Bagi Zuhria, merajut bukan sekadar pengisi waktu luang. Ia menemukan ketenangan dalam setiap simpul benang yang dirangkai, sekaligus kepuasan saat karya perlahan terbentuk dari proses yang tekun dan konsisten.
Pengalaman tersebut menjadi refleksi bahwa passion yang tumbuh sejak kecil tidak pernah benar-benar hilang. Ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali hadir, memberi makna sekaligus menjaga keseimbangan di tengah dinamika kehidupan yang terus berjalan.
Baca Juga:
Kemenkes Buka 150 Prodi Spesialis untuk Pemerataan Dokter di 514 Kabupaten/Kota
[Editor : Sahala Pangaribuan]