Di sisi piutang, katanya, kinerja Bea Cukai Bekasi juga menggembirakan. Penyelesaian piutang lancar mencapai 100% sebesar Rp277,71 miliar. Outstanding piutang per 31 Desember2022 sebesar Rp89,43 miliar.
Yanti menjelaskan bahwa penerimaan negara yang dihimpun akan mendorong kinerja APBN, memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia, mendukung neraca perdagangan, dan mendorong minat investasi sebagai penopang utama.
Baca Juga:
Penerimaan Negara Bea Cukai Jawa Timur Tumbuh Positif, Hingga September 2025 Catatkan Rp100,54 T
Tingginya penerimaan negara memperlihatkan pemulihan ekonomi yang terus terjaga, kontribusi harga komoditas yang masih di level relatif tinggi serta dampak positif dari berbagai kebijakan pemerintah.
Meski demikian, Yanti berharap adanya penguatan koordinasi dalam mewaspadai perkembangan risiko global di antaranya dengan menyiapkan respons kebijakan termasuk di dalamnya peningkatan utilitas fasilitas kepabeanan, cukai dan perpajakan. [stp]