Menurut dia, gagasan tersebut dapat menjadi warisan yang terus dikembangkan oleh berbagai elemen masyarakat di Riau, terlepas dari pergantian kepemimpinan dan jabatan.
“Jabatan bisa berganti, tetapi gagasan yang baik harus terus hidup. Kami berharap Green Policing tidak berhenti sebagai sebuah program, tetapi menjadi budaya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga lingkungan Riau,” ujar Hengky.
Baca Juga:
Polda Riau Ungkap Kasus Narkotika, Amankan 14,96 Kg Sabu
PeHR juga menyampaikan selamat atas amanah baru yang kini diberikan kepada Herry Heryawan sebagai Kepala Baharkam Polri.
Bagi PeHR, pengalaman Herry selama bertugas di Riau dapat menjadi modal penting untuk membawa perspektif mengenai keamanan yang lebih luas, termasuk bagaimana aspek lingkungan dapat menjadi bagian dari strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Selamat menjalankan amanah baru, Jenderal. Dari Riau kami mengucapkan terima kasih. Apa yang telah dibangun di sini akan terus kami rawat dan kembangkan,” kata Hengky.
Baca Juga:
Polda Riau Siagakan 884 Personel Gabungan di Pleno Provinsi
Ia menambahkan, PeHR berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai gerakan masyarakat yang berkaitan dengan lingkungan, termasuk pendidikan lingkungan, gerakan kebersihan, penghijauan dan penguatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem.
“Kami ingin Green Policing menjadi warisan bersama. Bukan milik satu institusi atau satu orang, tetapi menjadi semangat bersama masyarakat Riau,” tutupnya.
[Redaktur: Adi]