MetroJakartaNews.id - Wakil Ketua Umum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) sekaligus Sekretaris Jenderal Persekutuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), Benyamin Patondok, menilai isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bakal menjadi calon wakil presiden (cawapres) sebagai isu yang tidak berdasar dan berpotensi menggiring opini publik.
Benyamin yang juga merupakan kader Partai Gerindra dan Penasehat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) DKI Jakarta itu menduga isu tersebut sengaja dimainkan oleh pihak-pihak tertentu di tengah mencuatnya persoalan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga:
La Tinro dan Bupati Toraja Utara Kawal Pembukaan Prodi Kedokteran IAKN, Sekjen PIKI Beri Apresiasi
Menurut Benyamin yang biasa dipanggil Bento, Dasco bukan sosok yang berambisi mengejar jabatan maupun kekuasaan.
Ia menilai Dasco lebih mengutamakan perannya sebagai pimpinan partai dan wakil rakyat dalam mengawal jalannya pemerintahan.
"Dasco adalah pemimpin yang tidak ambisius. Beliau memastikan bagaimana sebagai wakil rakyat dapat mengawasi program-program pemerintah agar hak-hak masyarakat yang sudah diprogramkan benar-benar terpenuhi," ujar Bento dalam keterangan tertulisnya kepada media di Jakarta sebelum berangkat ke Lampung menghadiri acara Konferda PIKI yang digelar pada besok, Jumat 6 November 2026.
Baca Juga:
Sekolah Rakyat Hadir di Tana Toraja: Tokoh dan Akademisi Berharap Jadi Motor Penggerak SDM
Ia menegaskan, posisi Dasco di Partai Gerindra justru strategis dalam mengawal dan mengawasi pelaksanaan program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Karena itu, Bento mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu politik yang belum jelas kebenarannya.
"Masyarakat jangan terpancing isu-isu murahan yang sengaja dimainkan oleh pihak-pihak tertentu. Kita harus tetap fokus mendukung pemerintahan agar program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik," kata Bento yang 2029 mendatang siap bertarung sebagai Caleg dari Partai Gerindra.