Ia berharap kegiatan positif seperti ini dapat menjadi benteng bagi pelajar dari berbagai pengaruh negatif yang masih kerap terjadi di lingkungan sekolah.
“Mari jadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi untuk memperkuat solidaritas, menyalakan semangat berkarya, serta menumbuhkan kebanggaan sebagai generasi penerus bangsa. Mudah-mudahan berbagai aktivitas negatif yang melibatkan anak-anak sekolah di Jakarta Pusat dapat berkurang melalui kegiatan yang bermanfaat seperti ini,” tandasnya.
Baca Juga:
Pembinaan Kemampuan Prajurit, Kajasdam XX/TIB pantau Kenaikan Sabuk Bela Diri PSM di Wilayah Korem 042/Gapu
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Beky Mardani, menuturkan bahwa JUMTEK merupakan ajang strategis untuk meningkatkan keterampilan anggota PMR sekaligus memperluas jejaring pertemanan dan komunikasi antarrelawan.
Menurut Beky, PMR merupakan kader-kader relawan yang menjadi garda terdepan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan PMI. Karena itu, kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan membangun jaringan harus terus ditingkatkan.
“PMR dan relawan harus mampu berkenalan, berkomunikasi, serta membangun hubungan dengan sesama anggota di tingkat kota, provinsi, bahkan internasional. Sehingga ketika dibutuhkan, mereka siap diterjunkan di mana pun untuk menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya.
Baca Juga:
Ketua Umum DPP Garpu Pietra M Paloh Kunker ke Jambi, sosialisasi dengan BTN Hingga buka bersama
Melalui JUMTEK 2026, PMI Jakarta Pusat berharap lahir generasi relawan yang semakin responsif, terampil, dan siap menghadapi tantangan kemanusiaan di era digital.
[Editor : Sahala Pangaribuan]