi sabu dan 1 unit handphone merk Oppo A warna hitam.
Selanjutnya tersangka berikut barang bukti dibawa ke Kantor BNN Provinsi DKI Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga:
Ini Kriteria Napi Penerima Amnesti, Tidak Untuk Kasus Narkoba
Atas kepemilikan narkoba 1075,5 gram, Edo didakwa Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama hukuman mati. [stp]