Pelaksanaan UKW Angkatan ke-65 melibatkan tujuh penguji berpengalaman. Kategori Utama diuji oleh Aljufri Alkatiri, kategori Madya oleh Diapari Sibatangkayu, sementara kategori Muda ditangani oleh Kesit Budi Handoyo, A.R. Loebis, Tb Adhi, Rabiatun Drakel, dan Kadirah.
Menurut Aljufri Alkatiri, penilaian pada jenjang Utama tidak hanya menguji kemampuan teknis jurnalistik, tetapi juga visi kepemimpinan dan kapasitas manajerial redaksional peserta.
Baca Juga:
UKW PWI Jaya ke-65 Digelar di Jakpus, Wali Kota Arifin Tekankan Akurasi dan Profesionalisme Wartawan
“Di tingkat utama, penekanannya lebih kepada visi, pemahaman manajerial redaksional, serta kemampuan perencanaan dalam mengelola media dan ruang redaksi,” jelasnya.
Ketua Pelaksana UKW Angkatan ke-65, Arman Suparman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian UKW berjalan lancar. Terima kasih kepada para penguji, peserta, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan UKW ini,” katanya.
Baca Juga:
PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-65 di Kantor Wali Kota Jakpus, Diikuti Peserta dari Jabodetabek hingga Babel
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat atas dukungan fasilitas tempat pelaksanaan kegiatan, serta kepada Ketua Pokja PWI Jakarta Pusat, Helmi, yang turut membantu koordinasi dan dukungan penyelenggaraan UKW.
Salah satu peserta, Guruh Nara Persada, mengungkapkan bahwa pelaksanaan UKW kali ini berlangsung ketat dan menguras energi. Selama dua hari, peserta menjalani serangkaian materi uji, mulai dari wawancara, penulisan berita, penyuntingan naskah, hingga pemahaman Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
“UKW kali ini benar-benar ketat dan melelahkan. Semua peserta harus fokus dari awal sampai akhir. Bahkan ada peserta yang sampai minum obat karena kelelahan,” ujarnya.