Kekhawatiran terutama muncul saat aktivitas panen berlangsung. Warga mengantisipasi kemungkinan alat panen seperti egrek bersentuhan dengan kabel apabila jarak jaringan dengan area tanaman terlalu dekat.
Anto, warga setempat lainnya, mengaku khawatir dengan kondisi jaringan listrik yang ada saat ini.
Baca Juga:
Belum Ada Tindakan Dari PLN, Kabel Listrik Menempel Diatap Rumah
“Kami sangat mengkhawatirkan kondisi kabel listrik seperti ini. Kami berharap ULP PLN Bagan Batu serius menanggapi keluhan warga sebelum terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,” katanya.
Warga berharap pihak PLN turun langsung melakukan pemeriksaan teknis. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan perlunya pembangunan jaringan baru, warga meminta PLN dapat membangun tiang listrik permanen dengan memperhatikan standar teknis dan keselamatan.
Penghulu Janji Surati PLN
Sementara itu, PJ Penghulu Bakti Makmur, Musriandi, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon mengaku baru mengetahui kondisi tersebut.
Baca Juga:
Warga Kecewa, Listrik Padam Selama 5 Jam di Kawasan Jalan HM Said Medan
Ia menyatakan akan menyurati pihak PLN agar keluhan masyarakat di kawasan Simpang Stop mendapat perhatian.
“Ini baru saya ketahui. Kami akan menyurati pihak PLN agar dapat memperhatikan keluhan warga,” ujarnya.
Warga kini menunggu tindak lanjut dari ULP PLN Bagan Batu untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jaringan listrik di lokasi sekaligus memberikan solusi atas kebutuhan listrik masyarakat.