METROJAKARTANEWS.ID, Jakarta | Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menggelar tes kebugaran bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya pejabat struktural dan fungsional, sebagai langkah memetakan kondisi kesehatan pegawai sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, setiap Rabu dan Kamis, ini menargetkan sebanyak 200 hingga 300 ASN mengikuti pemeriksaan kesehatan setiap harinya.
Baca Juga:
Bongkar Bangunan Liar Sepanjang Saluran Kampung Bali 32, Pemkot Jakpus Kembalikan Fungsi Fasum
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, menjelaskan bahwa seluruh peserta terlebih dahulu menjalani skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, tinggi dan berat badan, lingkar perut, serta sejumlah indikator kesehatan lainnya.
"Melalui pemeriksaan ini kita dapat mengetahui kondisi kesehatan ASN secara menyeluruh sebelum mengikuti tes kebugaran," ujar Arifin, Rabu (30/7/2026).
Usai menjalani pemeriksaan kesehatan, para peserta mengikuti uji kebugaran dengan berjalan atau berlari mengelilingi halaman Kantor Wali Kota Jakarta Pusat sebanyak delapan putaran.
Baca Juga:
Kasus Penyekapan Karyawan di Senen Disorot Said Iqbal, Disebut Langgar Sila Kedua Pancasila
Menurut Arifin, setiap peserta dipersilakan menyesuaikan aktivitas fisiknya dengan kemampuan masing-masing.
"Yang kuat bisa berlari. Yang mampu kombinasi lari dan jalan juga silakan. Kalau memang tidak kuat berlari, cukup berjalan. Tujuannya bukan mengejar kecepatan, tetapi mengetahui tingkat kebugaran masing-masing," katanya.
Dari hasil tes tersebut, setiap ASN akan memperoleh penilaian tingkat kebugaran, mulai dari kategori sangat baik, baik, hingga kurang bugar. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi para pegawai untuk menerapkan pola hidup sehat dan meningkatkan kebugaran tubuh.