Ia juga mendorong PLN untuk semakin terbuka terhadap kolaborasi dengan pemerintah, BSN, lembaga perlindungan konsumen, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat sipil dalam memperkuat sistem ketenagalistrikan nasional.
Tohom meyakini kolaborasi tersebut akan membuat transformasi PLN tidak hanya kuat secara korporasi, tetapi juga kokoh sebagai instrumen pelayanan publik.
Baca Juga:
Subsidi Konversi Motor Bensin ke Listrik Berpotensi Dongkrak Minat Masyarakat, ALPERKLINAS: Momentum Percepat Transisi Energi
“PLN adalah jantung energi nasional, sehingga kepemimpinan baru harus membawa semangat besar untuk membangun sistem kelistrikan yang tangguh, aman, modern, dan berdaya saing global,” katanya.
Ia berharap jajaran Direksi dan Komisaris PLN yang baru dapat menjaga kesinambungan transformasi yang telah berjalan serta mempercepat inovasi dalam pelayanan listrik nasional.
Tohom menambahkan, keberhasilan PLN tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya rasa aman, kepuasan, dan kepercayaan masyarakat sebagai konsumen listrik.
Baca Juga:
Dukung Program Pemerintah Antisipasi Krisis BBM, ALPERKLINAS: Konsumen Motor Listrik Tanpa Subsidi Perkuat Ketahanan Energi
“Semakin tinggi standar yang dibangun PLN, semakin kuat pula perlindungan yang diberikan kepada masyarakat, perekonomian, dan masa depan bangsa,” pungkasnya.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]