Dia mengaku, berjualan di TPS, pengunjung sepi karena memang fasilitas gedung tidak layak. Lahan parkir juga tidak ada sehingga pembeli enggan masuk.
Saat ini, sekitar 2.200 pedagang di Pasar Senen Blok VI sudah merasa tidak nyaman berdagang di TPS.
Baca Juga:
Kementerian PKP Siapkan Groundbreaking 600 Hunian Tetap untuk Warga Terdampak Bencana di Sumbar
"Hampir lima tahun kami berdagang di TPS. Semoga Direktur Perumda Pasar Jaya yang baru dan Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono mendengarkan keluhan kami para pedagang kecil ini," ujar Sinurat.
Ketika dikonfirmasi, Dirut Perumda Pasar Jaya, Tri Prasetio, melalui Humas Fahri SE, mengatakan bahwa pihaknya memang bekerjasama dengan mitra kerja sesuai Perjanjian Kontrak Kerja sama.
Dikatakan, ada berbagai kendala yang belum dilaksanakan seluruhnya oleh PT. JHS.
Baca Juga:
Menkes Sentil soal RS Lologolu, Minta Alkesnya Dipindahkan ke RSUD Pratama Nias Barat
"Yang perlu digarisbawahi adalah Perumda Pasar Jaya menekankan mitra kerja segera melaksanakan proyek pembangunan Blok VI Pasar Senen demi kepentingan para pedagang. Mudah-mudahan pembangunan segera dimulai, awal Desember," pungkas Fahri. [stp]