Metro Jakarta News.id - Penasehat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) DKI Jakarta, Benyamin Patondok, menegaskan media memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial.
Menurut Benyamin, perkembangan teknologi telah membuat masyarakat memperoleh informasi dari berbagai platform digital, mulai dari TikTok, Facebook hingga Instagram.
Baca Juga:
Pembina JMSI Jakarta Soroti Komposisi Wantimpres Prabowo: Papua Terpinggirkan, Sangat Disayangkan
Kondisi tersebut membuat media dituntut semakin bertanggung jawab dalam menyajikan informasi kepada publik.
Ia menilai perusahaan media harus menjadi bagian penting dalam memerangi penyebaran berita bohong atau hoaks. Wartawan juga dituntut berani menyampaikan informasi berdasarkan fakta serta memberikan edukasi yang mencerdaskan masyarakat.
“Wartawannya harus berani menyampaikan kebenaran. Harus berani memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat,” ujar Benyamin.
Baca Juga:
Reshuffle Kabinet Prabowo Diharapkan Perkuat Ekonomi, Investasi dan Kepastian Hukum
Benyamin mengatakan peran media semakin penting dalam membangun pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi kelompok paling aktif menggunakan platform digital.
Karena itu, media tidak cukup hanya menyampaikan informasi, tetapi juga perlu ikut membangun literasi media agar masyarakat mampu memilah informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh kabar palsu.
“Sebagai pemilik media, menurut saya kita harus memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama generasi muda, mengenai media,” katanya.